icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hello Again, Husband!

Bab 8 Pandangan

Jumlah Kata:1709    |    Dirilis Pada: 02/11/2022

rhadapan dengannya. Baru satu ronde mereka melakukan hubungan suami istri dan memutuskan untuk beristirahat sejenak.

bil tangan Natta untuk dikecupnya. Dia mengecup punggung tangan itu berkali-kali, bahkan

lalu ketika kita tau bagaimana masa depan dan bis

ta, keberadaanmu di dalam hidupku adalah anugerah. Aku tidak ingin mengubah apa pun. Jadi berhenti mengatakan hal-hal aneh. Aku ti

apa yang disampaikan Hasbi barusan. Mendapatkan kecupan tiba-tiba begitu membuat Hasbi terpancing untuk m

*

engannya saja Natta jadi kepikiran begini. Lantas Natta mengecek ponselnya yang mana Ares sudah memberikan kabar dari tadi bahwa dia sudah kembali ke kos. Katanya selesai ag

lau dikerjakan dari sekarang. Maka Natta mulai menyelesaikan makalah Bahasa Indonesia yang diminta guru padanya. Beberapa saat kemudian, ibu Natta datan

a sampai cemas bahwa mungkin telah terjadi sesuatu pada Natta, tapi saat mengunjungi badan konseling di sekolah, para guru mengatakan bahwa perubahan Natta mungkin karena memang siklus p

ada olahraga atau menyukai jam kosong. Menurut para guru badan ko

amu lagi

unya yang mendudukan diri di ping

unya sembari melipat beberapa pakaian N

n di atas lantai. Sontak ibunya berjalan mendekat ke arah Natta kemudian memegang kedua bahunya. Sang Ibu mencoba

lah awal dari segala perubahan kamu sampai hari ini. Ibu nggak ngerti kenapa, tapi ibu merasa seperti kehilangan Natta yang ibu punya. Ibu berharap b

tidak tahu aturan. Sekarang ketika Natta berubah menjadi lebih baik ibunya malah berharap Natta menjadi Natta yang lama. Ini cukup membingungkan. Natta tidak tahu

. Dia memangku tangan Natta dan menggenggamnya dengan lembut. "Ta, sebena

a. "Natta mau menjadi jaksa atau pengacara," j

a memiliki sebuah ikatan bahwa telah

pun bisa terjadi di masa depan karena masa depan tidak bisa diprediksi. Dengan menjadi pengacara atau j

epala Natta. Natta kaget melihat air mata ibunya dan spontan mengusap pipi ibunya. "Ibu kenapa menangis? To

ari ibu hanya takut akan satu h

*

a dengan circle Natta maupun circle Hasbi yang saat ini bersatu untuk sementara karena akan menyiapkan acara camping bersama mereka. Sepanj

iaya untuk pengeluaran acara ini jadi mereka bebas membeli apa saja yang dibutuhkan. Natta tidak begitu terkejut karena keluarga Hasbi memang kaya raya, hanya

g dengan anggota sebanyak ini dan pengeluaran tanpa batas. Iya, kan? Jujur lo sama gue," ucap Doni yang terheran-heran karena angg

ang sama. "Gue juga yakin, sih! Muka-mukanya Hasbi itu muka-m

i lo serius kan, Bi? Soalnya takutnya setelah kita beli semua ini lo minta ganti rugi. Ya nggak mampu gue kalau misalkan disuruh ganti

udah ada itikad baik buat berbagi ke kita dengan tujuan untuk mengucap rasa syukur dia dan sama-sama berdoa untuk perlombaan dia di tingkat nasional. Niat dia kan udah

gan Natta sambil berucap, "Lo kenapa, Ta? Syok ya melihat kekayaan Hasbi yang sebesa

ma warisan dari orang tua tanpa berusaha. Dia punya harga diri yang tinggi sehingga dia pasti menawarkan sebuah inovasi dulu yang menghasilkan sehingga orang tuanya

banyak tentang dia dan keluarganya. "Lo ... tahu dari mana, Ta? Nggak ada orang yang

ergantian. "Itu benar? Gue kira Natta ngarang aja," ucap Indira

bi sendiri nggak tahu kalau dia alergi coklat. Aneh nggak, sih? Padahal Natta bilang dia benci banget sama Hasbi tapi kenyataannya dia yang paling banyak tahu soal Hasbi," ucap

r

mua orang akhirnya bungkam. "Gu

tanya Doni, mem

guk. "Natta b

ada Natta. "Dari mana lo tau segala inf

erada di meja ini tampak sangat penasaran. Khususnya Hasbi sen

u Tania dengan semangat karena tidak sabar untuk t

sangat jutek. Hingga Natta menyadari tatapan Hasbi,

ira adalah orang yang paling tidak setuju akan hubungan Natta dan Hasbi. Katanya, Hasbi memiliki banyak kekurangan yang tidak cocok atau layak di samping Natta

tta yang masih bisa diden

?" tanyany

nyum sembar

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hello Again, Husband!
Hello Again, Husband!
“Mengandung Adegan 21+ Natta terkejut saat memergoki suaminya, Hasbi, berselingkuh. Namun, saat menemukan jam misterius di dekat jembatan, hidupnya berubah drastis. Natta tiba-tiba terlempar kembali ke masa SMA mereka, dengan niat awal untuk membalas dendam. Namun, semakin Natta mengenal sisi lain dari Hasbi di masa lalu, dia mulai merasa terpesona dan jatuh cinta lagi. Natta menyadari bahwa ada banyak hal yang selama ini tersembunyi, termasuk kegelapan dan trauma yang Hasbi sembunyikan darinya selama bertahun-tahun. Dalam kebingungannya, Natta dihadapkan pada pertanyaan sulit. Apakah dia akan melanjutkan rencana balas dendamnya ataukah menyadari bahwa semuanya hanya kesalahpahaman? Dalam cerita ini, Natta harus menghadapi dilema antara cinta dan balas dendam. Dia harus menggali kebenaran yang terpendam dan menghadapi konsekuensi dari pilihan-pilihan yang dibuatnya. Bisakah Natta menemukan kebahagiaan dalam rumah tangganya? Follow me ig @hi.shenaaa”
1 Bab 1 Permulaan2 Bab 2 Ketiduran3 Bab 3 Cemburu4 Bab 4 Tersadar5 Bab 5 Terdiam6 Bab 6 Penasaran7 Bab 7 Lirikan8 Bab 8 Pandangan9 Bab 9 Kesempatan10 Bab 10 Tidak tertarik11 Bab 11 Mengangguk12 Bab 12 Memperhatikan13 Bab 13 Kebiasaan14 Bab 14 Bertanya-tanya15 Bab 15 Mengabadikan16 Bab 16 Terpaksa17 Bab 17 Tengah Malam18 Bab 18 Berselingkuh 19 Bab 19 Pelukan20 Bab 20 Canggung21 Bab 21 Khawatir22 Bab 22 Kangen23 Bab 23 Peduli24 Bab 24 Mencari angin25 Bab 25 Perasaan suka26 Bab 26 Pingsan27 Bab 27 Jatuh cinta28 Bab 28 Bingung29 Bab 29 Titah30 Bab 30 Telepon31 Bab 31 Lelah32 Bab 32 Gemetar33 Bab 33 Kejadian Semalam34 Bab 34 Kesal35 Bab 35 Mantan Suami 36 Bab 36 Antusias37 Bab 37 Having sex38 Bab 38 Malam bergairah 39 Bab 39 Tunangan 40 Bab 40 Merajuk41 Bab 41 Periksa42 Bab 42 Keputusan43 Bab 43 Berkecamuk44 Bab 44 Perjodohan45 Bab 45 Kebingungan46 Bab 46 Pernikahan47 Bab 47 Kecemasan48 Bab 48 Membuang pandangan49 Bab 49 Memperhatikan50 Bab 50 Benih cinta51 Bab 51 Kepribadian ganda52 Bab 52 Tangisan53 Bab 53 Membalas 54 Bab 54 Rintihan55 Bab 55 Anak angkat 56 Bab 56 Perjalanan waktu 57 Bab 57 Kebenaran 58 Bab 58 Dari masa depan 59 Bab 59 Kebohongan 60 Bab 60 Masa kini 61 Bab 61 Lintas dimensi 62 Bab 62 Kesadaran 63 Bab 63 Malam Panas 64 Bab 64 Kepergok 65 Bab 65 Sakit hati 66 Bab 66 Terkejut 67 Bab 67 Pertemuan keluarga68 Bab 68 Alasan 69 Bab 69 Bulir keringat 70 Bab 70 Fokus 71 Bab 71 Cinta menyakitkan 72 Bab 72 Jatuh cinta lagi 73 Bab 73 Seruan Suara 74 Bab 74 Meluluhkan hati 75 Bab 75 Kasar 76 Bab 76 Tidak nafsu makan77 Bab 77 Pertanyaan 78 Bab 78 Hang out 79 Bab 79 Mengedarkan pandangan 80 Bab 80 Seperti mimpi 81 Bab 81 Mimpi terdalam 82 Bab 82 Perjalanan waktu