beruntung banget!" seru Syifa
dan sedikit menjauhkan diri karena dek
Syifa yang begitu memuja Natta seolah kehidupan Natta begitu indah tanpa hambatan. Kalau saja Syifa tau apa y
ah dan yang menurut lo buruk, belum tentu bagi gue buruk," kata Natta seraya melirik ke arah Syif
i apa yang dilakukan Hasbi tidak merugikannya jadi ia biarkan saja. "Lo tau nggak Nat? Kalau ketika
gangguk.
harusn
Hasbi dengan dagunya. Kemudian Hasbi meng
gue itu ngerasa lo punya segudang rahasia yang nggak diketahui siapa pun dan cuma lo
seorang yang menyelidiki dirinya, maka akan semakin mudah untuk rahasianya terbongkar. Yang penti
tu tersenyum lebar sambil melambaikan tangannya. Seper
s itu tampan, meski tidak setampan Hasbi kalau menurut Natta. Di tengah perkumpulan mereka, Natt
," ucap
ihat Natta betul-betul bucin pada seseorang. Selama ini Natta adalah sosok yang dewasa, cuek, da
ak sakit?" t
tampak menampilkan ekspresi yang tidak bisa mereka
ilang apa?" tanya Ares y
is. "Kenapa lo gant
"Ini bukan Natta! Ayo cari N
spon konyol teman-teman Natta karena kali pertama mendengar kata-ka
alagi ekspresi yang dikeluarkan Natta begitu serius padahal
potongan melon di garpu itu. Kalau Hasbi setu
padanya atau sedang memiliki suasana hati yang tidak baik. Namun, saat Indira amati
ira memberikan minuman untuk Hasbi, pria itu langsung menerimanya dan hendak meneguknya. Spon
ndira karena merasa apa yang sud
uan, Nat," kata Doni yang
a, Natta menarik kerah Hasbi dengan kasa
tadi lagi. Warna airnya coklat, itu berarti ...
nya Yolanda, seketika dia merasa bersalah ka
ari mulutnya, yang malah semakin menantang Natta. Mendengar itu, Natta j
upa," kata Natta seolah memberikan amanah sekaligus cibiran pada Indira.
sedangkan Tania masih terdiam di tempat karena memilih menemani I
Gue masih heran sama Natta. Dia kayaknya tsundere ng
ang sengaja agar Natta cemas padanya. Sontak Doni menabok bag
ci sama gue," ucap Hasbi yang dari ta
sa semua temannya sudah berada di lapangan, Natta masuk kelas begitu saja tanpa tau ada Hasbi yang m
sbi. Sebab anak mereka, Yovi, tidak mungkin bisa terlahir sendiri. "Ganti baju a
hingga tubuh Natta berputar dan tepat menghadap Has
ingatan itu hanya tersimpan oleh Natta, tidak bagi Hasbi. Pria ini tidak tau apa-apa, bahkan tidak tau masa depannya mau jadi apa. Kalau Natta cerita bagaimana Hasbi sukses di masa depan, a
ab Natta tan
nar apatis,"
ia itu. "Orang yang apatis ini
bisa memikirkan alasan lo tiba-tiba benci dan nggak suka sama gue. Apa lo mendengarkan sesu
engenali Hasbi sebagai suaminya. Kalau diberikan kesempatan bertemu Hasbi versi dewasa yang telah berselingkuh, ada terlalu banyak pertanyaan yang i
a indikasi selingkuh ketika punya
ar, sepertinya alasan itu nggak cukup buat benci
n. "Tetap aja, gue nggak mau berteman deng
erti mengapa Natta menangis dan kata-kata atau perbuatan apa yang membuat Natta
udah seyakin itu soal pikirannya mengenai Hasbi. "Kalau gitu, gue nggak b
ke
ia sudah bertekad dikesempatan kali ini tidak akan membiarkan hatinya hancur oleh siapa pun. I
t. Wanita itu tampak memunculkan kepalanya di salah satu
ta pun terh
n Natta lalu digenggamnya. "Gue m
e hukum di sini? pikir Natta sebelum akhirnya
rubah. Lantas Natta membalas genggaman Indira. "Gue tau lo suka banget sama Hasbi, tapi saran gue kalau lo mulai tertarik sama seseorang lo harus mempelajari dasa
yak
saja jika temannya salah paham dan Natta bersedia dengan senang hati untuk memperbaiki a
ue ngerasa ada sesuatu," kata Indira
in dijelaskan itu rewel begini. "Ya udah. Terserah lo, deh. Yang penti
sbi. Pria itu juga terkejut saat melihat Natta habis dari toilet. Maka pertemuan pand
a Natta tak asing dengan punggung keduanya, tapi dia juga tidak ingin menyapa mereka karena mera
aku y
ifa," ja
/0/9210/coverbig.jpg?v=635725120b5e334dd24e213c953a9dc7&imageMogr2/format/webp)