icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

My Devil Bodyguard

Bab 8 Jarum Jahit

Jumlah Kata:1794    |    Dirilis Pada: 02/10/2022

bih baik kalian cepat pergi. Bodyguard Vello sudah berjal

meninggalkan Vello begitu saja. Arabelle menarik napas panjang melihat Vello yang s

menyelipkan beberapa lembar tisu ke ta

a. Ia mengembuskan napas berat sebelum akhirnya ia mengambil totebag-nya yang sudah terjatuh di lantai. Diapitkan tote

masih saja lemah dan menjadi pihak

bawah hingga atas yang begitu kacau. Rambut yang berantakan, wajah yang dipenuhi cairan b

karena tak becus menjaga nona mudanya. "Siapa yang

an apa? Semua sudah terjadi! Dari mana saja kau? Sibuk berkencan, huh?

nya ketika pukulan Vello men

dua tangan Vello meremas jaket di dada Dexter. Ia terisak, menempelka

g semakin deras, luruh menjatuhi pipinya. Kemarahan ser

asakan tubuh sang nona muda

tahan selama ini. Ia tak pernah lagi menangis setiap kali mendapatkan perlakuan buru

mprioritaskan aku! Kau seharusnya tak berkencan

dilontarkan nona mudanya beberapa kali tadi, tetapi ia ta

Dexter kini semakin kaku merasakan kedua tangan gadis itu begitu erat memeluk pinggangnya. Ia mengumpat dalam

. Mendengar debaran jantung yang entah mengapa justru membuatnya tenang, serta tubuh Dexter y

annya meskipun sebenarnya ia sangat berat meninggalkan dada b

g bertemu. Untuk kali pertama, entah mengapa Vello merasa aman dengan sorot mata hijau kecok

ingga memperlihatkan sebagian pakaian dalamnya, Dexter dengan cepat melepas jaket dan mengenakannya pada Vello. M

aket ini justru membuatnya seperti berada dalam dekapan Dexter karena

n mereka." Dexter menatap Vello dengan keseriusan. Ia tak akan membi

ard-nya yang robek di bagian bawah dengan darah di sekitar kaus tersebut. Tanpa berpikir panjang, jemari

ongak dan menemukan wajah Dexter yang berubah mengeras marah, tetapi V

g pencopet ketika saya dalam perjal

seperti itu jelas bukan dari benda tajam." Dengan cepat Vell

-nya, Vello berujar, "Aku akan membawamu

gangguk dan mengikuti nona mudanya. Lagi pu

*

xter ketika Vello baru saja membukakan pintu ruangan

pernah lepas dari nona mudanya, seakan t

a beroda dekat bodyguard-nya. Tak lupa ia mengenakan sarung tangan steril dan duduk di kursi ya

?" Akhirnya pertanyaan itu terlontar sete

ntusias untuk mempraktikkannya," jawab Vello dengan

ya. "Saya bisa melaku

gukanku?" Suara V

hal tersebut kepadanya. Vello menunduk menyembunyikan senyumnya. Ia menarik napas dalam sebelum akhirnya ia m

muda menjadikannya subjek praktik. Bahkan ketika berhadapan denga

mengaitkan benang ke lubang jarum curved needle hingga akan memulai menjahit. Tanpa sadar Dexter turut men

menahan pergelangan tangan sang nona muda dan

kukannya sendiri," ujarnya dengan sua

beberapa kali karena tak percaya dengan perkataannya

embling!" tukas Dexter sarat

k perhatiannya pada luka di perut bodyguard-nya. Satu tusukan jarum berhasi

ng jarum jam dinding membuat Vello semakin gugup. Ia mend

tanda tanya besar karena wajah pria itu terlamp

ding dengan luka yang perna

embali meneruskan jahitannya. Jemarin

pandai b

jar untuk bercerita," lirik

ja yang bercerita? Saya

punya kisah menarik. Tak sepertimu yang

memulai menceritak

iembuskan gadis berkacamata itu yang menerpa luka j

a berempat. Mereka mulai menampar balik, menarik rambutku, mencengkeram lengan, merobek bajuku hingga menyiram wajahku dengan susu. Namun, sebelum mereka kembali menyiramku de

g nona muda. Suara itu lebih terdengar seperti seseoran

k mendapatkan respons suara sedikit pun da

melemparkan pertanyaan dengan wajah datar khasnya yang

anmu," gerutu Vello dengan suara kecil sambil mengoleskan kri

aikan tugasnya dengan memasang hypafix pada

uh hari lagi untuk

*

mobil yang dikendarai Dexter dan Vel

di samping Vello. Ia melirik sesaat pada pakaian berwarna h

ian untuk membelikan nona muda dan dirinya sendiri. Vello sepakat akan hal tersebut. Mereka tak ingin memancing se

sudah berdiri dengan berkacak pinggang di depan pintu utama mansion. Menat

Madre, bahkan teman seusiaku pulang hampir pagi dan orang tua mereka tak memp

pandangan pada Dexter yang berdiri di samping be

takan pulang larut karena berbelanja baju." Camilla mendesah l

. Sementara Dexter mengangguk hormat pada Camilla dan a

sudah memaka

Sungguh Nyonya tak perlu melakukan hal sebaik itu ter

negakkan kepalanya. Camilla mengusapnya lembut. "Kau bisa memanggilk

e Conti

a tinggalkan komentarmu ya. Segala info tentang

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
My Devil Bodyguard
My Devil Bodyguard
“Bagaimana jadinya jika bodyguard yang harusnya melindungimu, tetapi justru menjadi sumber bahaya bagimu? Dexter, seorang bodyguard yang harusnya melindungi Vello-seorang gadis yang menjadi korban bullying di kampus, tetapi Dexter justru menyeret Vello ke neraka. Vello tersiksa, tetapi sebanyak apa pun celah untuk menghindar, Vello justru tak ingin pergi dari neraka yang diciptakan oleh Dexter untuknya.”
1 Bab 1 Kampus2 Bab 2 Pistol3 Bab 3 Kepulangan Kakak4 Bab 4 Hari Pertama5 Bab 5 Siapa Dia 6 Bab 6 Pisau7 Bab 7 Wilfred Orville8 Bab 8 Jarum Jahit9 Bab 9 Bocah Kecil10 Bab 10 Rumah Duka11 Bab 11 Teman 12 Bab 12 Biarkan Aku13 Bab 13 Gelang14 Bab 14 Cuatro's15 Bab 15 Iblis16 Bab 16 Jemari17 Bab 17 Becca18 Bab 18 Ajari Aku19 Bab 19 Anjing20 Bab 20 Lupakan21 Bab 21 Valencia22 Bab 22 Jauhi Dia23 Bab 23 Kesal24 Bab 24 London25 Bab 25 Alasan26 Bab 26 Demam27 Bab 27 Kursi Mobil28 Bab 28 Restoran29 Bab 29 Whirlpool30 Bab 30 Mengalihkanku31 Bab 31 Rumah Danau32 Bab 32 Ruang Menonton33 Bab 33 New York34 Bab 34 Tak Bisa Lepas35 Bab 35 Pemakaman36 Bab 36 Bayi Laki-laki37 Bab 37 RV38 Bab 38 Pantai39 Bab 39 Mustahil40 Bab 40 Mata Hijau41 Bab 41 Tak Bisa Menerima42 Bab 42 Melepaskan43 Bab 43 Menyakitkan44 Bab 44 Yacht45 Bab 45 Jet Pribadi46 Bab 46 Oregon47 Bab 47 Ruang Rahasia48 Bab 48 Hasil Tes DNA49 Bab 49 Bisakah Aku 50 Bab 50 Hari Pernikahan51 Bab 51 MI552 Bab 52 Allan53 Bab 53 Shooting Range54 Bab 54 Shower55 Bab 55 Tembakan56 Bab 56 Aku Seorang Pembunuh57 Bab 57 Quinton58 Bab 58 Curiga59 Bab 59 Hutan Berdarah60 Bab 60 Rumah Darah61 Bab 61 Rumah Sakit62 Bab 62 Fakta, Lagi63 Bab 63 Fakta, Lagi dan Lagi64 Bab 64 Dalam Jet Pribadi65 Bab 65 Anting66 Bab 66 Menyelamatkanmu67 Bab 67 Pabrik68 Bab 68 Tak Bisa Kehilanganmu69 Bab 69 London70 Bab 70 My Devil Bodyguard71 Bab 71 EXTRA PART72 Bab 72 EXTRA PART II