Rowan Blake
3 Buku yang Diterbitkan
Buku dan Cerita Rowan Blake
Pernikahan Kilat dengan Ayah Sahabatku
Romantis Sejak kekaisaran keluargaku runtuh, aku hidup sebagai anak asuh yang menyedihkan di bawah kendali Anson Wijaya. Dia menguasai seluruh warisan keluargaku yang baru bisa kusentuh jika aku berusia dua puluh lima tahun, atau menikah.
Namun malam ini, di bawah lampu gantung mewah, Anson dengan bangga mengumumkan pertunangannya dengan Claudia—gadis yang selalu merundungku dan menjadikan hidupku seperti di neraka.
Anson menatapku dengan senyum penuh kemenangan, memeluk pinggang Claudia dengan posesif. Tawa ejekan Claudia menembus telingaku, sementara pelayan dengan sengaja menumpahkan sampanye ke gaun murahku tanpa meminta maaf. Di mata mereka, aku hanyalah kasus amal yang hina. Aku akhirnya sadar, janji Anson untuk "melindungiku" adalah kebohongan. Dia hanya ingin mengurungku dalam sangkar emasnya selamanya dan merampas semua milikku.
Dadaku sesak dan napasku tercekat. Tetap berada di bawah kendalinya adalah hukuman mati seumur hidup. Aku butuh perisai. Aku butuh tembok baja yang tidak akan pernah bisa dipanjat oleh pria bajingan itu.
Dalam keputusasaan yang mencekik, aku melarikan diri ke perpustakaan gelap dan menabrak dada bidang seorang pria.
Damian Soerjadinata. CEO paling berkuasa, pria paling ditakuti di kota ini, dan... ayah dari sahabatku sendiri.
Menatap mata gelapnya yang menakutkan, naluri bertahan hidupku mengambil alih.
"Bawa aku pergi. Nikahi aku."
Aku pikir dia akan menganggapku gila dan mengusirku, tapi raksasa industri yang dingin itu justru mengunci pintu, meletakkan selembar dokumen pernikahan di atas meja marmer, dan menatapku dengan intensitas yang mematikan.
"Tanda tangan." Jodoh Hamil Serigala Putih, Ditakdirkan untuk Kesempatan Kedua
Likantrof Sang Tabib memberitahuku bahwa aku akhirnya hamil. Setelah dua tahun penuh keraguan, aku mengandung pewaris Kawanan Batu Hitam. Anak ini seharusnya menjadi kunci masa depan kami, memperkuat posisiku sebagai Luna dari sang Alpha.
Namun, tepat saat kebahagiaan itu meresap, sebuah Ikatan Batin dari sahabatku menghancurkan duniaku. Sebuah gambaran tentang pasanganku, Damian, yang sedang menekan wanita lain ke dinding, mulutnya melahap bibir wanita itu.
Saat aku mengonfrontasinya, dia menganggapnya sebagai "melepas penat," menyalahkan tekanan karena membutuhkan seorang pewaris.
Tapi pukulan yang sesungguhnya datang saat aku tak sengaja mendengar ibunya memuji selingkuhannya, Serafina. Dia hamil enam bulan dengan apa yang mereka sebut "pewaris sejati Batu Hitam."
Sementara aku, pasangan takdirnya, hanyalah "cangkang kosong."
Lima belas tahun cinta dan kesetiaan, semuanya sia-sia. Kerajaan bisnis yang kubangun untuk kawanan kami hanyalah sebuah alat. Anak kami, keajaiban yang kusayangi, tak berharga bagi mereka. Aku hanyalah sebuah kebutuhan politik dengan garis keturunan yang lemah, menunggu untuk digantikan.
Malam itu, di Perayaan Bulan Purnama, aku seharusnya mengumumkan kehamilanku dan memohon penerimaan mereka.
Sebaliknya, aku berjalan ke atas panggung, menatap mata Damian, dan mengucapkan kata-kata kuno pemutusan ikatan.
Lalu, aku membuka saluran pribadi ke satu-satunya pria yang bisa membantuku membakar semuanya hingga menjadi abu.
"Kaelan," kukirim pesan itu. "Aku setuju dengan rencanamu." Anda mungkin suka
Gairah Citra dan Kenikmatan
Juliana Seto lalu merebahkan tubuh Anissa, melumat habis puting payudara istrinya yang kian mengeras dan memberikan gigitan-gigitan kecil. Perlahan, jilatannya berangsur turun ke puser, perut hingga ke kelubang kenikmatan Anissa yang berambut super lebat.
Malam itu, disebuah daerah yang terletak dipinggir kota. sepasang suami istri sedang asyik melakukan kebiasaan paginya. Dikala pasangan lain sedang seru-serunya beristirahat dan terbuai mimpi, pasangan ini malah sengaja memotong waktu tidurnya, hanya untuk melampiaskan nafsu birahinya dipagi hari.
Mungkin karena sudah terbiasa, mereka sama sekali tak menghiraukan dinginnya udara malam itu. tujuan mereka hanya satu, ingin saling melampiaskan nafsu birahi mereka secepat mungkin, sebanyak mungkin, dan senikmat mungkin. Gairah Liar Dibalik Jilbab
Gemoy Kami berdua beberapa saat terdiam sejanak , lalu kulihat arman membuka lilitan handuk di tubuhnya, dan handuk itu terjatuh kelantai, sehingga kini Arman telanjang bulat di depanku.
''bu sebenarnya arman telah bosan hanya olah raga jari saja, sebelum arman berangkat ke Jakarta meninggalkan ibu, arman ingin mencicipi tubuh ibu'' ucap anakku sambil mendorong tubuhku sehingga aku terjatuh di atas tempat tidur.
''bruuugs'' aku tejatuh di atas tempat tidur.
lalu arman langsung menerkam tubuhku , laksana harimau menerkam mangsanya , dan mencium bibirku. aku pun berontak , sekuat tenaga aku berusaha melepaskan pelukan arman.
''arman jangan nak.....ini ibumu sayang'' ucapku tapi arman terus mencium bibirku.
jangan di lakukan ini ibu nak...'' ucapku lagi .
Aku memekik ketika tangan arman meremas kedua buah payudaraku, aku pun masih Aku merasakan jemarinya menekan selangkanganku, sementara itu tongkatnya arman sudah benar-benar tegak berdiri.
''Kayanya ibu sudah terangsang yaa''? dia menggodaku, berbisik di telinga.
Aku menggeleng lemah, ''tidaaak....,Aahkk...., lepaskan ibu nak..., aaahk.....ooughs....., cukup sayang lepaskan ibu ini dosa nak...'' aku memohon tapi tak sungguh-sungguh berusaha menghentikan perbuatan yang di lakukan anakku terhadapku.
''Jangan nak... ibu mohon....
Tapi tak lama kemudian tiba-tiba arman memangut bibirku,meredam suaraku dengan memangut bibir merahku, menghisap dengan perlahan membuatku kaget sekaligus terbawa syahwatku semakin meningkat.
Oh Tuhan... dia mencium bibirku, menghisap mulutku begitu lembut, aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya, Suamiku tak pernah melakukannya seenak ini, tapi dia... Aahkk... dia hanya anakku, tapi dia bisa membuatku merasa nyaman seperti ini, dan lagi............
Oohkk...oooohhkkk..... Tubuhku menggeliat!
Kenapa dengan diriku ini, ciuman arman terasa begitu menyentuh, penuh perasaan dan sangat bergairah. "Aahkk... aaahhk,," Tangan itu, kumohooon jangan naik lagi, aku sudah tidak tahan lagi, Aahkk... hentikan, cairanku sudah keluar.
Lidah arman anakku menari-nari, melakukan gerakan naik turun dan terkadang melingkar.
Kemudian kurasakan lidahnya menyeruak masuk kedalam vaginaku, dan menari-nari di sana membuatku semakin tidak tahan. "Aaahkk... Nak....!" Gairah Nikmat Kopi Susu
Juliana 21+
"Pantas belum jalan, ada maunya ternyata" Ujar Fany
"hehehehe... Yuk..." Ujar Alvin sambil mencium tengkuk istrinya.
Fany segera membuka handuknya. Buah dadanya menggantung indah, perutnya yang rata dan mulus, serta area kemaluannya yang ditutupi rambut hitam langsung muncul. Alvin segera memeluk Fany dan melumat buah dadanya dengan rakus.
"Pintu sudah dikunci? " Tanya Fany
"Sudah...." Jawab Alvin disela mulatnya sedang mengenyot puting pink milik Fany
"nyalain Ac dulu" suruh Fany lagi
Sambil melepas sedotannya, Alvin mencomot remote AC lalu memencet tombol ON.
Kembali dia melumat buah dada Fany bergantian kiri dan kanan, buah dada yang putih dan terlihat urat-urat merah dan biru di buah dada putihnya, membuat Alvin makin rakus melumatnya.
Sambil menrunkan celana pendek dan celana dalamnya, dia membuka kaosnya, lalu merenggangkan paha Fany, ujung kontolnya yang belum tegak sempurna diberi ludah lewat jari tengahnya di bagian kepala, lalu menggosok gosok pelan di bibir vagina Fany.
Fany mendesah dan merasakan mulai ada rangsangan di bibir kemaluannya, lalu tiba-tiba masuk batang berurat milik Alvin di vagina Fany yg belum begitu siap dan basah, pelan2 lelehan cairan membasahi dinding vaginanya, Alvin mulai menggoyang dan naik turun, Fanny memeluk bagian pinggul suaminya, pahanya dibuka lebar.
Tidak lama kemudian.....