searchIcon closeIcon
Batalkan
Beranda / Rumah Teh Ala Miranda
icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Rumah Teh Ala Miranda

Hasrat Nikmat Di Sekolah

Hasrat Nikmat Di Sekolah

Gemoy N
Kisah asmara para guru di sekolah tempat ia mengajar, keceriaan dan kekocakan para murid sekolah yang membuat para guru selalu ceria. Dibalik itu semua ternyata para gurunya masih muda dan asmara diantara guru pun makin seru dan hot.
Romantis Hubungan rahasiaCinta segitiga
Unduh Buku di App

“Assalamualaikum, Pak. Ada tamu.”

“Lah. Suruh masuk toh, Bu.”

__-__

“Assalamualaikum, Pak.”

“Waalaikum salam. Jadi ini toh yang dibilang Pak Hendra ada yang mau magang.”

“Pak Hendra itu siapa ya, Pak?”

“Itu, Tata Usaha.”

“Bukannya TU nya itu Bu Sinta, Pak.”

“Yo sama saja, TU nya kan ada dua. Jadi nama kamu siapa?”

“Saya Jaka, pak.”

“Oalah, saya Bapak Sulaiman, Kepala Sekolahnya. Panggil saya Pak Sulai saja, asal jangan Sule. Kalo panggil Sule tak jewwer kupinge.”

“Ii, iyaa, Pak.”

Hari ini, gw datang ke sekolah yang akhirnya menerima lamaran kerja Gw. Setelah mencari ke beberapa sekolah SD sederajat di sekitar rumah gw, akhirnya gw dapet juga, walaupun akhirnya dapet yang lumayan jauh.

Btw, Gw baru lulus kuliah beberapa bulan lalu, setelah sedari sekolah bercita-cita menjadi guru akhirnya Gw mengambil jurusan PGSD karena gw tergolong orang yang mudah akrab dengan anak kecil.

“Jadi, kamu tau sekolah ini darimana, Jak?” tanya Pak Sulaiman.

“Dari Bu Sinta pak, dia teman pengajian saya.”

“Oh, gitu. Jadi udah kenal?”

“Belum pak, saya cuma kenal nama. Jadi waktu itu saya nanya ke guru saya, dan dia bilang ke saya kalo Bu Sinta kerja disini, jadi saya disuruh tanya ke Bu Sinta.”

“Bu Sinta masih single loh, Jak.”

“Terus kenapa ya pak? Hehehe” tanya Gw heran mendengar info dari Pak Sulai.

“Kamu kalo mau deketin, deketin aja. Asal jangan pacaran disini. Enggak bagus kalo diliat anak-anak.”

“Hahahaha. Saya enggak mikir ke situ pak. Saya mah kerja aja dulu yang bener, kalo rejekinya udah bagus kan gampang nyarinya.”

“Iya iya. Bener kamu, Jak. Nih, saya langsung aja ya kasih tau tugas-tugas kamu disini.”

“Iya, Pak. Bagaimana?” tanya Gw sambil mengeluarkan sebuah buku catatan dan sebuah pulpen.

“Jadi, dua bulan yang lalu guru kelas 6 resign dari sini. Katanya ada masalah ekonomi. Akhirnya, guru kelas 4 yaitu Bu Nisa yang menggantikan. Dan karena kosong, kelas 4 kami carikan guru pengganti, dan sebulan yang lalu Bu Farhah masuk menggantikan Bu Nisa menggajar di kelas 4. Jadi tugas kamu adalah … ”

Gw mendengarkan dengan seksama dan bersiap untuk menulis.

” … Kamu membantu Bu Farhah, karena dia kan guru baru. Walaupun sama-sama baru, seenggaknya kamu harus membantunya karena juga dia lagi belajar sama guru-guru yang lain. Terus, ini yang utama nih. Kamu bantu Bu Nisa di kelas 6, karena kan sebulan lagi sudah akan USMBN, kelas 6 lagi sibuk-sibuknya nih. Kamu bantu back up yah, segala sesuatu yang dikerjakan Bu Nisa kamu bantu, jadi kan kerjanya berdua, enggak kerasa capeknya.”

“Siap pak. Sudah saya catat dan akan saya kerjakan.”

“Yasudah, kamu temui Bu Nisa di kelas 6 sana, kalau enggak ada mungkin lagi di ruang guru.”

“Baik pak, saya permisi.” Gw bangkit dari sofa dan meninggalkan ruang kepala sekolah.

_____—–_____

Sebelumnya, izinkan gw untuk menggambarkan sekolah ini. Jadi, sekolah ini adanya di perkampungan penduduk, lumayan padat tapi tidak kumuh. Dan juga sedikit jauh dari jalan alternatif jadi lumayan sulit ditemukan. Gedung ini mempunyai dua lantai. Lantai pertama ada Ruang Kelas 1, 2A dan B serta Kelas 3 berjejer. Dan dipojoknya adalah WC Siswa Laki-laki, Perempuan dan WC Guru, lalu ada jalan kecil untuk masuk ke Kamar Petugas Kebersihan. Ada juga Lapangan untuk Upacara dan Olahraga, tapi bedanya adalah lapangannya tidak tembus ke langit, karena dibagian atasnya terdapat Lantai 2, maklum keterbatasan lahan. Dan juga ada Kantin diseberang WC. Di depan pintu masuk kantin terdapat tangga untuk menuju lantai dua.

Nah, di Lantai Dua ini yang paling enak menurut Gw. Enggak tau kenapa, mungkin karena ada Pantry nya dan di pojok ada tempat guru laki-laki untuk ngerokok. Jadi gini, setelah kita naik tangga ke lantai dua, di depan kita langsung terdapat Ruang Kelas 4, 5 A dan B serta Kelas 6 berjejer ke arah kanan. Di sebelah kiri kelas 4 itu ada Pantry seperti yang gw bilang tadi. Isinya, ya alat-alat dapur untuk guru dll ngeteh atau ngopi sekedar untuk bersantai. Nah, kalo kita masuk ke Pantry, disana ada pintu 2 yang bisa ditutup setengah badan. Disana tempat terbuka untuk guru merokok, jadi bisa ngerokok tanpa ketahuan murid. Didepan pantry ada Ruang Guru dan Tata Usaha, disela oleh Tangga, lalu Ruang Kepsek. Disamping Ruang Kepsek ada Aula yang juga dipakai sebagai Musholla untuk anak-anak melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah. Dan dipojok ujung lorong terdapat gudang. Begitu lah tadi sedikit room tour yang diberikan Bu Sinta sambil kami berjalan menuju Ruang Kepala Sekolah.

_____—–_____

*tok tok tok

“Assalamualaikum.” Gw ketuk pintu kelas 6 untuk menemui Bu Nisa.

Tidak ada jawaban, gw memberanikan diri untuk melongok sedikit ke dalam kelas. Ya, itu ada Bu Nisa yang sedang sibuk fokus di depan laptopnya. Sebagai penggambaran, dia nampak seperti mamah-mamah muda dengan seragam guru yang nampak pas dengan dia. Sedikit lipatan pinggang terlihat, wajar sajalah bila sedikit gemuk. Tapi itu tidak menutup kecantikan wajahnya yang terlihat seperti muka orang arab itu. Dan toket, besar mengguntai. Gw yakin kalo dipegang pasti empuk kayak Squisy.

*Tok tok tok

“Assalamualaikum, Bu Nisa?”

“Eh, iyaa. Masuk.” Bu Nisa nampak kaget karena konsentrasinya dipecahkan oleh pemuda yang akan membantu menyelesaikan pekerjaannya itu.

“Ini bu, saya … ”

“Jaka kan?” Dengan cepat Bu Nisa melanjutkan kalimat yang akan Gw ucapkan.

“Jadi, kamu disuruh Pak Sulai bantuin saya kan yah?” lanjutnya.

“Iya bu. Jadi, bantuin apa yah??”

“Saya sih enggak tau mau nyuruh kamu apa. Cuman ini, saya bingung nih.” kata Bu Nisa sambil menggeser laptopnya agar Gw bisa melihat apa yang dia sedang kerjakan.

“Ada apa bu?”

“Saya kan disuruh masukin nilai anak kelas 6 dari mereka masih kelas 4. Dan kemarin saya udah minta Pak Hendra masukin data identitas anak-anak, tapi pas saya buka, entah kepencet apa jadi rusak semua rumusnya. Terus kan saya minta backupnya ke Pak Hendra, tapi dia bilang enggak nyimpen, soalnya disimpen langsung ke flashdisk saya. Terus saya minta tolong masukin lagi dianya kayak begitu, enggak mau gitu. Akhirnya ini saya kerjain sendiri manual semuanya.” Bu Nisa menceritakan detail alasan mengapa ia tadi sangat fokus ke layar laptopnya.

“Ohh, kalo ini mah bu saya bisa.”

“Ehh, bener kamu bisa??!!” tanya Bu Nisa dengan nada penuh harap.

“Iya bu, tapi kita mesti masukin rumusnya ke tiap-tiap cell ke tiap-tiap sheet.”

“Yaudah ayo kita kerjain.”

Saat itu, hampir semua anak-anak sudah meninggalkan sekolah. Tetapi beberapa guru masih ada yang mengerjakan pekerjaan di sekolah. Gw dan Bu Nisa sedang duduk berdua di kelas 6 mengerjakan pekerjaannya yang dia sebut-sebut sebagai aplikasi penilaian itu. Dan sambil mengerjakan, kami pun terlibat obrolan untuk saling mengenal satu sama lain.

“Itu, Jaka. Kelewat satu.”

“Oh iya bu, yang ini ya?”

“Iya tuh. Kamu bisa komputer, Jak?”

“Lumayan bu, basic mah bisa. Asal jangan mentang-mentang bisa sedikit dikira bisa semua ajah. Hahaha.”

“Ya seenggaknya bisa gitu. Kamu kuliah kan, Jak?”

“Iya bu, baru lulus bulan lalu.”

“Ohh, bagus bagus. Akhirnya ada lagi generasi muda yang mengajar disini”

” …. ” Gw tetap mengerjakan aplikasi itu, karena bingung mau jawab apa.

“Rumah kamu dimana, Jak?”

“Enggak jauh setelah mall situ, Bu. Ibu tau ga?”

“Oalah, deket rumah Bu Farhah itu. Kesanaan dikit itu rumah saya.”

“Bu Farhah guru baru ya, Bu? Yang gantiin ibu di kelas 4?”

“Iya. Dia bagus tuh kerjanya, semua guru gantian diminta ajarin segala macamnya biar dia cepet ngerti. Dia juga suka bawain guru-guru kue buat sarapan, bikinan ibu nya katanya.”

“Tapi saya belum ketemu dia bu tadi.”

“Nanti aja kalo kamu mau pulang juga palingan dia lagi di Ruang Guru.”

“Tiap hari sore terus tuh bu pulangnya?”

“Iya tuh anak. Salut saya sama dia. Nanti deh saya kenalin sama dia. Cantik loh anaknya, kalem enggak ganjen kayak Muti.”

“Muti siapa, Bu?”

“Itu, guru kelas 5B.”

“Saya belum kenal, Bu. Hehehe.”

“Jadi, yang udah kamu kenal disini siapa aja?”

“Bu Sinta, Pak Sulai sama ibu.”

“Tapi tadi papasan sama yang lain gak?”

“Kayaknya sih, tapi enggak tau itu guru atau bukan.”

“Yaudah, nanti saya kenalin deh.”

Segala rumus yang rusak di Aplikasi Penilaiannya sudah Gw perbaiki. Akhirnya, kelar juga. Gw kira bakalan lama, ehh enggak taunya sebentar. Di samping Gw Bu Nisa sedang mengabari suaminya.

“Bu … ”

“Kenapa, Jak.” tanya Bu Nisa karena tadi dia sedang mengabari suaminya bahwa dia akan pulang agak sore untuk menyelesaikan pekerjaannya. Jadi dia meminta untuk menjemput sekitar jam 5 nanti. Begitulah kira-kira isi chat yang tadi Gw intip.

“Ini udah rapih.” kata Gw sambil menggeser laptopnya agar ia bisa melihat hasil pekerjaan Gw.

“Ehh, iya. Makasih ya, Jak.” kata dia tersenyum menatap laptopnya.

“Kan udah jadi tugas saya bu bantuin ibu sama Bu Farhah.”

“Ehh, iya. Yuk ke Ruang Guru. Biar saya kenalin kamu ke guru-guru yang lain.”

Bu Nisa mematikan laptopnya, Gw pun membantu mencabut charger laptop dan membantu menggulung kabelnya. Lampu, AC, Bu Nisa matikan. Sudah menjadi kewajiban untuk para guru melakukan hal itu bila meninggalkan ruangan.

Dari belakang, Gw bisa melihat bentuk pantatnya Bu Nisa yang aduhaii. Sebenernya badannya tuh biasa aja, enggak gendut, enggak langsing juga. Cuma agak berisi. Montok, cuma enggak ditonjolin kemontokannya. Tapi sampe sini gw enggak ada niat apa-apa sama Bu Nisa, orangnya baik kok. Asik dahh lebih tepatnya.

“Assalamualaikum.” ucap Bu Nisa memasuki Ruang Guru.

“Waalaikumussalam.”

“Nih, Jak.”

“Waalaikumussssss salaaamm.” terdengar suara jawaban salam. Beda, ini beda dengan yang tadi. Tadi terdengar sangat lemah lembut, yang ini terdengar sangat ceria.

“Mut, jaga sikap ih ada perjaka nih.”

“Ehh, … ” ketika aku masuk, Gw melihat ada dua perempuan. Yang satu sedang duduk menghadap laptopnya, dan yang satu lagi membalikkan badannya ke arah kaca dan membenarkan jilbabnya.

“Assalamualaikum, akhi.” sapa wanita yang menyisipkan jilbabnya menutupi hidung dan mulutnya agar menjadi seperti cadar sambil melakukan salam jarak jauh  yang Gw yakini ia adalah Muti. Dan satu lagi, yang sedang fokus didepan laptopnya Gw yakin adalah Farhah.

“Hahahaha. Tuh, bener kan. Muti tuh yang anaknya genit. Kalo ini Farhah, kalem kan.”

“Ya setiap orang kan beda-beda, Bu. Jangan dibanding-bandingin gitu juga. He-he-he.” jawab gw sekenanya.

“Subhanallah, akhi. Kamu baik sekali belain aku.” kata Muti dengan senyum rayunya. Farhah juga ku liat dia tersenyum ke Gw.

Baca Sekarang
Rumah Tanggaku

Rumah Tanggaku

Elfira
Pasutri baru tentu ingin selalu bahagia, tanpa ada masalah apa pun di dalamnya. Pasutri baru pasti beranggapan jika menikah barang tentu bahagia. tapi, kenyataannya Aku dan suamiku harus menghadapi berbagai macam konflik rumah tangga. Aku harus bersabar menghadapi keluarga suamiku yang sama-sama tin
Romantis KeluargaModernHubungan Suami Istri Orang rumahanDewasa
Unduh Buku di App
Rumah Kakek

Rumah Kakek

Honey Lemon
Dara cukup sedih saat rumah mendiang Kakeknya pernah dicap sebagai rumah angker. Karena bagaimanapun juga rumah itu merupakan rumah masa kecil dara dan adik adiknya. Namun, ia pun tak bisa menampik kalau rumah itu memang sangat menyeramkan! 16 tahun berlalu kini Rumah Kakeknya telah berubah dan
Horor KeluargaCerita MenegangkanPengembangan karakterOrang rumahanOrang TuaMaluBeraniKilas balik
Unduh Buku di App
Rumah Nenek

Rumah Nenek

R.D.Lestari.
Saat Nenek pindah ke rumah baru yang di jual amat murah dengan desain yang nyaman, tapi ternyata rumah itu menyimpan banyak misteri.. Di ruang bawah tanah ternyata tempat jagal dan mutilasi. Arwah-arwah yang gentayangan merupakan arwah penasaran yang menuntut balas. Mereka sudah banyak membunuh pe
Horor ParanormalCerita MenegangkanFantasiHubungan rahasiaBudak seksualPria Sejati
Unduh Buku di App
Rumah Atmaja

Rumah Atmaja

Bai_Nara
Bagas Surya Atmaja adalah cucu ketiga dari Binawan Atmaja. Setelah lama merantau sekian tahun ke Kalimantan, ia harus pulang ke kampung halaman demi membantu memulihkan keadaan perekonomian pabrik dan perkebunan Keluarga Atmaja. Ia pun membawa istrinya Nawang untuk diperkenalkan dengan keluarganya.
Adventure R18+Cerita MenegangkanCinta segitigaKutukanPria SejatiTampan
Unduh Buku di App
Rumah Singgah Kean

Rumah Singgah Kean

Daisylova
Nadya Aira Khairi adalah seorang gadis cantik yang memiliki lesung pipi, hidung mancung, mata sipit dan bentuk bibir yang tipis. Sehingga menambah nilai plus pada dirinya. Ia bersekolah di SMA International Jakarta. Baru saja Nadya menduduki tengah semester. Ayahnya menyuruh Nadya pindah ke pesantre
xuanhuan MisteriMenegangkanPerjodohanCinta pada pandangan pertamaImutPria SejatiTampan
Unduh Buku di App
NODA DALAM RUMAH TANGGA

NODA DALAM RUMAH TANGGA

Pena Emas22
"di dalam kartu ini, terdapat uang yang akan ku tambah setiap harinya. Kau gunakanlah uang itu! Sandinya 222222." Setelah mengucapkan hal itu, Alka membalikkan badannya, hendak keluar dari kamar Mira. Namun ketika tangannya telah berhasil memegang handle pintu, ia berhenti, membasahi bibirnya de
Romantis KeluargaCerita MenegangkanPerjodohanCinta segitigaPlayboyMenarikTampanMiliarderTempat kerja
Unduh Buku di App
MANTAN DEPAN RUMAH

MANTAN DEPAN RUMAH

LucioLucas
"Pacarku memang dekat, lima langkah dari rumah." Allana mendengus kesal saat lagu Pacar Lima Langkah yang dinyanyikan oleh lceu Wong itu ternyata masih ada di dalam playlist Spotify-nya. la benar-benar lupa, belum menghapus lagu legendaris itu dari playlist-nya. Lagu yang pernah terdengar begitu man
Romantis R18+KeluargaCinta pertamaPerceraianPria SejatiUrban
Unduh Buku di App
Majikanku, Perusak Rumah Tanggaku

Majikanku, Perusak Rumah Tanggaku

Angga Tri Wahyu
Leonel terobsesi pada sosok Nayara, wanita muda yang memesona dengan sikap lembut dan senyum yang sulit dilupakan. Yang membuat segalanya semakin rumit, Nayara adalah istri dari Arvino, salah satu chef terbaik di restoran milik Leonel. Sejak pertama kali melihat Nayara di pesta pernikahan Arvino be
Romantis MisteriPengkhianatanPerceraianCEOLicik
Unduh Buku di App
Rumah Tanpa Buah Hati

Rumah Tanpa Buah Hati

Mas Khalid
RUMAH TANPA BUAH HATI Alice menatap sendu ke arah luar jendela rumahnya. Tampak terlihat anak-anak kecil tengah bermain bola di depan rumahnya. Ramai, bising, dan gelak tawa yang membuat orang lain terganggu, tapi tidak dengannya. Ia selalu merindukan momen dimana anak-anak bermain di depan ruma
Romantis KeluargaPerceraianCEOBeruntungUrban
Unduh Buku di App
Tumbal Rumah Bersalin

Tumbal Rumah Bersalin

putri rahmania
Warni adalah seorang bidan yang terkenal baik dan ramah di Desa Tlogo Ungu. Akibat keramahannya itu banyak wanita hamil yang merasa nyaman memeriksakan kehamilannya di rumah bersalin yang dibuka Warni 2 tahun yang lalu. Namun, siapa sangka di balik keramahan dan kebaikan yang diberikan Warni tersimp
Horor MisteriMenegangkanMata duitanDokterLicik
Unduh Buku di App

Sedang Tren

Imperfect Partner Perempuan Kopi Catatan Rahasia Sekretaris Suamiku Sahabat Tapi Cinta Cinta Tanpa Tapi Tak Kusangka Istriku Presdir
JODOH DEPAN RUMAH

JODOH DEPAN RUMAH

Rara Qumaira
SPOILLER "Apa? Gak. Naura gak mau, Ma! Masak,Naura disuruh nikah sama si tukang rese itu, sih! Gak! Gak mau!" Apa jadinya jika kamu dipaksa menikah dengan tetangga depan rumah? Itulah yang dirasakan saat ini. Dia terpaksa menjadi pengantin pengganti karena sang mempelai wanita tiba-tiba menghila
Adventure KeluargaCerita MenegangkanPerjodohanPengkhianatanCEOPria SejatiTampan
Unduh Buku di App
Neraka Di Rumah Mertua

Neraka Di Rumah Mertua

putri rahmania
Semua wanita pasti berharap kehadirannya bisa diterima dengan baik oleh keluarga suami. Namun, tidak jarang banyak wanita yang mengalami nasib buruk saat berada di antara keluarga besar sang suami. Hal ini juga dialami oleh Nia seorang gadis lugu yang terlahir dari keluarga broken home dan kurang ma
Modern KeluargaFantasiPengkhianatanPerceraianBudak seksualMenarik
Unduh Buku di App
Ku hancurkan rumah tanggaku

Ku hancurkan rumah tanggaku

arabella author
Semua hal yang di lakukan oleh suamiku,aku akan coba untuk memaafkannya,dan aku anggap itu sebagai kekhilafan. Pernikahan kami yang berjalan karena perjodohan itu membuat aku memberikan maaf untuknya. Tetapi,aku tidak bisa memaafkan yang namanya perselingkuhan,aku tidak akan menerima itu. Dan aku a
Modern Cerita MenegangkanPengkhianatanBalas dendamBudak seksualLicik
Unduh Buku di App
Janur Kuning di Rumah Tanteku

Janur Kuning di Rumah Tanteku

Aini Pien
Wanita yang merawatnya sejak bayi, ternyata adalah selingkuhan ayahnya. Bertahun-tahun ia tak menyadarinya, hingga suatu hari, tepat di hari pernikahannya, Ningsih menghilang tanpa kabar. Terpaksa tante menggantikan Ningsih dengan Febi, yang tak lain putri kandungnya. Setelah satu tahun lamanya, Nin
Romantis MenegangkanPengkhianatanBalas dendam
Unduh Buku di App
PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

PATUNG KUDA DI RUMAH MERTUA

Kartika Deka
Banyak rahasia yang tersimpan di rumah Pak Darma, mertua Dewi. Satu persatu rahasia mulai terkuak. Hingga tentang jati diri Dewi yang sebenarnya.
Horor MisteriFantasi
Unduh Buku di App
BILIK LAIN DI RUMAH SUAMIKU

BILIK LAIN DI RUMAH SUAMIKU

Wafa Farha
Aku memanggilnya Mas Yusuf, lelaki itu mencurigakan sejak kakiku menjejak di rumahnya. Ada satu kamar yang selalu terkunci, dan anehnya pria itu suka mengendap-endap di malam hari masuk ke ruangan tersebut membawa makanan dan minuman. Apa yang disembunyikan Mas Yusuf di sana?
Romantis MisteriMenegangkanPengkhianatanHubungan rahasiaBudak seksualLicikMenarik
Unduh Buku di App
Rahasia Gubuk Belakang Rumah Mertua

Rahasia Gubuk Belakang Rumah Mertua

Khanna
Fira dan Ubay sudah lama tidak bertemu dengan Bu Diyah. Dia adalah mertua Fira. Saat akan pergi ke rumahnya, Fira dan Ubay selalu dilarang. Alasannya tidak jelas. Mereka akhirnya nekat datang ke sana dengan harapan akan bersenang-senang bersama. Namun, banyak kejadian aneh yang menimpa. Bu Diyah me
Horor ParanormalKeluargaFantasiKehamilanHubungan rahasiaPeriMenarik
Unduh Buku di App
Rumah Kosong Di Dusun Angker

Rumah Kosong Di Dusun Angker

Zhu Phi
Rumah kosong yang sangat besar yang terletak di ujung jalan Dusun Sentani menyimpan misteri yang besar. Tanaman semak belukar dan pohon beringin tua di halaman rumah kosong ini menambah keangkeran rumah yang kini kosong tidak berpenghuni. Warga dusun tidak ada yang berani mendekati jalan di depan ru
Horor ParanormalCerita MenegangkanPerangkapKutukan
Unduh Buku di App
Pernikahan Suami di Rumah Mertua

Pernikahan Suami di Rumah Mertua

Winda Siscaa
Kemala hanya satu dari sekian wanita yang dicampakkan suaminya demi orang ketiga. Dia hanya setitik dari ribuan wanita yang menjadi bulan-bulanan mertua karena alasan yang tidak masuk akal. Jarang ada penyelesaian terbaik dari kisah seperti ini. Wanita-wanita itu bebas menentukan pilihan mereka. Mer
Romantis R18+KeluargaPengkhianatanBalas dendamLicik
Unduh Buku di App
DOLLAR MEKAR RUMAH TANGGA BUBAR

DOLLAR MEKAR RUMAH TANGGA BUBAR

La Bianconera
Maryati bertekad menjadi TKW ke Taiwan sebagai penjaga lansia. Dia rela meninggalkan anak dan suaminya demi memperbaiki perekonomian keluarga. Namun, rupanya, Maryati terjebak salah pergaulan ketika telah mendapatkan gaji yang besar. Dia mulai mengabaikan keberadaan Irwan, suaminya, dan menjalani hu
Romantis KeluargaPengkhianatanPengurus rumahPria SejatiTempat kerja
Unduh Buku di App

Sedang Tren

Rumah Teh Ala Miranda novel gratis tanpa aplikasiDownload Rumah Teh Ala Miranda novel PDF Google DriveRumah Teh Ala Miranda gratis tanpa beli koin dan offlineRumah Teh Ala Miranda
Yuk, baca di Bakisah!
Buka
close button

Rumah Teh Ala Miranda

Temukan buku-buku yang berkaitan dengan Rumah Teh Ala Miranda di Bakisah. Baca lebih banyak buku gratis tentang Rumah Teh Ala Miranda novel gratis tanpa aplikasi,Download Rumah Teh Ala Miranda novel PDF Google Drive,Rumah Teh Ala Miranda gratis tanpa beli koin dan offline.