Mencintai Pria Misterius
sih saja asyik bermain boneka sambil melukis di bawah pohon rindang yang berada di tepi taman bermain itu. Nampak
it untuk bermain di belakang rumah namun sampai sekarang belum ada tanda-tanda bahwa mereka akan kembali. Mata wanita itu terus saja memanda
empat lain kepadamu?" tanya wanita itu khawatir. Saat ini ia
mbil payung besar yang akan digunakan untuk mencari dimana kedua putrinya itu. Tanpa berfikir panjang Pria itu melepaskan
inta wanita itu pada suami nya. Ia berpikir jika kedua putrinya itu s
edua putrinya ke segala arah. Satu persatu didatangi tempat-tempat yang memang biasa di
ayo kita pulang," ajak gadis k
untuk melukis. Gadis itu takut jika kedua oran
akaian boneka ku terlebih dahulu," jawab g
ar yang diikatkan pada seutas tali dibagian bawahnya. Anak laki-laki itu sudah sejak tadi memperhatikan dua gadis kecil yang sedang asyik bermain
ian dari anak laki-laki itu, kemudian salah satu dari mereka meng
dari tempat itu meninggalkan dua gadis kecil yang tadi sudah diberi balon besar olehnya. Kedua gadis kecil itu saling m
membuat salah satu balon yang dibawa gadis kecil itu terbang. Melihat hal itu lantas memb
g diikatkan di bawah balon tiba-tiba ia terjatuh karena tid
alan yang sudah basah terkena air hujan. Perlahan ia mencoba untuk bangkit dan segera menepi ke
ndak menghampiri gadis berlesung pipi itu, tiba-tiba ia melihat dari arah kanan ada sebuah truk yang sedang melaju dengan kencang ke
ian mendorong gadis berlesung pipi itu dengan kencan
kini rasanya sangat sakit. Perlahan ia melihat adik kecilnya sudah terkapar di tengah jalan yang berada tidak jauh dari tempatnya saat ini. Air hujan mulai turun kencang membasahi bumi hing
*
i kepalanya hanya taman kota yang letaknya 1 kilometer dari tempat ia berada saat ini. Hujan mulai turun dengan deras hi
r 32 tahun itu semakin cemas dan tidak bisa diam saja. Ia segera menghampi
wanita itu dengan suara yang gemetar. Saat ini ia sangat mencemaskan kedu
ta yang menjadi tujuan nya saat ini. Dengan cepat pria itu mengambil kunci dan langsung menuju ke arah mobilnya yang diparkir d
anita itu dan langsung
ria itu melihat wajah panik istrinya, kemudian ia meraih tangan istrinya yang sudah sangat ding
ng di sisi kanan jalan. Entah mengapa perasaan wanita berumur 32 tahun itu menjadi sangat gelisah, ia penasaran dengan apa yang terjadi diluar mobil. Matanya melihat ke arah l
ara kerumunan orang yang tengah sibuk memotret kejadian di hadapan mereka untuk disebar luaskan di media sosial. Setelah susah payah berhimpitan dengan orang-orang akhirnya wanita itu kini sudah berada di barisan paling depan. Ia m
malam. Tanpa menunggu lama lagi wanita itu segera mendekat dan membuka kain penutup yang menutupi wajah gadis kecil itu. Betapa terk
erada di samping istrinya itu pun menangis melihat putrinya sudah tak bernyawa. Matanya terus mencari dimana keberada
wa salah satu putrinya, disana ia melihat bahwa gadis kecilnya i