icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Meringkus Gairah

Meringkus Gairah

Penulis: Xii Zii
icon

Bab 1 Meremas dan Memeras

Jumlah Kata:1045    |    Dirilis Pada: 18/09/2022

lau aku yang terangsang?" Nada

coba mengelak, menari

gang meski kau menyentuh

b singkat, mulai menyesa

ruhan! Sentuh aku sep

bilang? Taruhan?"

eh terus dari tadi d

di itu buk

ma sepuluh menit, kau boleh menyentuh bagian mana saja di tubuhku. Kalau aku mulai mendesah, kau

rapa jam yang lalu. Semua berawal di hari sebelumnya,

*

YANG

sebahu, bertubuh kecil dengan dada besar yang bu

i, ke sini

menghampiri lelaki p

apa,

saja membuang-buang banyak wakt

g. Sebagai karyawan penyedia layanan jasa, Ryu telah mengajak gadis itu berkeliling melihat tempat t

rasa

pa jumlah yang berhasil kau jual untuk bulan

pi tampaknya dia

nuruti permintaan setiap pelanggan, maka kau tidak cocok untuk pekerjaan ini.

an dari manajernya, Ryu kembali k

membuat Anda

ali," bal

ntuk penyesalan, lalu mulai me

nya semua itu memerlukan uang muka untuk beberapa b

kerjalah dengan baik,"

an seksual dengan pemilik rumah? Jika Anda tidak bisa, maka jangan ha

k membantah dan hanya d

Anda masih tidak mau, aku punya kamar kosong di rumahku, apa kau mau tinggal di sana? Aku bahkan

iknya. Saat itu Ryu merasa telah menang, beranggapan klien s

Mohon maafkan sikap sombongku, jangan

kat wajah menatap tajam, menun

anku cuma satu-satunya cara untuk mendapatka

tu, karyawan dan juga klien

begitu," kil

ng di rumahnya asal bersedia berhubungan

am, pelanggan." Ryu mengelak sambil t

endaratkan sebuah tamparan keras di pi

ernah serius ingin menyewakan kamar itu pada siapa pun. Entah apa alasannya, tapi set

bertemu Momo di depan stasiun. Wanita itu hanya berdiri meli

hai," sa

n terakhir kali ..

egera menyela, "Benar juga, soal yang kemarin, ya? Mohon ma

r itu," la

at sulit dicari. Aku permisi dulu, ya." Ryu cengar-

n sesuatu yang disengaja. Di dalam kereta Ryu dan Momo bertemu lagi,

dak bisa lari lagi seperti sebelumnya. Untuk mengalihkan perhatian,

pintu kereta ditutup. Gerbong mulai sesak, orang yang berdiri d

enekan untuk beberapa saat. Ryu merasakannya, tapi pura-pur

u diam-diam mencuri pandang ke arah dada Momo, di antaranya tali tas pakai

akan gadis itu masih sama dengan kemarin. Tas be

...," batin Ryu

h Momo. "Ayo ke po

dinding gerbong, berdiri di hadapan wanit

Jadi, kau harusnya punya sesuatu untuk

tak menyenangkan, lalu menolakku atau mengatakan tak ada kamar yang tersedia, bahkan tanpa membiarkanku untuk melihat tempatnya dulu. Buruk

arnya aku tidak serius saat

arnya koso

dak bisa. Kamu kabu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka