icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jerat Cinta Dosen Killer

Bab 6 Amunisi Perang

Jumlah Kata:1229    |    Dirilis Pada: 26/09/2022

berkedip, terlalu takjub d

sih tidak memercayai pendengarannya. Sejak pertama kali melihatnya dia tahu kalau gadis ini ceroboh, serampangan, manja, asal, dan berantakan. D

at Bapak terdampar di

ran jam dunia, dia yakin kalau jam sepuluh pagi tidak termasuk pagi sekali. Gadis

il merusak moodnya karena pernyataan konyolnya yan

akan ini karena benar-benar tid

edang kuliah, dan aku tidak setua itu untu

kan berarti ingin dijodohkan dengan Anda.

kat. "Otakmu pasti ber

-baik saja.

luar biasanya kau membuat kes

ndak membalas, namun urung saat m

m membuatmu

beruntung Arum mau menemani." Daffin melirik Arum

g disiplin sekali. Ayah benar-benar berharap kamu mau belajar dari dia. Minggu ini ayah mengundangnya menjadi pembicara di salah satu seminar kamp

. Kenapa dia merasa

Ayah percaya padanya. Dia pasti bisa membantumu a

sen killer, dosen yang susah ditemui, sampai dosen yang katanya hanya muncul buat nunjuk b

anak mereka bukan dirinya. Arum menghentakkan kakinya kekanakan dan meninggalkan ked

nya bukan anak-anak lagi," kekeh laki-l

Dari nada dan juga perlakuan yang didapatkan Arum, dia bisa tahu kalau keluarga ini menyayanginya sepenuh

rpikir dia an

ng dia pikirkan. Ini membuatnya merasa bersalah. "Hanya sa

setelah tujuh tahun. Kampus tempatnya mengajar bukan kampus biasa, itu berarti bukan oran

Daffin dan Om harap Arum sendiri yang

udah membuat kue dan pudding di belakang. Meski Arum tidak terlalu

ya yang tidak gatal. "Ba

berkunjung." Ayah Aru

berkunjung ke sini,

andangannya menyapu interior rumah Arum dan langsung menyukainya. Arum dan ibunya teng

l tempat duduk

liah?" Bunda Arum bertanya saat mereka mulai me

, Ta

s-lulus juga?" celutuk Leon membuat Arum gatal ingin melempar adiknya, se

i singa, karena Leon secara pelapalan mirip dengan Lion, jadila

ukan Singa," den

nya cekatan menyendok puddin

iah?" tanya Daffin mengabaikan per

Belum tahu, rencananya

ah mau pecah cuma mikirin skripsi, ini segala mau bahas S2, sekalian aja es lilin juga d

n lihat pantai," ucapnya manja mengerjap-ngerj

g, tidak ada penawaran Arum," ancam

ncebikk

fin rencananya

eja. Arum meringis dan memungut sendoknya. What? Dosen gila itu mau

"Rencananya tiga

alonnya

sopan. "Tante dan

ahasiswa kesayangan Om yang kutu buku ini. Kalian tahu?

hkan sudah dibiayai ta

sendok yang dipegangnya pada Le

n," desi

gak s

danya dengan berbinar. "Bunda, Arum

k bisa antar, Leon

n ada janji sama t

aik tak

mereka tidak bisa

ta. "'Janjinya

di tunda pertemuannya." Ayah Arum merogo

n saja yang

in, namun laki-laki itu mengabaikannya. Membayangkan satu m

aknya halus sebelum orang tuanya bicar

n tidak me

lum senyum.

hannya hanya itu Arum, pergi dian

tu ruangan dengan Daffin, membayangkan mereka berdua berada dal

tiga sudah janji." Leon mulai

ata, siap mengibar

begitu Daffin a

idak punya pilihan. Baiklah, mari sia

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jerat Cinta Dosen Killer
Jerat Cinta Dosen Killer
“Arum mendapat julukan 'mahasiswa abadi' di kampusnya karena tidak kunjung lulus setelah 7 tahun kuliah. Hidupnya yang biasa-biasa saja mendadadak jungkir balik saat kampus menunjuk Daffin Narendra, seorang dosen muda yang terkenal dengan mulut pedasnya sebagai dosen pembimbingnya, dan jika dia menolak, surat DO terancam dilayangkan. Seolah belum cukup buruk, dunia perkampusan heboh saat Arum dan Daffin digosipkan terlibat skandal percintaan. Bisakah Arum dan Daffin melewatinya saat teror masa lalu mengancam keselamatan hidup mereka?”
1 Bab 1 Pertemuan Pertama2 Bab 2 Dosen Resek!3 Bab 3 Insiden Ponsel4 Bab 4 Tatapan Membunuh5 Bab 5 Tamu Tak Terduga6 Bab 6 Amunisi Perang7 Bab 7 Kuburan Berjalan 8 Bab 8 Apa Kamu Mencintainya 9 Bab 9 Horor Hidup 10 Bab 10 Hujan dan Ketakutannya 11 Bab 11 Stalker Ig 12 Bab 12 Hadiah dari Daffin 13 Bab 13 Penelepon Misterius 14 Bab 14 Arum dan Ketakutannya 15 Bab 15 Pelukan Menenangkan 16 Bab 16 Bioskop Horor 17 Bab 17 Surat Tanpa Nama18 Bab 18 Persiapan Pertunangan 19 Bab 19 Teror Dimulai 20 Bab 20 Undangan 21 Bab 21 Kenangan Menyakitkan 22 Bab 22 Dansa Pertama 23 Bab 23 Pertolongan Tak Terduga 24 Bab 24 Debat Kecil 25 Bab 25 Angin Sebelum Badai 26 Bab 26 Rumor Kampus 27 Bab 27 Gosip atau Fakta 28 Bab 28 Pengakuan 29 Bab 29 Percakapan Tengah Malam 30 Bab 30 Selamat Ulang Tahun 31 Bab 31 Tamu Tak Diundang 32 Bab 32 Hadiah Ulang Tahun 33 Bab 33 Penyamaran 34 Bab 34 Rencana35 Bab 35 Panik36 Bab 36 Ancaman 37 Bab 37 Tembakan 38 Bab 38 Menghilang