icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

WINGLESS ANGEL

Bab 8 CIMAHI

Jumlah Kata:1424    |    Dirilis Pada: 14/10/2022

ak luntur sejak mendapat telepon dari Bunda. Dengan gaun berwarna merah marun ber

sa sambil melihat arlogi pada

sa. Wanita paruh baya itu mengajak menant

eritahu pada Adryan, karena Bunda

ng

gar. Bunda mengirim pesan bahwa dia sudah berada di lo

" sapa

Helsa mencium punggung tanga

berang

agi itu, karena kata Bunda, arisa

Fokusnya pada jalanan, kare

t, Bu

, tepat di sebuah restoran Nusantara itu arisan dilaksanakan. Helsa banyak tersenyu

an-teman arisan Bunda, menikmati makanan kh

likan Bunda minu

ri mobil, dan segera pergi ke minim

sore, mereka akan

*

etahui sedari tadi mengganggunya. Wanita setengah

selama

lam, dengan

iri. Maaf ini

beritahu bahwa putri anda yang bernama Helsa S

*

nya terlihat sembab. Seorang polisi memandangnya penuh iba. Bagaimana bisa wanita ham

, ia sama sekali

emberitahu bahwa ia sudah keluar

a kasi

elsa masuk ke minimarket, kemudian pergi begitu saja. Helsa menunggu lama disana, sampai dua jam ber

i ini. Mungkin ini tujuan utama Bunda mengajaknya k

yan

a. Dia sangat khawatir pada anaknya. Saat mendapati

sampai di Cimahi, Sayan

umah Mama. Helsa capek," adu

tapi sebelumnya kamu haru

kepolisian yang sudah membantu Helsa. Renata pun mendengar ka

Mereka disupiri Pak Anis⸺supir pribadi almarhum Papa Helsa. Renata memandang Helsa ya

Tepat pukul Sembilan malam, ia pulang ke apartemen dan tida

Helsa dengan mobil, didahului dengan jalanan sekitaran apartemen.

Renata tidak menjawab panggilannya. Mengubungi t

ng

san itu. Jantungnya berdebar kencang saat mendapati pesan dari Ib

an segera memutar balik arah mobil u

*

itu merapihkan ranjang agar anaknya bisa beristirahat dengan nyaman. Renata tidak ingin bertanya

berapa hari di rumah?" Terlihat

tu terserah kamu," sahut Renata, kemudian menghampiri

get. Udah mau panjan

nikah?" tanya Helsa, memandang wajah Ma

kekosongan itu dengan melanjutkan semua yang Papa kerjakan. H

k sama Helsa,"

ayang sama Helsa,

emuanya dari suami k

g .

ng

pintu utama terdengar. Renata melihat jam pada arlojinya, suda

Adryan. Tolong dibukai

a,

Padahal saat masih di mobil sudah Helsa k

am

icara pada suami kamu," tangkas Re

da kening anaknya, lalu beranjak

tau mungkin Helsa yang akan menemuinya. Pria itu masih mengenakan k

nata yang keluar dar

mencium punggung tangan Renata

salam," ba

sofa tunggal yang berseberangan dengan Adryan. Cukup lama merek

u saja tiba di rumah satu j

mu di Polsek Cimahi. Mama juga nggak tahu siapa y

matanya mendelik

k Cimahi seperti orang linglung," kata Renata lagi. Matanya berkaca-kaca

mu, Helsa bisa bahagia. Mama kecewa Adryan, Mama

ngar perkataan Ibu mertuanya bahwa Helsa berada di Cimahi s

g jauh semua itu setelah Helsa masih bisa mengata

hirnya, "ini semua diluar kendali Adrya

luru. "Kasih Adrya

hampiri menantunya dan menyentuh punda

*

nyum yang bercampur dengan kekhawatiran. Wanita hamil itu membuat semua seolah t

Helsa saat berada da

ncium surai hitam itu. Hujan kecu

cemas karena Helsa

apannya begitu sendu saat mengingat pe

lakukan sama kamu. Hubungan ini Mas dan kamu yang menjalaninya.

emeluk Adryan. Menangis dipelukan suaminya. Usaha un

ni. Kehamilan Helsa nggak seharusnya Mas Adryan

a hanya mau Mas Adryan mendapatka

hagia. Sama seperti Bunda, walaupun cara itu salah

gganggu keputusan dari hati Mas, sekali pu

pilihannya. Hati dan jiwanya sepenuhnya untuk Helsa. Segala kons

alah pusat d

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
WINGLESS ANGEL
WINGLESS ANGEL
“Meninggalkan Akmal adalah keputusan final yang dipilih Helsa. Namun kepergiannya tidak sendiri, Helsa membawa sebagian dari laki-laki itu. Adryan Van Brawijaya. Seorang dokter residen di Mawar Medika yang sedang mengambil spesialis Hematologi dan Onkolagi di salah satu universitas ternama di Jakarta. Pernikahan dadakan yang dilaksanakan bersama Helsa tidak membawa perasaan curiga oleh keluarganya. Sampai pada suatu hari, sebuah rahasia besar terkuak dalam pernikahan mereka. Helsa tengah mengandung anak dari mantan kekasihnya. Pernikahan yang seharusnya diawali dengan kebahagiaan berubah penuh air mata. Helsa diderah perasaan bersalah dan juga kebencian dari Ibu mertuanya.”