kenapa mau j
Mereka duduk bersama di balkon. Ada beberapa lembar roti, dua piring nasi goreng, dan
jawab Adryan. Tangannya dengan telaten menyis
gaji dokter
Mas ingin menjadi dokter seperti dijawaban tadi. Diluar sana, banyak orang yang su
taan Adryan. "Mas Adryan ini manusia a
ran malaikat? Malaikat ti
reka bisa tertawa, namun wanita tersebut mer
al kuliah Mas dari jam delapan pagi sampai siang, h
. Tak hentinya ia ter
nco dan juga anak sulungnya⸺Jefri Brawijaya. Pagi ini keduanya sarapan tanpa Bunda. Sejak pagi wan
Jefri, di sela
secangkir kopi. Padahal Aryan sudah melar
ah sudah bicara sam
bunda kamu itu keras
ri sendiri memang menaruh curiga pada pasangan baru itu, tapi apa
enar, apa pendapat ayah? Ehm, maksud Jef
isalkan dengan profesi kalian, Ayah tidak pernah menuntut kalian harus melanj
eluarga mereka. "Ayah nggak mau kejadian yang menimpah adikmu ter
ama Helsa. Dia adik perempuan Jef, bukan s
bisa duduk bersama. Coba hari ini kamu hubungi adik
*
dara, gue sama Aya
al hari ini ia akan menghabiskan waktu bersama istrinya. Adryan melihat Helsa yang menonton sambil merebahkan kepal
ecilnya tergerak untuk menemui Ayah dan juga
sa, "mau ikut ke Café Andara nggak
rtemen aja," jawab He
mbantu Helsa kembali duduk diatas karpet de
temu Ayah dan juga Ma
sendiri tidak bisa melihat Helsa disakiti
pa nunggu Mas disi
etelah melewati macetnya Ibu kota Jakarta, Adryan bersama mobilnya sampai di t
tangan pria itu. Ayah mempersilahkan anaknya
ah dua minggu ini kalian tida
" jawab Adrya
i duduk pada kursi yang
dryan mulai membuka pertanyaan inti ini, kenapa dia diundang kesini.
sebut masih belum membuka suara. Pria itu menghela na
hasa yang tidak membuat adiknya tersinggung. Mengingat pertemuan terakhir di r
a pelan. "Ken
n anak bungsunya. "Adryan, Ayah tahu ada
Bunda selalu mencari tahu t
terpejam membayangkan apa yang terjadi jika
cap Jefri menenangkan adiknya. "D
hirnya dokter muda itu mau membuka suara. Mimik waja
sa," ucapnya beber
sekarang." Sekali lagi, pernyataan itu membuat Ayah da
sendiri, untuk mencintai anak itu
e
meledak. Bola matanya bergerak gelisah, bersamaan de
sar wajahnya. Benar sudah kecurigaan Bundany
uatnya terkejut. Dari awal Ayah tahu tentang kejanggalan
elsa, nggak bisa. Kami sudah terikat
a siapa?" tanya Jef
yang menit yang lalu, tatapannya beralih pada Ayah. Pr
belumnya, mereka saling mencintai. Almarhum om Yuda tahu perasaan aku pada putrinya, dia memberi amanah
ng pertemuannya dengan Helsa merasuki ingatanny
ama pacarnya. Aku menaruh rasa egoku, aku bertekad unt
u, Helsa mengetahui dirinya hamil. Saat yang bersamaan dia memilih
mar Helsa hari itu, tapi dia menolak. Dia tidak mau aku bertanggung jaw
i istrinya. "Helsa adalah pilihan Adr
an mengusap surai hitam anak bungsunya. "Ayah bangga sama
k ayahnya begitu erat. Tuan Franco memberinya restu untuk me
agia terus, Yan
/0/8794/coverbig.jpg?v=356ec5c24bfe2a83a3cd638460103b05&imageMogr2/format/webp)