author adiba
8 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita author adiba
RUSSIA WITH LOVE,
Lainnya Rasa percaya dan bahagia berangsur-angsur luntur.. yang ada sekarang rasa sedih, kecewa, marah. Meskipun sekuat tenaga menginjak kuat-kuat rasa kecewa , sedih, marah dan egois tapi tetap saja masih terasa sakit. Semua ketulusan cinta dan kesetiaan aku jaga meskipun aku jauh di Russia tapi Adit membuang semua kesetiaan dan ketulusan cintaku ke sampah dengan alasan kamuflasenya.. aku jauh di Russia dan Adit di Indonesia. Yaa ALLOH, aku coba tulikan telingaku ...kan mataku ... Dari semua berita sepak terjang Adit bergonta-ganti perempuan penghibur yang ternyata itu semua berkerja di tempat hiburan milik ibunya. Meskipun kutanyakan, kutegur baik-baik dengan sopan dan lembut... Adit malah marah-marah membentakku dengan kasar. Semua kejujuranku di balas dengan kebohongan secara beruntun. Yaa ALLOH, aku di hadapkan pada dua pilihan.... Mempertahankan atau memutuskan hubunganku dengan Adit ?. Sesak rasanya dadaku mendengar permintaan Adit... Menyuruhku ke Indonesia untuk nikah siri dengannya tanpa sepengetahuan orang tuaku yang tinggal di Pakistan dan Adit ingin ikut aku ke Russia. Yaa ALLOH... Apa salah kalau aku menolak permintaan Adit ?. Bagaimana mungkin aku turuti permintaan Adit ?. Abu dan ummu selalu berkata dengan lembut penuh kasih sayang... Betapa bahagianya abu dan ummu mempunyai aku anak titipan Alloh di hidup abu dan ummu. Yaa ALLOH, lebih baik aku yang sedih daripada abu dan ummu yang sedih.
Aku benar-benar tidak tahan dengan teror para perempuan selingkuhan Adit, lebih baik aku memutuskan hubunganku dengan Adit. Aku tidak bisa membohongi diriku sendiri ... Hancurnya hatiku bersamaan dengan hancurnya semua harapanku terhadap Adit selama ini. Di saat aku benar-benar down, di saat itu pula Syden laki Islam Russia itu mendekatiku dan berbisik padaku ... Adit membuatmu menangis sedih tapi aku syden yang menghapus air mata kesedihanmu, Adiba. Aku mencintaimu sejak dulu kita sama-sama kuliah di university of the Philippines. Lama kita berpisah dan sekarang kita bertemu di Russia, Adiba ".
Yaa ALLOH, Syden dengan caranya sendiri .. perlahan-lahan mampu membuatku mencintainya. Aku melihat ada ketulusan dan kesetiaan cinta di mata Syden. Masya ALLOH, Syden juga yang membuka semua kebohongan Adit... Ternyata Adit masih beristri bukan duda cerai hidup, Adit tidak bekerja di partai politik Indonesia tapi Adit pengangguran, hidup mabuk-mabukan dan berfoya-foya dengan banyak perempuan penghibur di tempat hiburan malam milik ibunya. Alhamdulillah... Yaa ALLOH, kalau kemarin-kemarin aku menangis sedih karena putuskan hubungan dengan Adit, sekarang aku sedih menyesal kenal dengan Adit. Alhamdulillah, Alloh juga menghadirkan Rowena sahabatku juga tim kerjaku di desain interior dan Morgan seorang psikiater suami Rowena.. yaa, suami istri Russia ini yang selalu
ada bersamaku selam lima tahun aku di Russia. Mereka berdua tulus menganggapku seperti adiknya sendiri, semangat bertahan hidup dan bekerja di Russia meskipun aku tidak punya sanak saudara di Russia. Anda mungkin suka
Feniks dari Abu: Cinta yang Terlahir Kembali
Keely Alexis Aku menarik tunanganku dari sebuah kecelakaan mobil beberapa detik sebelum mobil itu meledak. Api meninggalkan punggungku penuh dengan luka bakar yang mengerikan, tapi aku berhasil menyelamatkan nyawanya. Selama empat tahun dia koma, aku menyerahkan segalanya untuk merawatnya.
Enam bulan setelah dia sadar, dia berdiri di atas panggung konferensi pers untuk kembalinya. Seharusnya dia berterima kasih padaku. Sebaliknya, dia membuat pernyataan cinta yang megah dan romantis untuk Stella, kekasih masa kecilnya, yang tersenyum dari bangku penonton.
Keluarganya dan Stella kemudian membuat hidupku seperti di neraka. Mereka menghinaku di sebuah pesta, merobek gaunku untuk memperlihatkan bekas lukaku. Ketika aku dipukuli di sebuah gang oleh preman yang disewa Stella, Adrian menuduhku mengarang cerita untuk mencari perhatian.
Aku terbaring di ranjang rumah sakit, memar dan hancur, sementara dia bergegas ke sisi Stella karena wanita itu "ketakutan". Aku tak sengaja mendengar dia mengatakan bahwa dia mencintai Stella dan bahwa aku, tunangannya, tidak berarti apa-apa.
Semua pengorbananku, rasa sakitku, cintaku yang tak tergoyahkan—semuanya tidak ada artinya. Baginya, aku hanyalah utang yang harus dia bayar karena rasa kasihan.
Di hari pernikahan kami, dia menendangku keluar dari limosin dan meninggalkanku di pinggir jalan tol, masih dalam gaun pengantinku, karena Stella pura-pura sakit perut.
Aku melihat mobilnya menghilang. Lalu aku memanggil taksi.
"Ke bandara," kataku. "Dan tolong lebih cepat." Madu Untuk Istriku
bundaRey "Ijinkan aku menikah lagi, Ren?" Dengan berkaca-kaca, Dani memamdang Reni.
"Apa kamu yakin sanggup, Mas? Membimbing satu istri saja kamu nggak bisa, apalagi dua?" Tidak! Reni tidak mau dimadu.
Tanpa sadar Reni mengelus perutnya. Berharap anak dalam kandungannya tidak mendengar keinginan gila ayahnya.
"InsyaAllah sanggup, Yank." Reni tersenyum kecut. Sholat aja tidak pernah sanggup dari mana?
"Kamu gila, Mas!" Jengah dengan kegilaan Dani, Reni segera beranjak dari duduknya dan berlalu dari hadapan Dani.
"Ren! Ren!" Dani segera menyusul Reni yang berjalan ke arah kamar.
"Ren!" Dani menarik tangan Reni, namun segera ditepis oleh wanita itu.
"Lepaskan, Mas!" Hatinya hancur, benar-benar hancur. Dia pikir suaminya telah kembali seperti dulu, namun ternyata dia salah. Malah sebuah permintaan gila yang dimintanya pada Reni.
Tak menyerah, Dani terus mengekor Reni hingga ke kamar. Seketika Reni muak hanya dengan melihat wajah Dani.
"Ren, dengarkan Mas dulu ...." Kali ini Dani telah berlutut di hadapan Reni. Wanita itu duduk di tepi ranjang dengan mata yang mulai sembab. Mertua Pilih Kasih Tidak Tahu Kami Banyak Uang
Mokaciinoo Jika bukan karena wajah sang suami yang begitu mirip dengan bapak mertua, Astri akan beranggapan bahwa suaminya itu adalah anak pungut. Sebab, begitu berbedanya perlakuan sang mertua pada suaminya. Hal ini kerap kali membuat Astri bertanya-tanya, ada apa gerangan? Apa kesalahan yang telah dilakukan suaminya hingga mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari orang tuanya sendiri?
Namun, melihat kesabaran sang suami menghadapi semua perlakuan tidak adil orang tuanya, Astri hanya bisa mengikuti. Untungnya sang suami bukanlah orang yang mudah putus asa hanya karena diperlakukan dengan tidak adil.
Mas Ruslan selaku suaminya ternyata sudah sejak lama mulai mengumpulkan pundi-pundi uang di belakang punggung orang tua yang tidak pernah menghargainya itu. Hal yang sama juga dilakukan oleh Astri. Hingga di mata mertua, mereka hanyalah orang miskin yang tak berarti.
Tetapi karena suatu peristiwa yang melanggar garis bawahnya, Astri mulai merasa muak menjadi orang yang selalu tertindas. Keinginan untuk memberontak pun perlahan muncul di dalam hatinya.
"Lalu lakukan apa yang menurut kamu benar, Tri. Asal jangan sampai ibu sama bapak masuk rumah sakit aja," ujar Mas Ruslan memberi dukungan.
"Jangan khawatir, Mas. Aku cuma mau kasih syok terapi sedikit aja!" jawab Astri dari balik senyum liciknya.
Bagaimana lika-liku keluarga kecil Astri dalam menghadapi ketidakadilan yang diterima di dalam keluarga sang suami?