saat yang bersamaan sebuah truk besar melintas begitu saja dan langsung men
lokasi, sedangkan truk yang bermuatan
yang berada disekitar berlar
dak sadarkan diri. Darah segar mengalir dari ke
g, lalu mengeluarkan pria itu dari sana. Dibaringkannya di atas tro
t nadi," ucap se
alam perjalanan, semoga tidak terlambat," ka
terdengar dari arah yang berlawanan, b
un dari mobil ambulance. Dua petugas lainnya segera menga
sada, rumah sakit yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Sa
*
ujar Jefry. Mobilnya terus melewati beka
apa
. Itu mobil Adr
n tidak jauh dari sana. Ayah keluar cepat disusul Jefry,
korban?" ta
t mana? Korban adalah
belum ada lima
di antarnya ke rumah sakit," gumam Jefry. Mereka memang sempat
alannya Jefry tahu ayah diserang perasaan takut luar biasa. Baru saja mer
*
Jefry sekarang. Rumah adik iparnya, Helsa. Dia mengumpu
ini pada Helsa, Jefry tak
pintu rumah, tangannya mula
beberapa saat Jefry menungg
bak Ana, asisten rumah t
na. Jefry mengangguk, lalu be
terus menuju pada seorang wani
ry mencoba untuk m
a mencari keberadaan seseorang, y
mas Adryan, y
emerah. Senyuman Helsa begitu tu
t mas ke ru
g sakit?"
vanila jatuh begitu saja, bahkan Jefry bel
pasih tercetak jelas pada wajah cantiknya. Helsa oleng
detak tak karuan. Mbak Ana membe
keluar dari kamarnya, dia
n belum sadarkan diri sampai se
menangis dalam dekapan Renata, perasaannya memang sudah tida
ngisannya meradang, Helsa menggenggam
g, kamu te
rang, tante ikut biar bis
yan akan baik-baik saja," tita Renat
ambilkan tas saya
ak bertenaga. Helsa begitu terpukul mendengar kabar kecelakaan yang dialami suami
ak Anis, sedangkan Jefry sudah bersama mobilnya. Mereka berangkat sec
n buat dia semakin sakit dengan air mata kamu
*
putrinya, sedangkan ayah sibuk menelpon beberapa kole
uga sadarkan diri. Kata dokter yang menanganinya, Adryan mengalam
h 'O' dibantu rumah sakit Mawar Medika, karena Adryan meng
si, surat pernyataan juga sudah di
Helsa mengambil langkah panjang menuju brankar, wanita i
h wajah yang terkena
ur sendiri. Kok sekarang ti
membuatnya kesal. Tapi senyumannya tetap dia be
yang. Kasihan kandung
n mengandung darah daging puteranya, tapi dia tetap me
saling bersahutan dengan isakan tangis kecil yang lolos dari mulutnya. Wanita itu tak henti m
disini mas," bisiknya. Ia men
n nggak mau lihat kamu sedih,"
n ruang untuk Helsa dan Adryan. Mungkin keda
kayak gini, nggak akan
ergi. Ingat Helsa, ingat semua
yang akan adzan, dia anak mas Adryan.
inya bahwa dia baik-baik saja, tapi air matanya sudah
mancarkan ketulusan hari ini terasa kaku dipandang. Hari i
nggak suka lihat Helsa sedih, kan? Tidurn
ah diketahui siapapun kecuali D
u udah sampai kabarin' bisa sangat berarti
/0/8794/coverbig.jpg?v=356ec5c24bfe2a83a3cd638460103b05&imageMogr2/format/webp)