icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Hati Lunara

Bab 9 Kedelapan

Jumlah Kata:1013    |    Dirilis Pada: 01/07/2022

hmmm

sahabatnya Luna. Tentu senandung yang ia nyanyikan hanya alunan

a sedang berjalan juga dari arah yang berlawanan dengan dirinya. Tanpa pikir panjang Vani langs

h dateng belum?" tany

a Vani cegat itu tampak kompak terangkat dengan satu geraka

erlena menanggapi jawaban tak ter

endiri dengan menarik dan menghela nafas sedalam – dalamnya. Setelah

– t

ngg

enjumpai Luna yang tiba – tiba berada di

dan menabrak siswa laki – laki tadi yang baru saja k

ang mendadak menubruknya, salah satu g

nal sekarang nabrak gue. Tuh pecah tuh

ki – la

embantu Vani berdi

sengaja kok. Dia kaget

ttt.

bibir Luna beserta desisannya cuk

Ya, Juan yang kemarin Luna temui di

hnya yang terasa mendidih sekarang. Melihat Vani me

idak mengartikan sebuah kebahagiaan sedikitpun di

...." Bu

desis persis seperti yang V

dengerin hal gak

a. Vani yang masih kesal tentu saja tidak ikhlas sedikitpun membiarkan Jua

ngg

ng kedua

lat lab di tangan Juan sudah berakhir pe

e!" bentak Juan yan

yum sinis d

ping, nih deh gue tarik lagi" jawabnya sambil memposisik

an Vani sudah ditarik Juan

ggung jawab, loe yang mecahin semua

mana?" balas Vani de

rhadapan dekat, baik Vani mau

kin dingin mencekam, Luna melerai

ya terus kita ganti rugi bareng bareng, gue bantu juga deh hehe

gak salah kali!" kata Vani menjawab

nggung jawab, karna semua i

tadi terucap mulus dari bibir Juan. Setelahnya, gaya marah sant

u aja yaa loe tuh udah bikin har

Luna kelinglungan sendiri

ngar menegur dan menghentikan pert

BK, kenapa pas

Tuk

al dari ketukan sepatu pantopel hitam

u sampai, mata Bu Ambar menan

atas ini?" tanyanya sambil men

IA

an Vani yang saling melempar pertanggung jawaba

in ya!" kata Vani d

hh dan jangan lupa juga habis itu loe nyandung k

terdiam sambil berpi

ab kan loe" K

engah mereka hanya mem

u Ambar, kini i

ang mendengar namanya dis

awab, siapa yang

i Luna, sekarang ia merasa terintimida

t mata Juan dan Vani yang tampak

Bu Ambar yang j

nit K

atas nama Juan, Luna dan Vani tampak berdiri tega

ah menjalankan hukuman atas kejadian tadi p

nggak!" Ucap Vani tiba – tiba y

gak penting dan gak guna sama loe. Cu

brol. Mau saya tambah hukuman kalia

ta

mbar sudah pergi, tapi kenapa suaranya

ik heran ke arah Luna yang ter

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Hati Lunara
Hati Lunara
“Cerita ini berisikan kisah beberapa hati dengan setiap ceritanya Hati antara Ayah Bunda Antara antar saudara Antara antar sahabat Hingga antara sepasang kekasih Yang cukup rumit namun berkesan Diisi dengan kisah cinta segitia yang berbeda. Kisah cinta dimana ketiga tokoh yang berperan saling berkorban dan menunjukkan cinta sejati sesungguhnya dari hati mereka masing – masing. Sebuah kisah dengan jenis cerita romansa tidak selalu menawarkan kisah pertemuan, perjalanan, atau perjuangan dua orang asing untuk bersatu sebagai kekasih Romansa itu milik siapapun dan kisah apapun tentang rasa kasih, sayang, dan cinta Keluarga... sahabat... bahkan diri sendiri adalah bagian dari kisah romansa hidup pada setiap orang tanpa terkecuali. Begitupun juga sebuah kisah yang ada di dalam kehidupan milik seorang gadis bernama Lunara Ustman, atau yang kerap disapa Luna. Kisah bagaimana garis hidupnya yang mendadak membawa ia dalam suatu perjuangan menggapai sebuah filosofi emosi bernama cinta, untuk hati yang selalu menangisi lingkaran rindu tak berujung di masa kecilnya kepada Ayah Bunda. Termasuk kerikil – kerikil kecil yang menghampar di sepanjang perjalanan hidupnya yang terkadang juga cukup membuatnya meringis apabila terinjak apalagi tersandung. Tapi seperti sehelai daun yang jatuh ke atas permukaan air, Luna membiarkan dirinya bersama arus yang terus mengalir sambil berusaha agar ia tidak sampai tenggelam saja, maka Luna akan selalu memliki kekuatan untuk bertahan. Karena Tuhan pun pastinya tidak akan membiarkan hatinya berlayar dan terluka terlalu lama. Akan ada masanya ia pun menepi... meraih jatah kebahagiaan dalam garis hidupnya. Persis pelangi setelah badai. Dan Luna meyakini hal itu... Selalu... Sebagaimana puisi yang menyimpan banyak makna dari setiap rangkaian kata Begitu juga hidup yang menyimpan banyak rahasia dari setiap rangkaian peristiwa”
1 Bab 1 PROLOG2 Bab 2 Pertama3 Bab 3 Kedua4 Bab 4 Ketiga5 Bab 5 Keempat6 Bab 6 Kelima7 Bab 7 Keenam8 Bab 8 Ketujuh9 Bab 9 Kedelapan10 Bab 10 Kesembilan 11 Bab 11 Kesepuluh12 Bab 12 Kesebelas13 Bab 13 Kedua belas14 Bab 14 Ketiga belas15 Bab 15 Keempat belas16 Bab 16 Kelima belas17 Bab 17 Keenam belas18 Bab 18 Ketujuh belas19 Bab 19 Kedelapan belas20 Bab 20 Kesembilan belas21 Bab 21 Kedua puluh