Istri Yang Kau Khianati

Istri Yang Kau Khianati

Inthary

5.0
Komentar
2.7K
Penayangan
61
Bab

Di tengah usaha mendapatkan buah hati, Frani harus menelan pahit ketika menemukan sang suami "bermain" dengan salah satu karyawan laundry-nya. Bahkan, Gani--sang suami--membandingkan dirinya dengan sang karyawan. Cinta yang Frani miliki seakan retak dan tidak bisa direkatkan kembali akibat pengkhianatan itu. Terlebih, seluruh keluarga suaminya yang tidak tahu diri justru mendukung Gani dan menghina Frani. Demikian, wanita 27 tahun tersebut akhirnya memilih untuk pergi. Frani tidak akan pernah mengizinkan suaminya menjadikan dirinya "boneka"! Lantas, akankah Frani akan terus melajang demi menggapai semua impiannya setelah bercerai? Atau, kedatangan pria baru bisa meluluhkan hati Frani yang pernah hancur karena pengkhianatan?

Istri Yang Kau Khianati Bab 1 Tega Kamu Mas!

"Aduh, pakai acara lupa lagi!" keluh Frani dengan penampilan yang sudah kusut di sana-sini.

Karena sedari tadi sibuk mengasah tangannya untuk membereskan cucian orang-orang, wanita berusia dua puluh tujuh tahun sampai lupa membawa kunci laci berisi pendapatan laundry.

Bukannya dia tidak percaya pada dua karyawannya yang sekarang, tetapi dulu Frani sempat kecewa dengan karyawan pertamanya yang mencuri hampir seluruh uangnya dan kabur. Jadi, dia berjanji untuk selalu membawa kunci laci. Terlebih, Frani harus menabung untuk progam hamil lagi.

Mengingat program hamil, wanita itu lantas teringat Gani, sang suami.

"Gimana caranya kita bisa punya anak kalau kamu sibuk? Aku saja berkorban untuk tidak lagi bekerja di pabrik hanya untuk lebih sering bersama dengan kamu, Frani."

Ucapan sang suami setelah lima bulan menikah kembali terngiang di kepala Frani. Segera, wanita itu berjalan kembali ke toko laundry miliknya yang dia bangun setelah menikah.

Dulu, Frani adalah karyawan kantor biasa. Namun, dia harus resign karena Gani tidak suka jika dia banyak menghabiskan waktu di kantor.

Frani yang sangat mencintai Gani pun tidak ingin mendebatkan masalah itu. Dengan sisa tabungan yang dia miliki, dia menyewa ruko dan membuka laundry kecil-kecilan. Yah, meskipun tidak sebanyak itu pendapatan seblumnya, dia tetap bersyukur.

Ting! Ting! Ting!

Alarm di ponsel Frani berbunyi.

Melihat jam di ponsel menunjukkan pukul 19:00, Frani semakin tergesa-gesa dan mempercepat langkahnya menuju toko.

Begitu tiba di depan pintu toko yang berupa kaca bukannya pintu sliding yang berisik bunyinya itu, ia pun berhenti dan berusaha membukanya.

"Belum terkunci?" gumam Frani bingung, "ah, Celia pasti masih di dalam!"

Memang, Celia lembur hari ini karena Leni--salah satu karyawannya--izin ada acara di rumahnya. Bahkan, Frani pun pulang terlambat karena itu. Hanya saja, packing baju belum selesai, hingga Frani meminta wanita itu untuk mempacking sisanya karena dia harus pulang.

Tapi, dia malah lupa membawa kunci laci yang tidak boleh sampai tergantung dan terpaksa kembali!

"Cel?" panggil Frani pelan.

Namun, tidak ada jawaban.

Frani beralih ke belakang kasir, sedikit berjongkok untuk membuka laci uang yang tidak seberapa besar jumlahnya. Dia tidak berniat mengambilnya dan hanya menarik kunci yang menggantung. Sayangnya, dia terkejut dengan apa yang dia dengar.

"Argh, Mas, cepatlah!"

Desah memenuhi ruangan, hingga Frani menajamkan pendengarannya.

'Apakah itu suara Celia?' batin Frani.

Namun, pikiran Frani menolak kemungkinan itu.

'Tidak! Celia tidak akan mendesah begitu,' pikir Frani lagi sampai suara desahan kembali terdengar.

"Arrgh ... ayo, Mas! Aku sudah hampir selesai. Benar-benar nikmat! Lebih semangat lagi, Mas!"

Frani terpaku.

Ini benar-benar suara Celia. Karyawannya itu seperti sedang melakukan sesuatu. Berani benar Celia melakukannya padahal dia belum menikah?!

Merasa perlu mengecek siapa yang menjadi lawan main Celia karena tempat yang mereka gunakan adalah toko miliknya, Frani pun mendekati asal suara.

Dengan perasaan tidak karuan, wanita itu berjalan lebih masuk lagi.

Memang, ada satu ruangan yang digunakan sebagai tempat penyimpanan cucian yang telah selesai dipacking--bersebelahan dengan kamar mandi, tempat cuci, dan sisa ruangan tanpa sekat.

Jaraknya tidak terlalu jauh, tapi karena di dalam ruangan mungkin Celia tidak mendengar panggilannya tadi.

"Mas, setiap malam bisa begini terus aku tidak keberatan," gumam Celia lagi.

Frani terkejut Celia yang pendiam ternyata bisa mengutarakan hal yang di luar dugaan. Wanita itu semakin mendekat dan sampai di depan pintu yang terbuka.

Untuk beberapa saat, wanita itu ingin berpura-pura tidak tahu karena Celia butuh pekerjaan. Kalau dia sampai memergoki mereka, Celia pasti malu dan memutuskan untuk resign.

'Apa aku pulang saja ya?' batin Frani bingung.

Tiga detik kemudian, wanita itu berbalik. Dia akan memantau lebih jauh lagi. Siapa tahu kali ini Celia hanya salah jalan. Ya, manusia memang terkadang seperti itu. Harus salah jalan dulu baru mengerti arti kehidupan.

Frani tersenyum simpul. Dia berniat melangkah tapi ...

"Manis sekali kamu, Sayang. Sudah lama aku tidak merasakan hal yang luar biasa ini," balas seorang pria.

Frani berhenti di tempatnya. Dia tahu suara siapa itu. Lima tahun hidup dengannya tidak mungkin dia bisa lupa. Sekujur tubuhnya membeku, bahkan tangannya bergetar hebat. Dia ingin mengelak, tapi itu suara suaminya. Gani. Dia sangat yakin.

Untuk memastikan bahwa dia benar, Frani kembali berbalik. Antara takut dan tidak percaya, dia mengintip ke dalam. Dua manusia yang tidak lagi menggunakan pakaian yang pantas tengah melakukan hal yang di luar batas.

Seketika tubuh Frani luruh. Dia masih bisa menggapai dinding untuk menghentikan laju gerakan tubuhnya. Sekilas, dia melihat bagaimana wajah suaminya yang menunjukkan kelegaan. Belum lagi keringat yang mengalir dari dahi suaminya. Padahal, Gani beralasan untuk lembur tadi!

Sudah berapa kali mereka melakukannya di belakang Frani?

Sejak kapan mereka menjadi dekat?

Gani jarang pergi ke toko apalagi berbicara dengan Celia. Mereka seperti orang asing yang tidak saling berkomunikasi.

Lalu kenapa bisa mereka berdua berlaku buruk di belakangnya? Salah Frani apa pada Celia? Salah apa dirinya pada Gani? Kenapa bisa?

Wanita itu terlalu terkejut dengan fakta di depan matanya, hingga berbagai pertanyaan menggelayut di kepala Frani. Sayangnya, dia tidak kunjung mendapat jawaban.

Lantas, dia pun memilih pergi diam-diam untuk menenangkan dirinya.

'Gani pasti salah mengira kalau Celia adalah dirinya karena mata minus pria itu. Pasti begitu!' gumam Frani dalam fase denial.

Sayangnya, berpikir positif bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Setelah Frani berusaha untuk merayap sampai ke rumah karena tenaganya telah terkuras habis, dia terduduk di tepi tempat tidurnya.

Dengan mata nanar dia menatap tempat peraduannya dengan Gani. Tempat yang menjadi saksi bisu percintaan mereka. Tidakkah Gani menyadari siapa yang dia ajak bercinta tadi?

Tiga puluh menit kemudian ...

Terdengar suara pintu terbuka. Frani terlalu lemah untuk berpikir. Dia masih tidak percaya apa yang terjadi. Jadi, dia memutuskan untuk diam

"Hei, Sayang. Kenapa belum tidur? Bukannya aku bilang lembur, ya?" ucap Gani yang seperti biasa mengecup bibir Frani.

Pria itu pun duduk di samping istrinya.

Frani lantas menoleh pada sang suami. Namun, dia dapat mengendus bau parfum Celia yang lebih tajam dari parfumnya di tubuh Gani.

Berarti ... Frani tidak salah lihat atau berhalusinasi, tadi.

"Mas, aku ingin malam ini," ucap Frani mendadak. Dia juga memberanikan diri untuk melihat mata Gani.

Hanya saja, yang tersisa di sana adalah pandangan lembut yang selalu pria itu tunjukkan pada dirinya.

Ya, lembut--tidak ada perasaan bersalah dan cinta yang membara!

Benarkah itu cinta? Mendadak Frani tidak ingat mereka pernah saling mengungkapkan cinta setelah menikah.

"Oke. Aku mandi dulu, ya." Gani kemudian tersenyum simpul membuat perasaan Frani seketika mendidih.

"Aku maunya sekarang!" Frani tidak ingin Gani menghilangkan "bau" pengkhianatann itu.

Lama, Gani tampak terdiam, bingung. Sampai akhirnya, dia terkekeh.

"Baiklah. Kamu kenapa tidak sabaran sekali?" Pria itu lantas membuka kemejanya yang terlihat kusut, lalu menggunakan kekuatan tangannya untuk melakukan tugasnya pada Frani.

Ketika semuanya sudah siap, mendadak Frani mual melihat tubuh suaminya.

Beberapa saat lalu, tubuh itu dijamah orang lain bahkan sisa-sisa percintaannya masih ada.

Dengan mata kepala sendiri, Frani menyaksikan kenikmatan yang sudah tidak lagi terlihat dalam hubungan mereka.

Frani seketika merasa mual. Sontak, ia membuang muka ketika Gani hendak mengecup bibirnya.

"Aku tidak ingin, Mas."

"Tiba-tiba?" tanya Gani bingung.

"Tiba-tiba. Aku mau mandi dulu."

Gani menatap istrinya lama.

"Kenapa dengan dia? Lelah di toko? Salah sendiri kenapa buka toko laundry bukannya toko makanan kemasan yang tidak perlu repot sana-sini."

Dari dalam kamar mandi, Frani mendengar gerutuan suaminya itu. Sesak di dalam dadanya tidak bisa hilang begitu saja. Dia kecewa.

Tangan wanita itu mengepal.

"Tega kamu, Mas!"

***

Lanjutkan Membaca

Buku serupa

My Doctor genius Wife

My Doctor genius Wife

Amoorra
4.8

Setelah menghabiskan malam dengan orang asing, Bella hamil. Dia tidak tahu siapa ayah dari anak itu hingga akhirnya dia melahirkan bayi dalam keadaan meninggal Di bawah intrik ibu dan saudara perempuannya, Bella dikirim ke rumah sakit jiwa. Lima tahun kemudian, adik perempuannya akan menikah dengan Tuan Muda dari keluarga terkenal dikota itu. Rumor yang beredar Pada hari dia lahir, dokter mendiagnosisnya bahwa dia tidak akan hidup lebih dari dua puluh tahun. Ibunya tidak tahan melihat Adiknya menikah dengan orang seperti itu dan memikirkan Bella, yang masih dikurung di rumah sakit jiwa. Dalam semalam, Bella dibawa keluar dari rumah sakit untuk menggantikan Shella dalam pernikahannya. Saat itu, skema melawannya hanya berhasil karena kombinasi faktor yang aneh, menyebabkan dia menderita. Dia akan kembali pada mereka semua! Semua orang mengira bahwa tindakannya berasal dari mentalitas pecundang dan penyakit mental yang dia derita, tetapi sedikit yang mereka tahu bahwa pernikahan ini akan menjadi pijakan yang kuat untuknya seperti Mars yang menabrak Bumi! Memanfaatkan keterampilannya yang brilian dalam bidang seni pengobatan, Bella Setiap orang yang menghinanya memakan kata-kata mereka sendiri. Dalam sekejap mata, identitasnya mengejutkan dunia saat masing-masing dari mereka terungkap. Ternyata dia cukup berharga untuk menyaingi suatu negara! "Jangan Berharap aku akan menceraikanmu" Axelthon merobek surat perjanjian yang diberikan Bella malam itu. "Tenang Suamiku, Aku masih menyimpan Salinan nya" Diterbitkan di platform lain juga dengan judul berbeda.

Terjebak Gairah Terlarang

Terjebak Gairah Terlarang

kodav
5.0

WARNING 21+‼️ (Mengandung adegan dewasa) Di balik seragam sekolah menengah dan hobinya bermain basket, Julian menyimpan gejolak hasrat yang tak terduga. Ketertarikannya pada Tante Namira, pemilik rental PlayStation yang menjadi tempat pelariannya, bukan lagi sekadar kekaguman. Aura menggoda Tante Namira, dengan lekuk tubuh yang menantang dan tatapan yang menyimpan misteri, selalu berhasil membuat jantung Julian berdebar kencang. Sebuah siang yang sepi di rental PS menjadi titik balik. Permintaan sederhana dari Tante Namira untuk memijat punggung yang pegal membuka gerbang menuju dunia yang selama ini hanya berani dibayangkannya. Sentuhan pertama yang canggung, desahan pelan yang menggelitik, dan aroma tubuh Tante Namira yang memabukkan, semuanya berpadu menjadi ledakan hasrat yang tak tertahankan. Malam itu, batas usia dan norma sosial runtuh dalam sebuah pertemuan intim yang membakar. Namun, petualangan Julian tidak berhenti di sana. Pengalaman pertamanya dengan Tante Namira bagaikan api yang menyulut dahaga akan sensasi terlarang. Seolah alam semesta berkonspirasi, Julian menemukan dirinya terjerat dalam jaring-jaring kenikmatan terlarang dengan sosok-sosok wanita yang jauh lebih dewasa dan memiliki daya pikatnya masing-masing. Mulai dari sentuhan penuh dominasi di ruang kelas, bisikan menggoda di tengah malam, hingga kehangatan ranjang seorang perawat yang merawatnya, Julian menjelajahi setiap tikungan hasrat dengan keberanian yang mencengangkan. Setiap pertemuan adalah babak baru, menguji batas moral dan membuka tabir rahasia tersembunyi di balik sosok-sosok yang selama ini dianggapnya biasa. Ia terombang-ambing antara rasa bersalah dan kenikmatan yang memabukkan, terperangkap dalam pusaran gairah terlarang yang semakin menghanyutkannya. Lalu, bagaimana Julian akan menghadapi konsekuensi dari pilihan-pilihan beraninya? Akankah ia terus menari di tepi jurang, mempermainkan api hasrat yang bisa membakarnya kapan saja? Dan rahasia apa saja yang akan terungkap seiring berjalannya petualangan cintanya yang penuh dosa ini?

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Puncak Nafsu Ayah Mertua

Cerita _46
5.0

Aku masih memandangi tubuhnya yang tegap, otot-otot dadanya bergerak naik turun seiring napasnya yang berat. Kulitnya terlihat mengilat, seolah memanggil jemariku untuk menyentuh. Rasanya tubuhku bergetar hanya dengan menatapnya. Ada sesuatu yang membuatku ingin memeluk, menciumi, bahkan menggigitnya pelan. Dia mendekat tanpa suara, aura panasnya menyapu seluruh tubuhku. Kedua tangannya menyentuh pahaku, lalu perlahan membuka kakiku. Aku menahan napas. Tubuhku sudah siap bahkan sebelum dia benar-benar menyentuhku. Saat wajahnya menunduk, bibirnya mendarat di perutku, lalu turun sedikit, menggodaku, lalu kembali naik dengan gerakan menyapu lembut. Dia sampai di dadaku. Salah satu tangannya mengusap lembut bagian kiriku, sementara bibirnya mengecup yang kanan. Ciumannya perlahan, hangat, dan basah. Dia tidak terburu-buru. Lidahnya menjilat putingku dengan lingkaran kecil, membuatku menggeliat. Aku memejamkan mata, bibirku terbuka, dan desahan pelan keluar begitu saja. Jemarinya mulai memijit lembut sisi payudaraku, lalu mencubit halus bagian paling sensitif itu. Aku mendesah lebih keras. "Aku suka ini," bisiknya, lalu menyedot putingku cukup keras sampai aku mengerang. Aku mencengkeram seprai, tubuhku menegang karena kenikmatan itu begitu dalam. Setiap tarikan dan jilatan dari mulutnya terasa seperti aliran listrik yang menyebar ke seluruh tubuhku. Dia berpindah ke sisi lain, memberikan perhatian yang sama. Putingku yang basah karena air liurnya terasa lebih sensitif, dan ketika ia meniup pelan sambil menatapku dari bawah, aku tak tahan lagi. Kakiku meremas sprei, tubuhku menegang, dan aku menggigit bibirku kuat-kuat. Aku ingin menarik kepalanya, menahannya di sana, memaksanya untuk terus melakukannya. "Jangan berhenti..." bisikku dengan napas yang nyaris tak teratur. Dia hanya tertawa pelan, lalu melanjutkan, makin dalam, makin kuat, dan makin membuatku lupa dunia.

Bab
Baca Sekarang
Unduh Buku
Istri Yang Kau Khianati Istri Yang Kau Khianati Inthary Romantis
“Di tengah usaha mendapatkan buah hati, Frani harus menelan pahit ketika menemukan sang suami "bermain" dengan salah satu karyawan laundry-nya. Bahkan, Gani--sang suami--membandingkan dirinya dengan sang karyawan. Cinta yang Frani miliki seakan retak dan tidak bisa direkatkan kembali akibat pengkhianatan itu. Terlebih, seluruh keluarga suaminya yang tidak tahu diri justru mendukung Gani dan menghina Frani. Demikian, wanita 27 tahun tersebut akhirnya memilih untuk pergi. Frani tidak akan pernah mengizinkan suaminya menjadikan dirinya "boneka"! Lantas, akankah Frani akan terus melajang demi menggapai semua impiannya setelah bercerai? Atau, kedatangan pria baru bisa meluluhkan hati Frani yang pernah hancur karena pengkhianatan?”
1

Bab 1 Tega Kamu Mas!

06/09/2023

2

Bab 2 Apa Yang Harus Aku Lakukan Tuhan

06/09/2023

3

Bab 3 Ambil Saja Suami Tidak Tahu Diri Itu

06/09/2023

4

Bab 4 Malah Jadi Tontonan Orang

06/09/2023

5

Bab 5 Dasar Tidak Tahu Malu

06/09/2023

6

Bab 6 Kamu Yang Namanya Frani

06/09/2023

7

Bab 7 Mau Jadi Istri Saya

06/09/2023

8

Bab 8 Tolong, Hentikan Semua Ini!

06/09/2023

9

Bab 9 Kalian Pacaran

06/09/2023

10

Bab 10 Boleh Saya Mencium Kamu

06/09/2023

11

Bab 11 Berbaringlah Denganku

06/09/2023

12

Bab 12 Kecurigaan Tanti

06/09/2023

13

Bab 13 Kamu Sengaja Membuat Saya Cemburu

06/09/2023

14

Bab 14 Pak Rendi Sedang Jatuh Cinta

06/09/2023

15

Bab 15 Mulut Tajam Yulia

06/09/2023

16

Bab 16 Aku Cinta Kamu Frani

06/09/2023

17

Bab 17 Berkenalan Dengan Fitri

06/09/2023

18

Bab 18 Jadi Dia Berniat Menjadi Cinderella

06/09/2023

19

Bab 19 Gosip Menyebar

06/09/2023

20

Bab 20 Calon Istri

06/09/2023

21

Bab 21 Kalau Aku Nggak Bisa Memberi Anak Gimana

11/09/2023

22

Bab 22 Batalkan Pernikahan Kalian

11/09/2023

23

Bab 23 Mama Nggak Mau Punya Menantu Janda

11/09/2023

24

Bab 24 Aku Mau Jadi Istri Kedua

12/09/2023

25

Bab 25 Mau Mandi Bareng Nggak

12/09/2023

26

Bab 26 Bolehkah Malam Ini

12/09/2023

27

Bab 27 Insiden Di Pagi Hari

12/09/2023

28

Bab 28 Pemotor Tadi

12/09/2023

29

Bab 29 Tidak Bisa Berkata-kata

12/09/2023

30

Bab 30 Semua Selingkuhan Pasti Sama

12/09/2023

31

Bab 31 Dia Nggak Tahu Saja

14/09/2023

32

Bab 32 Saya Tidak Pernah Kecewa Pada Frani

14/09/2023

33

Bab 33 JAWAB MAMA!!

15/09/2023

34

Bab 34 Gagal Honeymoon

15/09/2023

35

Bab 35 Frani Mana

15/09/2023

36

Bab 36 Mas Mengundangnya

17/09/2023

37

Bab 37 Auu, Panas!

18/09/2023

38

Bab 38 Gara-gara Sonya

18/09/2023

39

Bab 39 Loh, Frani janda

22/09/2023

40

Bab 40 Turun!!!

22/09/2023