Si Mesum Jatuh Cinta

Si Mesum Jatuh Cinta

linilini

5.0
Komentar
25.2K
Penayangan
30
Bab

Zaheera Shanzey Mahia, wanita muda berusia 21 tahun harus salah masuk kamar milik pria mesum, Shean Vikal Yandra, yang berusia 35 tahun. Karena mengikuti pacar sahabatnya yang selingkuh, hingga mengakibatkannya terjebak bersama Shean, yang saat itu sedang menunggu wanita penghibur dari anak buahnya. Bagaimana cara Zaheera untuk lepas dari Shean, yang sudah bernafsu padanya?

Bab 1 Zaheera Shanzez Mahia

Zaheera Shanzey Mahia, wanita berusia 21 tahun. Bekerja di salah satu toko roti. Zaheera memiliki papa tiri dan saudara tiri. Mamanya bernama Suriani menikah lagi setelah suaminya meninggal. Gadis muda ini memiliki tubuh mungil dan cantik. Berambut panjang dan hitam. Sudah 1 tahun bekerja bersama dengan sahabatnya Hannah Izzati.

Zaheera bertugas sebagai koki memasak kue dan roti lainnya. Dia sangat menyukai dengan pekerjaan memasak.

"Apa? Jadi pacar mu itu selingkuh lagi?" tanya Zaheera dengan kesal memegang kedua pinggangnya.

"Iya Ra. Aku sangat sedih sekali." Sahabatnya Zati itu menahan tangis.

"Bodoh. Ngapain sih cowok playboy kayak dia di pertahanin terus?" gerutu Zaheera yang kesal.

"Itu karena aku tuh sudah cinta banget sama dia. Aku tidak mau putus dengannya, hhhiikkssss....hhiikksss...." sahabatnya itu menangis menjelaskan perasaannya.

"Hey, jangan menangis. Nanti kalau ada customers datang gimana? Jangan cengeng deh." Era merapikan kue-kue yang sudah di buatkan di dapur.

"Bagaimana aku tidak menangis. Dia menyakiti perasaan ku. Dan sekarang di ulangi lagi. Aku sedih....apa yang harus aku lakukan?" tanya Izzati mengambil tisu untuk mengeringkan air matanya.

"Lepas kan dia. Putus cari yang lain. Repot amat sih." Jawab singkat sahabatnya. Pikirnya, daripada pusing memikirkan tingkah laku pacar sahabatnya sendiri.

"Enak saja. Kau gampang berbicara seperti itu karena kau tidak merasakannya. Mana pernah kau pacaran dan jatuh cinta, jadi kau tidak bisa merasakan apa yang aku rasakan." Izzati menangis lagi sambil ngomel.

Memang benar apa yang di katakan sahabatnya itu. dari dulu dia tidak pernah merasakan yang namanya jatuh cinta, tapi ada satu pria yang di sukainya. Bagaimana bisa dia memberikan waktunya untuk hal itu. Yang dia butuhkan adalah mencari uang yang banyak. Itu saja dia sudah merasa puas dan bahagia.

Setelah lulus SMA, Zaheera langsung mencari kerja, tidak melanjutkan kuliah karena tidak akan ada yang bisa membiayai selain dirinya sendiri. Sedangkan dia bisa lulus sampai SMA saja itu karena bantuan dari beasiswa dan nenek dari papanya yang hidup dengan sederhana.

"Era, tolong aku." Pinta Izzati menghampiri Zaheera.

"Apa? Apa yang kau inginkan dari ku?" tanya Era dengan tatapan penasaran.

"Ra, malam ini pacar aku akan cek-in di hotel dengan selingkuhannya. Aku ingin memberi nya pelajaran, tapi aku takut." Izzati masih belum menyelesaikan kalimatnya.

"Lalu? Apa yang harus aku lakukan?" tanya Era.

Sahabatnya itu melihat Era dengan tatapan seakan-akan tahu apa yang harus di lakukan Zaheera.

"Tch... gini nih kalau punya sahabat yang oonnya kebangetan. Udah tahu di selingkuhi sampai berapa kali, masih aja mau di bohongi." Zaheera melipat tangan nya di depan dada. Berdiri melihat sahabatnya itu dengan senyum harap.

"Okey..... aku akan memberikannya pelajaran. Kau kirim kan saja alamat dan nama hotelnya. Aku akan kesana." Zaheera pasrah dan mau membantu sahabatnya yang sudah beberapa kali di tolong itu.

"Makasih zeyeenngg..." Izzati memeluk dengan bahagia.

***************

"Cepat, atur dan bereskan semua, jangan sampai ada kesalahan yang membuat bos besar kita marah." Teriak seorang pria yang sudah setengah tua.

Suasana dalam hotel bintang lima itu sangat sibuk. Semuanya sedang mengatur bagian agar tidak mendapatkan kompleinan dari atasan mereka.

Mereka menyambut dengan merentangkan karpet merah.

"Pak, mereka sudah datang." Seorang wanita memberitahukan pada atasannya bahwa orang yang akan di sambut sudah datang.

"Semuanya berbaris dengan rapi. Jangan ada yang berani melihat wajahnya. Dia sangat bertemperamental tinggi." Pesan pria itu.

Beberapa mobil hitam yang mewah berhenti di depan yang sudah di rentangkan karpet merah. Semua pengunjung di beri batasan agar tidak terlalu dekat dengannya.

Beberapa pegawai berbaris rapi dengan perasaan yang gugup. Tidak ada satu pun yang berani melihat bagaimana wajah bos besar mereka.

Asistennya turun lebih dulu dari mobil, membuka pintu dan mempersilahkan kan bosnya untuk keluar.

"Selamat malam tuan Shean." Sapa pria yang sedari tadi sibuk mengatur dan mempersiapkan acara penyambutan.

Shean hanya memberikan senyum tipis namun terkesan sinis. Tapan mata nya yang tajam melihat di sekitarnya sebelum melangkah masuk.

"Tuan Shean, kami sudah mempersiapkan kamar istirahat untuk anda." Ucap Liam, seorang direktur yang masih gugup itu.

Shean dan ketiga asistennya melangkah masuk. Mereka melawati barisan karyawan hotel yang menundukkan wajahnya.

Hanya dapat melihat sepatu yang di gunakan Shean.

Pria itu berjalan terus menuju lift untuk pimpinan, di ikuti beberapa orang di belakangnya.

"Alex, suruh mereka jangan mengikuti ku. Aku ingin istirahat dulu." Suruh pria yang bernama Shean itu.

"Baik tuan." Alex ingin mengerjakan tugasnya namun...

"Tunggu...kemari." Panggil Shean.

"Ya tuan." Alex datang dan berdiri di hadapan nya.

"Carikan wanita untuk menemaniku. Hanya satu saja tapi aku tidak mau yang terlalu glamour." Pinta Shean.

"Baik tuan, saya mengerti." Alex pun pergi memberitahukan pada diektur Liam untuk mencari apa yang di ingin kan.

"Tristan dan Alfa, kalian jangan mengikuti ku, pergi bantu saja Alex." Suruh Shean yang ingin menyendiri.

"Baik tuan." Jawab mereka berdua bersamaan.

Hingga akhir nya, Shean lah yang sendiri pergi menuju kamar yang sudah di atur dan di pilih sebelum nya.

**********

Zaheera sudah sampai di hotel yang di kirim kan Izzati. Melalui pesan WA. Dengan menggunakan ojek online.

"Ini alamat nya ya? Gak salah kan? Hotel nya mewah banget. Apa si playboy itu bisa bayar penginapan nya?" tanya Zaheera.

Wanita itu melihat di sekitar nya. Di lihat dulu bagaimana cara nya agar bisa masuk tanpa ada kendala.

"Eh....itukan si playboy itu. Wah berarti ini alamat nya tidak salah. Dia dengan seorang wanita yang.... Yang lebih seksi dan cantik sih daripada Izzati. Aku harus mengikuti nya." Dia mengikuti pacar sahabat nya yang sedang bersama selingkuhan nya itu. Di atur jarak agar tidak ketahuan.

"Oh.... Jadi begitu ya cara masuk nya. Okey....dasar Izzati, mau aja ngabisin uang untuk cowok bren***k kayak dia." Gerutu Zaheera..

Tidak jauh dari mereka, gadis itu sudah mengikuti nya. Melakukan pengisian data dan membayar biaya. Tentu saja itu dengan uang dari Izzati, sahabat nya itu tidak perduli kalau uang nya di gunakan untuk melacak kekasih nya itu.

Saat ini masih bisa di pantau.Zaheera masih bisa melihat mereka.

Di ambil ponsel dan mengambil gambar mereka lalu di kirimkan pada Izzati yang sedang menunggu informasi.

"Lihat nih Zati, bagaimana perasaan mu sekarang. Udah tahu di selingkuhi masih saja,ckckckckckc...." Pesan nya terkirim pada Izzati.

"Waduh.... Udah kemana dia ya? Perasaan tadi mereka ada di sana, kenapa tidak kelihatan lagi?" Zaheera melangkah kedepan dan mencoba mencari nya.

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

Gairah Liar Dibalik Jilbab

Gairah Liar Dibalik Jilbab

Gemoy
5.0

Kami berdua beberapa saat terdiam sejanak , lalu kulihat arman membuka lilitan handuk di tubuhnya, dan handuk itu terjatuh kelantai, sehingga kini Arman telanjang bulat di depanku. ''bu sebenarnya arman telah bosan hanya olah raga jari saja, sebelum arman berangkat ke Jakarta meninggalkan ibu, arman ingin mencicipi tubuh ibu'' ucap anakku sambil mendorong tubuhku sehingga aku terjatuh di atas tempat tidur. ''bruuugs'' aku tejatuh di atas tempat tidur. lalu arman langsung menerkam tubuhku , laksana harimau menerkam mangsanya , dan mencium bibirku. aku pun berontak , sekuat tenaga aku berusaha melepaskan pelukan arman. ''arman jangan nak.....ini ibumu sayang'' ucapku tapi arman terus mencium bibirku. jangan di lakukan ini ibu nak...'' ucapku lagi . Aku memekik ketika tangan arman meremas kedua buah payudaraku, aku pun masih Aku merasakan jemarinya menekan selangkanganku, sementara itu tongkatnya arman sudah benar-benar tegak berdiri. ''Kayanya ibu sudah terangsang yaa''? dia menggodaku, berbisik di telinga. Aku menggeleng lemah, ''tidaaak....,Aahkk...., lepaskan ibu nak..., aaahk.....ooughs....., cukup sayang lepaskan ibu ini dosa nak...'' aku memohon tapi tak sungguh-sungguh berusaha menghentikan perbuatan yang di lakukan anakku terhadapku. ''Jangan nak... ibu mohon.... Tapi tak lama kemudian tiba-tiba arman memangut bibirku,meredam suaraku dengan memangut bibir merahku, menghisap dengan perlahan membuatku kaget sekaligus terbawa syahwatku semakin meningkat. Oh Tuhan... dia mencium bibirku, menghisap mulutku begitu lembut, aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya, Suamiku tak pernah melakukannya seenak ini, tapi dia... Aahkk... dia hanya anakku, tapi dia bisa membuatku merasa nyaman seperti ini, dan lagi............ Oohkk...oooohhkkk..... Tubuhku menggeliat! Kenapa dengan diriku ini, ciuman arman terasa begitu menyentuh, penuh perasaan dan sangat bergairah. "Aahkk... aaahhk,," Tangan itu, kumohooon jangan naik lagi, aku sudah tidak tahan lagi, Aahkk... hentikan, cairanku sudah keluar. Lidah arman anakku menari-nari, melakukan gerakan naik turun dan terkadang melingkar. Kemudian kurasakan lidahnya menyeruak masuk kedalam vaginaku, dan menari-nari di sana membuatku semakin tidak tahan. "Aaahkk... Nak....!"

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku