icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Reinkarnasi Dewi Kemem

Bab 3 Part 3. Dibawa Pergi

Jumlah Kata:1992    |    Dirilis Pada: 04/12/2023

rlalu besar teronggok di atas tanah. Bekas tebasan di pohon itu membuatn

" Zhi Ruo membatin sambil memegang bekas tebasan. "Apa mungkin suara yang aku

Kemarin, dia belum sempat mengambil beberapa tanaman obat karena ker

an yang ada di sekeliling tempat itu dan berharap m

tanaman itu mengandung racun atau obat. Semua keahliannya didapatkan dari

ia tidak pernah melewati batas hutan terlarang. Hutan ya

eperti biasa. Isi keranjangnya masih setengah dan jauh dari harapa

cari tanaman obat di hutan ini?" gumamnya sambi

l yang memuaskan. "Ah, apa aku harus masuk ke hutan terlarang itu? Tapi, jika sesuat

ang, tetapi tiba-tiba dia menjadi bingung saat

u?" batin Zhi Ruo sambil mengedarkan pandangan dan melihat sekelilingnya. Dan, betapa dia terkejut saat melihat tanaman obat yang tumbuh

ya. Tak hanya tanaman obat, tetapi tanaman ubi dan ginseng pun tak luput dari

ginseng, dan ubi. Karena kelelahan, Zhi Ruo memilih untuk beris

u bisa mendapatkan hasil yang cukup me

hatikannya dari balik pepohonan. Wajah makhluk it

endu. Hanya saja, bayangan itu sengaja menyembunyikan diri s

enyuman gadis itu membuatnya menatap tanpa kedip. Dia begitu terpa

g tersenyum melihat tanaman obat yang sudah terkumpul di dalam

ibunya. Ah, masih butuh lima purnama lagi agar aku bisa bebas. Rasanya, aku sudah tidak sabar untuk meninggalkan h

uju ke rumahnya. Tanpa kendala, dia melewati hu

asaannya dan menganggap kemudahan itu ada

n obat yang layak jual dan sesuai jenisnya, dia akhirnya membawanya ke pasar. Baru saj

ah yang menyatakan kalau dirinya wajib mengikuti mereka karena sudah terpilih menjadi salah satu pelayan

erti ini! Aku bukan pelayan dan aku tidak akan pernah menjadi pelayan bagi siapa pun! Lepaskan

napa kalian harus mem

duli dan berusaha melepaskan tangan salah seorang pemuda dari lengan putrinya. Walau dia

paskan diri, tetapi dia tidak mampu kare

etapi tetap tiada berguna. Di saat dia lemah dan pasrah, di saat

pa yang

keluarga Zu. Yuen, tolong bujuk mereka untuk tidak membawa Zhi

dak sadarkan diri. Melihat ibunya jatuh

iri. Namun, kedua pemuda itu membawanya dengan pa

Ruo, jaga dirimu. Serahkan ibumu padaku," ucap

na tidak punya nyali dan kekuatan untuk melawan. Bukannya tak mampu, tetapi

Sementara Zhi Ruo masih menangis dalam diam. Dia begitu khawa

apa pun. Walau raganya bersama beberapa pemuda itu, tetapi pikirannya tertuju pada ibunya. Hi

ampak asri. Sang pemilik rumah rupanya sangat menyukai bunga hing

n sebuah ruangan. Wajahnya masih menunduk

pemuda keluar dari dalam ruangan dan berdiri t

isnya. Wajahnya masih menunduk hingga pemuda itu dengan

u sangat marah padaku? Ayolah, sekarang aku sudah ada di

a telah berhasil membawa gadis yang pernah

kemarahan dan kebencian yang membuncah. Rasanya, dia ingin membunuh pem

karang adalah tuanmu. Jika kamu berusaha untuk kabur, maka aku akan membunuh ibumu! Tidak sulit

ah gadis itu. Sontak, Zhi Ruo mengelak dan mundur ke

muda itu terkejut saat seorang wani

bu membiarkanku bersenang-senang sebentar?" Pemuda

yang akan menjad

a permintaan ayah. Kalau wanita ini sama dengan wanita-wanita sebelumnya, maka aku akan melepaskannya dan mencari wanita lain. Namun,

n sampai istrimu tahu. Lakukan saja seper

u pasti akan

kepala hingga ujung kaki. Dia cukup kagum dengan pilihan a

ia tersenyum seraya meraih tangan gadis itu da

tanpa seizinku. Kamu akan menjadi pelayan dan wanita simpananku. Jika kamu be

ukan wanita seperti itu! Lepaskan aku

un, lagi-lagi ucapannya itu hanya terjaw

i wanita pilihan dari sekian wanita yang aku jumpai. Sekarang, mandi dan berdandanlah yang cantik. Aku ingin me

kan kamar. Tak lama kemudian, seorang pe

ndandani Nona. Sebaiknya, Nona jangan melawan lag

i Zhi Ruo. Ini bukanlah tugas yang pertama kali bagi

sebagai wanita simpanan dan pemuas hasratnya karen

ang sakit dan dia sedang menungguku. Nona, tolong bantu aku!" Zhi Ruo menangis di dep

g anak, dia pasti akan menikahimu dan tentu saja Nona akan menjadi nyonya di rumah ini. Untuk saat ini,

ah. Namun, dia belum menyerah. Bagaimanapu

rurai indah dengan hiasan rambut yang menghiasi kepalanya. Wajah polosnya kini telah berub

cantikan wanita. Nona, sebaiknya bersiaplah dan bersikap baiklah pada tuan mu

o dari balik ke kaca yang membuatny

an itu. Setelah pelayan itu pergi, dia kembali memutar

dia terkejut saat pintu kamarnya tiba-tiba terbuka. Seorang pemuda

elihat Zhi Ruo duduk membelakanginya, pemuda itu memilih duduk di dep

hnya ternyata sangat cantik." Lelaki itu

menarik perhatiannya hingga dia tertegun saat tatapan mata Zhi Ruo mengarah pad

Contin

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Part 1. Terjebak Di Gunung2 Bab 2 Part 2. Bayangan Misterius3 Bab 3 Part 3. Dibawa Pergi4 Bab 4 Part 4. Dikurung5 Bab 5 Part 5. Hutan Larangan6 Bab 6 Part 6. Kisah di Masa Lalu7 Bab 7 Part 7. Cinta Lama Kembali Hadir8 Bab 8 Part 8. Kembali Bersama9 Bab 9 Part 9. Akhirnya Bersatu10 Bab 10 Part 10. Kasih Sayang Yang Nikmat11 Bab 11 Part 11. Kehamilan Zhi Ruo12 Bab 12 Part 12. Perpisahan13 Bab 13 Part 13. Lahirnya Sang Buah Hati14 Bab 14 Part 14. Meninggalkan Hutan15 Bab 15 Part 15. Tiga Sosok Arwah16 Bab 16 Part 16. Rencana Jahat17 Bab 17 Part 17. Kekuatan yang Dimiliki Yi Yuen18 Bab 18 Part 18. Disandera19 Bab 19 Part 19. Membantu Arwah Penasaran20 Bab 20 Part 20. Mengintai Nikmat21 Bab 21 Part 21. Mengungkap Kematian Wang Lian22 Bab 22 Part 22. Persahabatan23 Bab 23 Part 23. Dewi Kemem24 Bab 24 Part 24. Mencari Jati Diri25 Bab 25 Part 25. Gangguan Siluman Ular26 Bab 26 Part 26. Reinkarnasi Kenikmatan27 Bab 27 Part 27. Masa Lalu Nikmat Dewi Yi28 Bab 28 Part 28. Kenikmatan Tinggal di Desa29 Bab 29 Part 29. Bertemu Kenikmatan Dengan Ling30 Bab 30 Part 30. Jatuh Cinta31 Bab 31 Part 31. Kenikmatan Penyelidikan32 Bab 32 Part 32. Perpisan Nikmat33 Bab 33 Part 33. Kenikmatan Masa Lalu34 Bab 34 Part 34. Pertemuan Gairah35 Bab 35 Part 35. Menyamar36 Bab 36 Part 36. Kerinduan yang Menyiksa37 Bab 37 Part 37. Pangeran Muda Mesum38 Bab 38 Part 38. Kekaguman Sang Pangeran Mesum39 Bab 39 Part 39. Pertemuan Nikmat40 Bab 40 Part 40. Kebahagiaan Ternikmat41 Bab 41 Part 41. Pengakuan Cinta Sang Pangeran42 Bab 42 Part 42. Pengakuan Cinta Sang Pangeran43 Bab 43 Part 43. Keraguan Putri Anchi44 Bab 44 Part 44. Kecemburuan Birahi45 Bab 45 Part 45. Serangan Tiba-tiba46 Bab 46 Part 46. Kemarahan Raja Langit47 Bab 47 Part 47. Serangan Dewa Hitam48 Bab 48 Part 48. Kembali Kehilangan49 Bab 49 Part 49. Sebuah Kitab Nikmat50 Bab 50 Part 50. Perjalanan ke Gunung Taishan51 Bab 51 Part 51. Perjalanan ke Gunung Taishan52 Bab 52 Part 52. Benda Pusaka53 Bab 53 Part 53. Serangan Ular Raksasa54 Bab 54 Part 54. Sahabat Nikmat55 Bab 55 Part 55. Sampai di Puncak Kenikmatan56 Bab 56 Part 56. Bertemu Kenikmatan57 Bab 57 Part 57. Terbelalak Nikmat58 Bab 58 Part 58. Belalaian Kenikmatan59 Bab 59 Part 59. Kekuatan Nikmat Baru60 Bab 60 Part 60. Pelukan Hangat61 Bab 61 Part 61. Datang ke Istana Langit62 Bab 62 Part 62. Memulai Rencana63 Bab 63 Part 63. Serangan Nikmat Tiba-tiba64 Bab 64 Part 64. Pertarungan Sengit65 Bab 65 Part 65. Pelukan Nikmat66 Bab 66 Part 66. Matinya Dewa Hitam Sange67 Bab 67 Part 67. Pemandangan Nikimat68 Bab 68 Part 68. Pertemuan Nikmat Kembali69 Bab 69 Part 69. Pertemuan Yang Sangat Dinantikan70 Bab 70 Part 70. Sang Malaikat 71 Bab 71 Part 71. Makan Bersama72 Bab 72 Part 72. Jakarta Nikmat73 Bab 73 Part 73. Foto Nikmat Misterius74 Bab 74 Part 74. Gairah Drama75 Bab 75 Part 75. Senyum Membawa Nikmat76 Bab 76 Part 76. Gairah DI Cafe77 Bab 77 Part 77. Undangan Pernikahan 78 Bab 78 Part 78. Pesta Nikmat79 Bab 79 Part 79. I love you80 Bab 80 Part 80. Gairah Kenikmatan Di Bali81 Bab 81 Part 81. Desah Kenikmatan Reva82 Bab 82 Part 82. Rela Terluka Demi Kenikmatan 83 Bab 83 Part 83.  Menyukai Wanita Yang Sama84 Bab 84 Part 84. Ancaman Kenikmatan85 Bab 85 Part 85. Pengakuan Kenikmatan86 Bab 86 Part 86. Terima Apa Adanya87 Bab 87 Part 87. Penolakkan Kenikmatan88 Bab 88 Part 88. Kenikmatan di Apartemen89 Bab 89 Part 89. Tenggelam Dalam Birahi Kenikmatan90 Bab 90 Part 90. Kenikmatan Di Bawah Pancuran 91 Bab 91 Part 91. Gairah Di Ruangan Pakaian 92 Bab 92 Part 92. Giarah Makan Malam93 Bab 93 Part 93. Surga Itu di Apartemen Lantai Delapan 94 Bab 94 Part 94. Sepatu Baru (Lagi)95 Bab 95 Part 95. Kenikmatan Berlebihan96 Bab 96 Part 96. Gairah Kencan Nikmat97 Bab 97 Part 97. Kekesalan Melanda98 Bab 98 Part 98. Gairah Liar Di Bathup99 Bab 99 Part 99. Badai Birahi Berkecamuk100 Bab 100 Part 100. Cinta Itu Buta