/0/24416/coverorgin.jpg?v=3f42961cc95c0f05100f937190aa6aeb&imageMogr2/format/webp)
Hari itu terasa seperti mimpi buruk yang perlahan menjadi kenyataan. Alina duduk di ruang tamu rumah mewah yang baru saja menjadi miliknya, menatap tangan yang menggigil saat memegang secangkir teh. Ada sesuatu yang aneh, sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan bisa terjadi dalam hidupnya. Semua berubah dalam waktu yang begitu singkat, seakan dunia yang biasa ia kenal tiba-tiba meledak menjadi serpihan-serpihan yang sulit ia pahami.
Dua hari yang lalu, Alina adalah seorang gadis biasa-seorang wanita muda yang bekerja keras di perusahaan desain interior, menghabiskan hari-harinya dengan proyek-proyek kecil dan mimpi-mimpi besar yang selalu terasa jauh. Hidupnya sederhana, tetapi itu sudah cukup untuk membuatnya merasa bahagia. Tapi semuanya hancur ketika pertemuan tak terduga dengan Arjuna mengubah jalan hidupnya.
Arjuna adalah duda kaya yang terkenal di dunia bisnis, seorang pria yang tampaknya tak pernah memiliki waktu untuk urusan pribadi. Wajahnya yang tampan dan tenang, dengan tatapan yang kadang bisa menusuk, membuatnya dihormati sekaligus ditakuti. Dia memiliki segalanya-harta, rumah, dan pengaruh-tetapi tidak ada seorang pun yang benar-benar mengenalnya. Begitu pula dengan Alina. Mereka bertemu karena sebuah proyek perumahan yang membutuhkan desain interior, dan entah bagaimana, pertemuan itu menjadi lebih dari sekadar pekerjaan profesional.
"Alina, aku ingin kamu menjadi istriku," kata Arjuna, dengan suara yang tenang dan penuh keyakinan, dua hari yang lalu. Itu bukan pertanyaan, melainkan sebuah pernyataan yang terdengar lebih seperti perintah. Tanpa memberi kesempatan bagi Alina untuk berpikir, Arjuna sudah memberikan cincin berlian yang berkilau di depan matanya.
"Apa?" kata Alina, matanya terbuka lebar, tak percaya. "Tunggu, maksudmu... kita baru saja bertemu!"
"Tentu, kita sudah bertemu, tapi aku sudah memikirkannya dengan matang," jawab Arjuna, matanya tak pernah lepas dari wajahnya, seolah Alina adalah satu-satunya yang ada di dunia ini. "Aku membutuhkan seseorang yang bisa merawat rumahku, anak-anakku, dan-" Dia berhenti sejenak, mengerutkan kening, "-menjadi pendamping hidupku."
Alina merasa tercekik oleh kata-kata itu. Ada begitu banyak yang tidak ia mengerti, begitu banyak yang harus ia pertanyakan, tetapi segala keraguan itu seperti tertutup oleh pesona Arjuna yang luar biasa. Dalam sekejap, kehidupannya berubah-dari seorang wanita muda yang bebas dengan impian sederhana menjadi calon istri dari seorang pria yang hanya bisa membuat hatinya bertanya-tanya apakah ia benar-benar siap untuk semua ini.
***
Dua hari berlalu, dan Alina sudah berada di altar, mengenakan gaun pengantin putih yang megah, tetapi di hatinya tidak ada kebahagiaan yang bisa ia rasakan. Ia merasa seperti boneka yang dipakaikan gaun oleh seseorang yang tidak benar-benar peduli padanya. Arjuna berdiri di sampingnya, tak ada ekspresi kegembiraan di wajahnya, hanya ketegasan yang membuatnya terlihat seperti pria yang selalu mengendalikan segalanya.
"Kamu yakin?" kata Alina dengan suara gemetar, meski ia tahu pertanyaan itu sudah terlambat untuk diajukan. Semua sudah terlambat.
Arjuna menoleh sekilas ke arahnya, kemudian mengangguk tanpa ekspresi. "Aku yakin, Alina. Kita akan membuat ini berhasil."
/0/22128/coverorgin.jpg?v=2a4680c287558aa8a9925fab91ae3d86&imageMogr2/format/webp)
/0/18075/coverorgin.jpg?v=22197f456e123d64a5ab781d0f0a5bb5&imageMogr2/format/webp)
/0/9153/coverorgin.jpg?v=d739cadec9e6d9f609887335587c2f88&imageMogr2/format/webp)
/0/12939/coverorgin.jpg?v=6c174984c8ef1145cdac2fdce22ee108&imageMogr2/format/webp)
/0/23589/coverorgin.jpg?v=cf2ead4110fdfe27ce4ed21ab681b63e&imageMogr2/format/webp)
/0/5774/coverorgin.jpg?v=c4321a0e698161da875110311678e3a9&imageMogr2/format/webp)
/0/6658/coverorgin.jpg?v=6ddf3846795b2e35b6aade1bd2089ce0&imageMogr2/format/webp)
/0/14064/coverorgin.jpg?v=47e9031b9221cf7fb44b043b76672b6f&imageMogr2/format/webp)
/0/14868/coverorgin.jpg?v=ed691902cab62c9f9016d20bc582a957&imageMogr2/format/webp)
/0/20579/coverorgin.jpg?v=2a9ead463aa57c9d48544b5acfa2bce0&imageMogr2/format/webp)
/0/4700/coverorgin.jpg?v=8e204fb0ca9f9e6f9f9e11ff6d15da84&imageMogr2/format/webp)
/0/3898/coverorgin.jpg?v=e8c73da8248f56bfc2354a940f0bf48f&imageMogr2/format/webp)
/0/8089/coverorgin.jpg?v=1ed0ae668d47ff7759ab081b82c2145d&imageMogr2/format/webp)
/0/13130/coverorgin.jpg?v=b23b8b5b8c84e223572e09785c9eec53&imageMogr2/format/webp)
/0/3096/coverorgin.jpg?v=4d0ca931f28d578ae8dd5f8984db5f7f&imageMogr2/format/webp)
/0/13043/coverorgin.jpg?v=25bacbaed5650a2e06f7fffe595456e2&imageMogr2/format/webp)
/0/24347/coverorgin.jpg?v=666de77ca3973db3eb04724e57c20e17&imageMogr2/format/webp)
/0/16017/coverorgin.jpg?v=99dc715da7f8e84d484e8c156e7fdc74&imageMogr2/format/webp)
/0/5983/coverorgin.jpg?v=6f6e63590595f6e14b3827c458936f00&imageMogr2/format/webp)
/0/12932/coverorgin.jpg?v=17c807e7abc8895df0b4981cbadf98db&imageMogr2/format/webp)