icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

RUSAK

Bab 5 Murid Baru

Jumlah Kata:1512    |    Dirilis Pada: 24/07/2022

Tanyanya pada Fidel teman sekelas

atika,

n?" potong Stela, ia menatap

uk cengo. "Iya

rjain lagi." Stela me

ih lima ribu deh gimana?" tawar Stela

ngkat lalu mulai meng

engerjakan PR. Dulu Fidel adalah korban bullying yang pernah Stela tolong, tapi bukan berarti sekaran

ima ribunya?" tagih Fidel, r

ela sambil memb

ngsung gercep lo, ta

ong, dahi lo kenapa, Step? Kok dip

kuat, kalo anak lemah mah nggak bakal dapet luka kaya gini. Ini luka keberania

ya kembali fokus ke depan karena wali kelas

OW

melirik si murid baru itu. Karen

nalkan dirimu," ucap Bu Septi mempersilahkan. Murid baru it

bisa bertemu kalian, semoga kalian bisa menerima saya dengan baik teri

saya terima nikahnya dengan seperangkat alat solat dibayar tunai?" celetuk

entara Runika hanya mampu tersenyum melih

ka kamu berapa sampai m

ma, Bu.

jar dulu biar pinter," hardik Bu Septi tajam

dalan," nasihat Bu Septi ia tidak mau anak baru kali

kamu, Dirgan. Ingat yah, ibu tandain kamu." Bu Septi memberi tatapan sengitnya pad

tak terima teman-teman seke

ya jadi cowok

*

nik

te

engucapkan nama masing-masing. Mereka kini berada di

o udah mau jadi t

berteman jadi nggak usah lebay gitu lah," ka

lo?" kata Alden samb

g saking kagetnya, sedangkan Alden sendiri malah tertaw

antung, pulang-pulang udah beda alam kan gawat," keluh Stela, d

Alden pada Stela sambil

u, mau gue

rang. "Tau aja lo,

eplos Stela sambil menunjuk Alden, membuat

ulur tangan, Alden tersenyum

aru di kela

aru tad

hatinya bua

?" tanya Run

r Alden. "Si kampret

la namun ia malah menoyor

luh Stela, lukanya t

ya memeluk dan mengusap kepala Stela lemb

or seenak jidat lo," rajuk Stela ia meler

ambek, kan gue uda

em

ecil yah, gitu doang n

kek anak

u

enaruh beberapa makanan di meja, hal itu membuat kedua cow

anya, gue cuma beli mi

, soalnya minuman Alden buat gue

bir Alden menge

cinta," kata Yordan sambil bertopang dagu memandang Stela. Runika saja

gsung membuat ger

rik aja," sunggut

nti kek pop mie atau nggak bakso gitu yang mahal

m MCD sekalian," ceplos Alden nadanya terkesan tak terima. Sementara Stela bertepuk tangan

p Alden sirik ia sadar tak sekaya Al

nggak usah ngarep balikan dengan modal traktir

doyan cilok," ce

rin Stela

sambil mendor

balikan sama dia? Nggak akan gue izinin!" tegas Alden, ia tau seterluka apa St

tur," cib

tak terima.

berdua, dengan santai ia memakan cilok dengan Run

*

an gue nggak pernah punya temen cowok. Gue iri sama lo," kata Runika dengan wajah many

temen lo juga kok. Tenang aja, berteman sama mereka mah bakal kenyang tanp

u deh kalo main terus sama mereka. Eh, tapi gue

ah, Run. T

eliin lo cilok mantan lo

mang k

cuma mau t

an na

a gue namanya siapa? Gue lu

ld

h minjem hp lo, nggak?" tanya Runika t

at

injem aj

dilakukan Runika Stela pun tak mengerti yang penting Runika tak berb

eseorang dari arah

bil melambaikan tangan s

udah dijemput nih sama Mama.

otak-atik orang lain, tapi ia hanya tak enak dengan Runika apalagi ini

ri kecil ke arah Mamanya. Stela terus m

elum ibu dan anak itu masuk ke dalam mobil. Ia iri sekali, bahkan ia ditanya apakah ia baik-baik

yah? Udah lama nih si merah nggak ngeboncengin

gnya sama gue, dia mah najis

ah janji sama dia." Sebenarnya Stela mau-mau aja pulang

yaud

nes," cibir Ald

kan lidahnya ke arah Yordan lalu pergi begitu saja. Mereka ini su

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka