icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pesona Wanita Pilihan CEO

Bab 3 Tantangan dari Maria

Jumlah Kata:1234    |    Dirilis Pada: 19/07/2022

eletukan dari Michael Johnson barusan memberikan dampa

pu mempertahankan sikap profesional saat terl

n itu mengepalkan kedua tangannya di saku celana dan tak

h menjadi tajam, dingin, dan mengisyaratkan peperangan. Diikuti baga

pertinya anak-anak selalu memiliki pilihan sendiri t

tusan ini. Bagaimanapun juga usia William dan Stefanie sudah pantas untuk

li putri semata wayangnya sempat mengatakan secara lang

yang akan membuat gosip di sana sini bila ada sesuatu di antara me

pal George mengan

mbang diikuti ucapan yang membuat suasan

edatangan kal

ngan janta

ingku adalah pria yang akan menghadapi rinta

azi menuliskan sebuah berita jika Wil

aku baik-b

iam menggeram kesal. Pasalnya, sampai malam datang, nomor w

iri makan malam itu pun masih tak bergeming dari atas ranjang.

nsel di tangannya. Seolah saat ini benda itu i

k suka, ia pun segera bangkit. Meraih kunci mobil k

i privasi oleh Michael, William bisa meliha

a salah satu di antara mereka tak melihat kedatangannya. Tak ingin menjadi

mbut oleh pelayan dengan ramah. Pasti ini salah sat

i, T

s berjalan mengikuti arahan pelayan yang membawan

dapan William. Dalam sekejap pintu itu dibuka dan

a satu per satu tanpa terkecuali. Termasuk seorang gadis yang dudu

tempat duduk yang lain dan mengisyaratkan putran

ongnya di sana tanpa sepatah kata apa pu

dis pemilik nama Stefanie Aurora F

tak ramah, William menyembunyikan ta

ab William dingin dan datar. Namun, dasarnya gadi

e lirih. "Sebentar lagi, aku akan membuktika

l yang diberikan sang ibu membuatnya geram. Namun, ia tak bisa b

rikan tangannya ke bawah meja. Ia menyeringai tipis

spontan di pipi William. Tak ada penolakan membuat dirinya tersenyum kemenangan dan b

saling berbicara dengan isyarat mata

rtata rapi di atas meja. Berkali-kali Michael memberikan isyarat

bicara demi mengendalikan emosi. Berbeda dengan Stefanie yang aktif men

addy, Fanie," ucap Michael tanpa s

ng. Seolah tanpa cinta, ia bisa memikat Will

kau yang menang," batin Stefanie

pat. Apalagi saat dengan terang-terangan Michae

am tanpa basa-basi. Setelah mengucapkan i

biruan itu merogoh ponsel dalam saku jas. Mengh

sai mengerjakan tumpukan dokumen yang diperlukan untuk rapat anggota dewan. Berbe

ngapa kau mengerjakan semua hari ini?" tanya Kate dengan bibir men

erikut mematikan layar komputer yang digunakan untuk bekerja. Setelah semua sel

bih baik cepat diselesaikan daripada

ia. Come on, aku butuh bertemu kasur dan guling untuk memulihkan ke

ku, OK." Maria beranjak, tapi langsung diceg

rlalu berbahaya untukmu, Maria. Jangan bercanda!" Ucapa

tak menyenangkan terjadi padanya tiga bulan lalu. Dan beruntung waktu itu, Kate

etiap lembur, OK?" Maria menepuk pung

in, selain angguka

ang," ajak Ma

menahan lengan sahabatnya,

ir untuk memiliki seo

ambu

bab se

sudah menarik bibirnya. Dan kini ia menyatu

e

antungnya terpacu cepat diik

hubungan kita, Maria. Jadi, aku berpikir untuk segera menikahimu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pesona Wanita Pilihan CEO
Pesona Wanita Pilihan CEO
“Harap bijak memilih bacaan! Mengandung adegan dewasa 21+ "Kau harus mempersiapkan diri menikahi putri dari Mr. Franklin, William," ucap Michael tegas dan tak mau dibantah. Bahkan pria itu mengeluarkan tatapan tajam pada putranya yang menjadi CEO di Johnson Corporation sebagai penggantinya. "Aku tidak mau," tolak William tanpa berpikir lama. "Dan kau pikir kau bisa menolak?" Michael menyeringai. "Aku sudah merancang pertemuan malam ini untuk mempertemukan kalian dan membicarakan pertunangan secepatnya. Jadi, kuharap kau tidak banyak bertingkah." William yang baru saja menyelesaikan sarapannya seketika bangkit. Tanpa membalikkan badan, pria itu mengucapkan satu kalimat yang membuat sang ayah semakin marah besar. "Berani-beraninya kau membantah keputusan Daddy, William!" seru Michael yang mengepalkan tangannya di atas meja. "Apa kau tidak tahu kalau Daddy bisa mencabut semua yang kau miliki saat ini jika kau menolak keinginanku, hah?" Langkah William terhenti. Tanpa membalikkan badan ia lanjut berkata, "terserah apa yang akan Daddy lakukan. Dan perlu Daddy ingat, sampai kapan pun aku tak ingin jadi boneka seperti yang dialami Jeremy." "Kau-" "Dan satu lagi ...." William memotong ucapan Michael dengan cepat. "... kalau Daddy menginginkan wanita itu menjadi bagian keluarga ini, Daddy bisa menikahinya." Mampukah William mempertahankan keputusannya untuk keluar dari Keluarga Besar Johnson dan memilih pergi bersama kekasihnya?”