icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Rahasia Inang-inang Internesyenel

Bab 8 Adu Intimidasi

Jumlah Kata:1098    |    Dirilis Pada: 09/08/2022

angpun, kecuali sebuah nampan berisi aneka makanan yang diletakkan di atas meja. Terdapat secarik pesan yang ditulis dengan rapih dengan tinta lipstik, seperti tulisan seorang wanita. "Makanlah, kam

yak koleksi min

a. Namun di sisi lain, apapun yang dikatakan wanita brengsek itu juga ada benarnya. Dia merasa sangat lapar sekali. Dia tidak tahu sudah berapa lama tidak makan. Seingat dirinya, sejak dirinya terbius kemarin, itulah makana

akan dia tempuh. Belum sempat dia mendapatkan suatu ide, telepon di atas meja nakas b

-kata, berkonsentrasi pada suara wanita itu, mencoba mengingat-ingat, kapan

isa menemanimu. Selain itu, aku harus memberikan sedikit pelajaran pada Lorna sialan pengasuh Jose. Dia sulit sekali di atur." Dimi tersenyum senang, ada perasaan

ra wanita itu. Entah mengapa, secara samar, wajah yang dia lihat di video seperti sangat familiar. Namun Dimi berani bersumpa

, agar terdengar mengerikan bagi wanita itu. Setidaknya, dia akan mencoba mengintimidasi

Sayangnya aku sudah terlanjur senang sama k

mengenal mereka, aku akan berikan sedikit infomasi, bahwa orang-orangku kebanyakan adalah

ekali tidak terdengar takut, justru seperti menggodanya

harus takut." J

telah terbunuh dan di mutilasi seperti hewan." Suara di seberang sana berhenti sejenak, menimbulkan efek dramatis. Dimi yang mendengar juga merasa kaget, tadinya dia ingin mengintimidasi wanita itu, sekarang justru dirinya yang merasa terintimidasi. Terba

asi seperti hewan' itu terdengar sangat bombastis, sehingga membuat banyak partnermu melepaskan saham mereka. Bursa perdagangan sedikit kacau tadi pagi. Namun sayangnya aku tidak bisa berbuat apa-apa." Wanita itu seperti sengaja mengulangi hedline di media mengen

mu bilang baru yang pertama, aku menunggu in

l telah membuat Dimi seperti ini. Namun dia mengurungkan niatnya, sebab saat inipun, sepertinya akses informasi ke luar suda

m tanpa bicara terlalu lama. Kalau Kamu butuh waktu untuk hal

iri. "Yang kedua..." Dimi menggantungkan ucapannya, masih berusaha untuk mengintimidasi. "Orang-orangku merupaka

yang dimutilasi yang dikenal dalam berita sebagai dirimu. Tetapi sayangnya, orangku sudah menukar DNA mayat tersebut dengan DNA asli milikmu. Apakah menurutmu cukup s

hanya akan membuat wanita itu menyadari, bahwa dirinya berada di atas angin dan mampu membuat Dimi berada dalam kontrol permainannya. Dimi tidak mau hal itu terjadi. Jadi dia han

Aku harus pergi sekarang. Jika kamu sangat merindukan aku, bersabarlah sampa

akkan telepon itu dengan hati-hati. Dimi sadar, itu adalah satu-satunya alat komunikasi yang ada di kam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rahasia Inang-inang Internesyenel
Rahasia Inang-inang Internesyenel
“Takdir membuat Kenes Kalyani yang awalnya merupakan seorang putri penjual es kelapa muda serta kudapan ringan di Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Indonesia, menjadi seorang istri milyuner super kaya, putra tunggal seorang billionaire pemilik jaringan hotel di beberapa negara. Kebaikan hati serta kepolosannya sebagai gadis dusun, akhirnya harus berubah menjadi dingin dan kejam setelah terjadi kecelakaan yang menimpa mertua serta neneknya. Selang beberapa bulan kemudian, suaminya dikabarkan meninggal dengan cara di mutilasi, sedangkan putra mereka satu-satunya diculik. Kondisi dari ulat, berubah menjadi kupu-kupu, lalu terhempas kembali menjadi perempuan miskin tanpa keluarga, membuat Kalya harus berjuang, menyamar sebagai Executive Courier International atau di tempat kelahirannya di Indonesia, orang menjulukinya Inang-inang Internesyenel. Sebagai seorang Executive Courier atau Inang-inang Internesyenel, Kalya mendapatkan akses untuk bisa keliling dunia, sekaligus berusaha untuk melacak keberadaan putranya. Selain itu, pendapatan dari seorang Inang-inang Intyernesyenel bisa membuatnya bertahan hidup sampai dia bisa merebut kembali apa yang telah dirampas dari dirinya dengan paksa. Pada akhirnya, Kalya telah berdamai dengan keadaan. Dia memutuskan untuk bangkit berdiri, menunjukkan kepada dunia, bahwa dia adalah wanita mandiri yang mampu berdiri tegar meskipun badai menerjang. Tidak ada lagi yang memberatkannya sejak Dimi meninggal. Satu-satunya kekuatan Kalya untuk bertahan selama ini, adalah Dimi. Namun sekarang, segala pertahanan tersebut runtuh bersama kepergian Dimi, satu-satunya pria yang paling mengerti dirinya dan mencintai Kalya dengan sepenuh hati tanpa syarat. Setidaknya, hal itulah yang diketahui oleh Kalya sampai detik ketika dia menyaksikan peti mati suaminya diturunkan perlahan ke liang lahat.”