searchIcon closeIcon
Batalkan
icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Forbidden Feeling

Sang Pemuas

Sang Pemuas

Juliana
Kulihat ada sebuah kamera dengan tripod yang lumayan tinggi di samping meja tulis Mamih. Ada satu set sofa putih di sebelah kananku. Ada pula pintu lain yang tertutup, entah ruangan apa di belakang pintu itu. "Umurmu berapa ?" tanya Mamih "Sembilanbelas, " sahutku. "Sudah punya pengalaman dalam sex ?" tanyanya dengan tatapan menyelidik. "Punya tapi belum banyak Bu, eh Mam ... " "Dengan perempuan nakal ?" "Bukan. Saya belum pernah menyentuh pelacur Mam. " "Lalu pengalamanmu yang belum banyak itu dengan siapa ?" "Dengan ... dengan saudara sepupu, " sahutku jujur. Mamih mengangguk - angguk sambil tersenyum. "Kamu benar - benar berniat untuk menjadi pemuas ?" "Iya, saya berminat. " "Apa yang mendorongmu ingin menjadi pemuas ?" "Pertama karena saya butuh uang. " "Kedua ?" "Kedua, karena ingin mencari pengalaman sebanyak mungkin dalam soal sex. " "Sebenarnya kamu lebih tampan daripada Danke. Kurasa kamu bakal banyak penggemar nanti. Tapi kamu harus terlatih untuk memuaskan birahi perempuan yang rata - rata di atas tigapuluh tahun sampai limapuluh tahunan. " "Saya siap Mam. " "Coba kamu berdiri dan perlihatkan punyamu seperti apa. " Sesuai dengan petunjuk Danke, aku tak boleh menolak pada apa pun yang Mamih perintahkan. Kuturunkan ritsleting celana jeansku. Lalu kuturunkan celana jeans dan celana dalamku sampai paha.
Adventure R18+MenegangkanFantasiHubungan rahasiaKencan OnlineBudak seksualPlayboyBeruntungTampanUrban
Unduh Buku di App

“Dik, nanti istirahat ketemu saya di ruang kesehatan.”

Indira menatap bingung dengan apa yang dilakukan pria itu, pria yang tidak lain seniornya. Mengalihkan kembali pandangan ke depan dan mencoba fokus tapi tetap saja memikirkan perkataan senior tadi, menatap Mita yang berada disampingnya dengan tatapan bingung.

“Tadi siapa?” bisik Indira.

“Kayaknya senior deh, kamu nanti jangan lupa kesana.” Mita mengatakan tanpa menatap Indira.

Materi yang disampaikan berjalan cukup lama, Indira mulai mencatat apa saja yang penting. Mendengarkan semuanya tanpa ada yang terlewatkan, menjelang istirahat tugas diberikan dengan membentuk kelompok berdasarkan absen.

“Jangan lupa ke ruang kesehatan,” ucap Mita mengingatkan.

“Hampir aja lupa,” ucap Indira sambil memukul keningnya pelan.

“Kalian ke kantin?” tanya Lia, salah satu mahasiswi baru sama seperti Indira dan Mira.

“Aku yang ke kantin,” jawab Mita.

“Kamu?” Lia menatap Indira.

“Dipanggil sama senior, kalian ke kantin aja. Aku nitip minum sama roti ya.” Indira memberikan uang pada Mita.

Mereka bertiga keluar dari ruangan, langkah Indira berhenti di salah satu pintu sedangkan kedua temannya melanjutkan langkahnya menuju kantin. Indira menatap pintu bingung, tidak tahu siapa nama senior yang memanggilnya tadi.

“Cari siapa?” tanya salah satu senior wanita.

“Gue panggil dia,” sahut senior pria yang tadi memanggil Indira sebelum membuka mulut “Ayo ikut.”

Indira memilih mengikuti langkah senior yang memanggilnya, memasuki ruangan yang tampak sepi. Menutup pintu dengan pikirannya masih bertanya-tanya tentang apa kesalahan yang baru saja dirinya lakukan sampai-sampai harus dipanggil oleh senior, tidak berani menatap senior pria yang bersandar di meja dengan Indira dihadapannya.

“Indira Pradipta, kamu tahu letak kesalahan kamu kenapa saya panggil?” Indira langsung menggelengkan kepalanya “Kamu tidak menghargai senior yang berbicara di depan sampai-sampai melamun?”

Indira menatap senior pria dihadapannya dengan tatapan terkejut, seketika dirinya ingat berada dimana sekarang. Fakultas psikologi, orang-orang yang berada disini pastinya belajar membaca bahasa tubuh dan ekspresi wajah jadi tahu apa yang ada didalam isi kepala atau dipikirkan oleh orang tersebut.

“Kenapa diam? Benar kata-kata saya? Apa senior kamu terlalu membosankan sampai-sampai kamu tidak mau mendengarkan?”

“Bukan begitu, kak.” Indira langsung membantahnya.

“Lalu?”

“Tiba-tiba aja blank.” Indira memberikan alasan yang sangat masuk akal.

Senior dihadapannya hanya menggelengkan kepalanya “Kamu beruntung karena saya yang tahu coba kalau senior lain pasti habis.”

“Maaf, kak.” Indira menundukkan kepalanya merasa tidak enak dan bersalah.

“Kamu tahu siapa saya?” Indira langsung menggelengkan kepalanya “Fajar Putra Mardani panggilannya Fajar, ingat nama ini baik-baik.”

“Baik, kak.” Indira menganggukkan kepalanya masih tidak berani menatap seniornya, Fajar.

“Saya mau kasih hukuman buat kamu.”

Baca Sekarang
Unexpected Feeling

Unexpected Feeling

nura0484
Dihukum jadi pacar? Indira benar-benar tidak menyangka akan mendapatkan hukuman aneh dari senior yang menurut informasi suka gonta ganti pasangan. Tidak tahu alasan jelas tentang hukuman, tidak berani menolak membuat Indira terjebak dengan hukuman ini bersama seniornya, Fajar. Memberikan hukuman an
Romantis R18+FantasiCinta pada pandangan pertamaPria SejatiMenarik
Unduh Buku di App
Dangerous Feeling

Dangerous Feeling

Dyantii sastravell
Ketika mimpi masa lalu kembali dengan penawaran penuh atas harapan yang di inginkan oleh gadis bernama Elaine Natalie menerimanya dengan hati terbuka, bersamaan dengan kakak tingkat sekaligus kakak tirinya Saga Revander yang memiliki obsesi untuk memiliki Elaine Natalie, tak peduli dengan penolakan.
Romantis ErotisPengkhianatanObsesiBudak seksualCEOAroganDominan
Unduh Buku di App
FORBIDDEN INLAWS

FORBIDDEN INLAWS

Karen Sanjaya
Zona gerah 21+!! Bijaklah dalam membaca cerita ini. Merasa di cintai sepenuh hati oleh seorang pria? Itu impian semua wanita. Tapi bagaimana jika orang yang mencintai itu Kakak Iparmu sendiri? Alexys tidak pernah menyadari bahwa selama ini ada seseorang yang selalu mengawasinya. Dia berpikir bahw
Romantis R18+MenegangkanHubungan rahasiaCinta segitigaDokterKembar
Unduh Buku di App
Forbidden of Love

Forbidden of Love

nura0484
Warning cerita ini khusus untuk 21+ Mohon bijak dalam membaca Menikah dengan pria yang berbeda negara meski dulunya masih sama - sama Indonesia memberikan pengalaman luar biasa bagi Aulia Sarah yang telah memiliki tiga anak, sang suami memiliki kemampuan memuaskan yang tidak perlu diragukan lagi.
Romantis PengkhianatanPria Sejati
Unduh Buku di App
Forbidden Feeling novel gratis tanpa aplikasiDownload Forbidden Feeling novel PDF Google DriveForbidden Feeling gratis tanpa beli koin dan offlineForbidden Feeling
Yuk, baca di Bakisah!
Buka
close button

Forbidden Feeling

Temukan buku-buku yang berkaitan dengan Forbidden Feeling di Bakisah. Baca lebih banyak buku gratis tentang Forbidden Feeling novel gratis tanpa aplikasi,Download Forbidden Feeling novel PDF Google Drive,Forbidden Feeling gratis tanpa beli koin dan offline.