icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Reinkarnasi Dewi Kemem

Bab 2 Part 2. Bayangan Misterius

Jumlah Kata:1896    |    Dirilis Pada: 04/12/2023

i punggungnya, gadis itu menyusuri jalanan setapak hingga sampai di pemukiman warga. Rupanya, dia

aik-baik saja?" tanya seorang wanita paruh b

menitip salam buat Bibi." Zhi Ruo berh

lu sebentar! Kamu pasti lel

unggu karena aku harus membeli keperluan dapur. Aku pergi, ya, Bi,"

" panggil

memanggil namanya. Dia tampak tersenyum saat me

urun? Aku sudah men

ang tergantung di punggung Zhi Ruo dan

rindukanku?" Zhi Ruo tampa

etap tidak akan merindukanku," jawa

aiknya kita cepat!" Zhi Ruo lalu menarik tangannya dan b

paruh baya menyapa mereka, "Zhi Ruo, kenapa kamu baru data

eletakkannya di atas meja. "Ini Paman. Ternyata, aku sangat beruntung karena bisa

ihat lelaki paruh baya itu mengeluarkan sekan

selalu memenuhi permintaan Paman. Lain kali, bawa y

membawa tanaman obat buat Paman." Yuen terse

ai yang menjual daging dan aneka rempah. Rasanya s

ntas membeli daging dan memberik

a padaku? Zhi Ruo, bawa pula

mu. Selama ini, kamu sudah seri

il bercanda, mereka menyusuri jalanan pasar h

rang-orang di tengah jalan. Sontak, Zhi Ruo terkejut saat melihat mereka berlari ke arahn

uo yang tidak terima lantas berdiri dan b

lu berhenti. Dia melihat ke arah Zhi Ruo yang sedang

ang terluka karena kalian, apa kalian akan bertanggung jawab?" Zhi

jah yang terlihat datar tanpa ekspresi itu melirik ke arah Zhi Ruo. Dia te

entangku. Apa kamu tahu siapa aku?" tan

ng terjatuh di tanah. Dia begitu kesal karena daging untuk ibunya telah k

seperti ini. Dilihat dari pakaianmu, aku yakin kamu pasti salah satu oran

berapa lelaki yang bersama pemuda itu turun dari at

! Apa kamu tahu deng

erluka. Jika tadi aku sampai terluka, aku akan menuntut kalian!" Zhi Ruo

aafkan kami, Tuan." Yuen menunduk meminta maaf dan menarik tangan Zhi Ruo untuk pergi dari tem

embuat lelaki itu menatap Zhi Ruo yang mulai menjauh

sebaiknya kita beri dia pelajaran?" tanya seorang lelaki sambil me

daku!" Pemuda itu lantas kembali naik ke atas

ngumpat saat sedang membersihkan daging yang terkena tanah. Mulutnya ta

adalah Perdana Menteri Zu Qi yang sangat dekat dengan raja. Yang aku dengar, tuan muda itu juga sangat dekat dengan pangeran. Jadi, jangan membuat orang-orang seper

ng yang terpandang. Walau Yuen menasihatinya, dia hanya mengangguk dan mempertebal telinga. Ocehan sah

s jalanan seperti itu. Ah, sudahlah, jangan b

daging yang sudah dimasaknya. Melihat makanan di atas meja membua

berumah tangga? Lihat saja hasil masakannya. Wah, pasti suami

dan membelai lembut puncak kepala Zhi

h berpikir kalau aku akan menikah denganmu." Zhi Ruo mendengus seraya

ah denganmu. Lagi pula, wajahku terlalu tampan d

k piring-piring dari atas meja seakan-akan

ia bisa menikah jika sikapnya seperti itu?

tetapi Zhi Ruo menutupi dengan tubuhnya s

ingga menimbulkan gelak tawa. Keakraban yang terj

Dia telah menjadi sahabat Zhi Ruo sejak mereka masih kecil. Kehidupan sed

rena setiap hari harus bekerja keras mencari naf

rjibaku di bawah sinar matahari. Walau begitu, tidak sedi

ijaga dan dilindungi. Baginya, Zhi Ruo adalah wanita spesial karena

muda sederhana itu. Walau diam-diam rasa itu muncul di hatinya, tetapi Yuen lebih memilih untuk memendamnya

. Pemuda itu pulang tidak dengan tangan kosong. Sam

uga baik hati. Dan itulah yang mem

ngkrik dan lolongan anjing sering terdengar, tetapi sama sekali tidak men

. Dengan telaten, dia menyiapkan segala sesuatu yang

untuk bisa mencukupi kebutuhannya bersama sang ibu. Dia harus tetap naik ke gu

, Zhi Ruo lantas berbaring di samping ibunya. Dia tersenyum

u dan selalu ada untukmu." Zhi Ruo membelai lem

lubang di atas atap. Hawa dingin perlahan masuk dari lubang-lubang

ar-samar, dia mendengar suara orang berjalan di belaka

, dia tidak akan pernah beranjak. Sambil menutup telinganya, dia memaksakan

a niat yang buruk pada Zhi Ruo. Mereka begitu berani karena di rumah itu hanya ada Zhi Ruo dan ib

a. Mereka ingin menodainya dan itu bukan hal yang sulit karena lokasi rumahnya ya

ya mereka harus berpikir seribu kali saat melihat ses

gan hitam itu. Bayangan hitam dengan suara serak dan mata yang memerah sekelebat terbang di at

tuk mati. Andai saja aku tidak terikat dengan janji itu, a

am sebatang pohon hingga roboh. Dengan seberkas cahaya yang keluar dari

ng pohon yang teronggok di atas tanah hingga membuat Zhi Ruo terkejut saat p

Contin

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Part 1. Terjebak Di Gunung2 Bab 2 Part 2. Bayangan Misterius3 Bab 3 Part 3. Dibawa Pergi4 Bab 4 Part 4. Dikurung5 Bab 5 Part 5. Hutan Larangan6 Bab 6 Part 6. Kisah di Masa Lalu7 Bab 7 Part 7. Cinta Lama Kembali Hadir8 Bab 8 Part 8. Kembali Bersama9 Bab 9 Part 9. Akhirnya Bersatu10 Bab 10 Part 10. Kasih Sayang Yang Nikmat11 Bab 11 Part 11. Kehamilan Zhi Ruo12 Bab 12 Part 12. Perpisahan13 Bab 13 Part 13. Lahirnya Sang Buah Hati14 Bab 14 Part 14. Meninggalkan Hutan15 Bab 15 Part 15. Tiga Sosok Arwah16 Bab 16 Part 16. Rencana Jahat17 Bab 17 Part 17. Kekuatan yang Dimiliki Yi Yuen18 Bab 18 Part 18. Disandera19 Bab 19 Part 19. Membantu Arwah Penasaran20 Bab 20 Part 20. Mengintai Nikmat21 Bab 21 Part 21. Mengungkap Kematian Wang Lian22 Bab 22 Part 22. Persahabatan23 Bab 23 Part 23. Dewi Kemem24 Bab 24 Part 24. Mencari Jati Diri25 Bab 25 Part 25. Gangguan Siluman Ular26 Bab 26 Part 26. Reinkarnasi Kenikmatan27 Bab 27 Part 27. Masa Lalu Nikmat Dewi Yi28 Bab 28 Part 28. Kenikmatan Tinggal di Desa29 Bab 29 Part 29. Bertemu Kenikmatan Dengan Ling30 Bab 30 Part 30. Jatuh Cinta31 Bab 31 Part 31. Kenikmatan Penyelidikan32 Bab 32 Part 32. Perpisan Nikmat33 Bab 33 Part 33. Kenikmatan Masa Lalu34 Bab 34 Part 34. Pertemuan Gairah35 Bab 35 Part 35. Menyamar36 Bab 36 Part 36. Kerinduan yang Menyiksa37 Bab 37 Part 37. Pangeran Muda Mesum38 Bab 38 Part 38. Kekaguman Sang Pangeran Mesum39 Bab 39 Part 39. Pertemuan Nikmat40 Bab 40 Part 40. Kebahagiaan Ternikmat41 Bab 41 Part 41. Pengakuan Cinta Sang Pangeran42 Bab 42 Part 42. Pengakuan Cinta Sang Pangeran43 Bab 43 Part 43. Keraguan Putri Anchi44 Bab 44 Part 44. Kecemburuan Birahi45 Bab 45 Part 45. Serangan Tiba-tiba46 Bab 46 Part 46. Kemarahan Raja Langit47 Bab 47 Part 47. Serangan Dewa Hitam48 Bab 48 Part 48. Kembali Kehilangan49 Bab 49 Part 49. Sebuah Kitab Nikmat50 Bab 50 Part 50. Perjalanan ke Gunung Taishan51 Bab 51 Part 51. Perjalanan ke Gunung Taishan52 Bab 52 Part 52. Benda Pusaka53 Bab 53 Part 53. Serangan Ular Raksasa54 Bab 54 Part 54. Sahabat Nikmat55 Bab 55 Part 55. Sampai di Puncak Kenikmatan56 Bab 56 Part 56. Bertemu Kenikmatan57 Bab 57 Part 57. Terbelalak Nikmat58 Bab 58 Part 58. Belalaian Kenikmatan59 Bab 59 Part 59. Kekuatan Nikmat Baru60 Bab 60 Part 60. Pelukan Hangat61 Bab 61 Part 61. Datang ke Istana Langit62 Bab 62 Part 62. Memulai Rencana63 Bab 63 Part 63. Serangan Nikmat Tiba-tiba64 Bab 64 Part 64. Pertarungan Sengit65 Bab 65 Part 65. Pelukan Nikmat66 Bab 66 Part 66. Matinya Dewa Hitam Sange67 Bab 67 Part 67. Pemandangan Nikimat68 Bab 68 Part 68. Pertemuan Nikmat Kembali69 Bab 69 Part 69. Pertemuan Yang Sangat Dinantikan70 Bab 70 Part 70. Sang Malaikat 71 Bab 71 Part 71. Makan Bersama72 Bab 72 Part 72. Jakarta Nikmat73 Bab 73 Part 73. Foto Nikmat Misterius74 Bab 74 Part 74. Gairah Drama75 Bab 75 Part 75. Senyum Membawa Nikmat76 Bab 76 Part 76. Gairah DI Cafe77 Bab 77 Part 77. Undangan Pernikahan 78 Bab 78 Part 78. Pesta Nikmat79 Bab 79 Part 79. I love you80 Bab 80 Part 80. Gairah Kenikmatan Di Bali81 Bab 81 Part 81. Desah Kenikmatan Reva82 Bab 82 Part 82. Rela Terluka Demi Kenikmatan 83 Bab 83 Part 83.  Menyukai Wanita Yang Sama84 Bab 84 Part 84. Ancaman Kenikmatan85 Bab 85 Part 85. Pengakuan Kenikmatan86 Bab 86 Part 86. Terima Apa Adanya87 Bab 87 Part 87. Penolakkan Kenikmatan88 Bab 88 Part 88. Kenikmatan di Apartemen89 Bab 89 Part 89. Tenggelam Dalam Birahi Kenikmatan90 Bab 90 Part 90. Kenikmatan Di Bawah Pancuran 91 Bab 91 Part 91. Gairah Di Ruangan Pakaian 92 Bab 92 Part 92. Giarah Makan Malam93 Bab 93 Part 93. Surga Itu di Apartemen Lantai Delapan 94 Bab 94 Part 94. Sepatu Baru (Lagi)95 Bab 95 Part 95. Kenikmatan Berlebihan96 Bab 96 Part 96. Gairah Kencan Nikmat97 Bab 97 Part 97. Kekesalan Melanda98 Bab 98 Part 98. Gairah Liar Di Bathup99 Bab 99 Part 99. Badai Birahi Berkecamuk100 Bab 100 Part 100. Cinta Itu Buta