icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kecanduan Manis: Istri Manja Tuan Wahid

Bab 10 Tidak Memenuhi Syarat untuk Pekerjaan

Jumlah Kata:621    |    Dirilis Pada: 21/10/2022

hu bahwa perusahaan sudah mencari penerjemah yang berbicara Bahasa Aven sej

n ini. Kita tidak bisa menerimanya," uc

berpengalaman, dia

garkanku?" bentak Soni

bisa menjadi Nyonya Wahid suatu hari nanti. Itulah sebabnya tidak

tap mematuhinya seperti anjing yang pe

elah diterima bekerja! Berbagai hal terlihat lebih cerah di mat

bergegas menuju vila m

ersantai di sofa ketika Rossa masuk. Dengan alis tera

rat. Ketika masih kecil, dia pernah melihat gelang giok itu di kotak perhiasan ibunya. Gelang itu d

i hatinya, Rossa bertan

dini berkata tanpa melihat Rossa, "Kamu sedang

aannya dan bertanya lagi,

ng rambut sampai ujung kaki sambil mencibir, "Kamu kurus

engetahui bahwa Laskar sehat walafiat, apakah Peter akan me

rbalik dan berniat untuk pulang. Saat dia keluar dari vila, sebuah

mengerti mengapa wanita itu berada di sana. Dengan raut wajah yang suram, dia berkata, "Jik

pa maksudmu? Kamu bilang padaku kamu akan mengembalikan semua

tapi aku tidak akan memberimu sepeser pun. Ba

tar. "Peter, kamu sudah berjanji padaku

kah caramu berbicara dengan ayahmu?" b

u lakukan?" tanya Rossa

cap Peter sambil berjalan melewatinya dan masuk ke rumah. Tiba-tiba, ketika berada beberapa langkah dari Rossa, di

tentang seberapa tidak tahu malu dan tercela ayahnya. Jika ingin mendapatkan

kemarahan dan kesuraman yang

esan yang mengatakan bahwa dirinya d

i bekerja besok?" tanya Rossa pada san

erjaan itu." Tanpa menunggu jawaban, orang

ambil tenggelam dalam pik

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kecanduan Manis: Istri Manja Tuan Wahid
Kecanduan Manis: Istri Manja Tuan Wahid
“Rossa hamil secara tidak sengaja setelah melakukan hubungan satu malam dengan seorang pria asing. Lebih buruk lagi, karena sebuah kesepakatan, dia dipaksa untuk menikahi pria yang telah bertunangan dengannya sejak kecil. Pernikahan mereka hanyalah sebuah transaksi bisnis. Namun, seperti yang ditakdirkan oleh takdir, lambat laun dia jatuh cinta pada pria ini. Menjelang persalinan, pria itu memberinya surat cerai, yang menghancurkan hatinya, dan akhirnya dia memilih untuk menerima kekalahan dalam permainan cinta ini. Tanpa diduga, jalan hidup mereka berpapasan lagi tak lama kemudian. Pria itu mengatakan bahwa dia selalu mencintainya, tetapi apakah Rossa bersedia untuk kembali kepadanya?”