icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dua Sisi

Bab 3 Pemuda Kota vs Suku Anak Dalam.

Jumlah Kata:2668    |    Dirilis Pada: 24/06/2022

, country girl? Kamu mau membakar ru

hukkk u

a. Melihat kedatangan Revan, Embun yang sedang berjongkok sambil mengipasi ikan panggangnya buru

aya memasak ikan yang ada di dalam kotak pendingin eh le

dengan suara-suara keras dan bentakan Revan yang terus saja memaki-makinya. Penampilan baru bang

a. Dasar orang hutan! Makanya kalau nggak tahu i

ya. Bisa gila dia lama-lama kalau terus saja menghadapi tingkah absurd gadis udik ini. Biar saja istri primitifnya ini tinggal di rumah ini bersama dengan

a-saya nggak berani membangunkan

Dia merasa serba salah. Kalau dia diam saja tidak melakukan apa-apa, dia takut dianggap pemalas. Tapi kalau dia bekerja ya b

untuk memadamkan api, Embun buru-buru mengambil piring yang memang telah ia siapkan sebagai wadah untuk menaruh ikan yang suda

melihat apa yang telah dilakukan oleh istri primitifnya itu di kamar mandi. Embun merendam seluruh baju kotor mer

nyaris membuat tangan Embun te

ni? Tak da jeda pun seharian i

ra pada tumpukan abu bakar hingga padam. Barulah dia berdiri dan bergegas menghampiri Revan yang sed

tubuh yang lelah. Bukan untuk merendam cucian kotor. Paham kamu?" Revan meremas rambut

tu tidak terbatas! Saya bahkan sudah tidak tahu lagi harus melakuka

yang ada dalam rendaman dan melemparkannya begitu saja ke wajah E

i menyentuh apalagi mencuci pakaian-pakaian saya. Biar Bik Popon saja yang mencucinya seperti biasanya. Mengerti? Sekarang beres

sudah mencapai ubun-ubunnya. Tanpa banyak bicara lagi Emb

lebih beretika dan manusiawi. Tidak seperti kita yang primitif. Tetapi yang Embun lihat, mereka bahkan

======

ekali ya, Yah? Manis, gurih dan masih ada bau asap-asapnya ju

l masakan Embun. Dia memang sengaja memuji-muji Embun separuh bangga karena memang masakannya enak,

rcak karena air kotor bekas mengepel lantai. Keadaan menantunya malah lebih parah lagi. Wajah, rambut dan pakaiannya basah semua. Sewaktu Gayatri menanyakannya, Embun hanya mengatakan kalau ia terpeleset di kamar

ompor gas aja ya, sayang? Tadi sudah bisa menggunakannya kan? Terus kal

tadi dia sibuk melayani Revan sampai makanannya sendiri saja sendiri masih penuh. Mengambilkan nasi, lauk pauk dan juga mengisi gelas dengan air putih yang telah habis. Gadis ini walau berasal dari daera

yakan padamu. Tetapi Ayah harap

alam dan piring-piring kotor telah dibawa ke dapur oleh Bik Asih dan Bik Popon. Gilang memang sengaja menahan Embun sebent

ewa itu

duduk di meja makan itu seketika tahu bahwa nama yang dis

jujur jawabnya. Mertua kan bisa dikategorikan s

dibalik kata-kata pedas Revan sebenarnya tersirat keingintahuan yang kental di sana.

a itu kek

t mendengar jawaban selugas dan sejujur itu. Menantunya memang beda. Ber

ana mungkin masih berani menga

Bayangkan, istinya mengakui punya seorang kekasih d

sebagai seorang Asisten Rumah Tangga

embuat suasana senyap seketika sebelum

akui bagian dari keluargamu sendiri Revan Aditama Perkasa? Ibu malu meliha

ata membara. Putranya ini mema

minta m

a sama Ibu? Minta maafnya

nta maaf pada Embun dari seberang meja.

hubungan antara Embun dengan Anak Dewa ini? Karena setelah menden

ntunya. Embun terdiam sejenak. Ia seperti mulai berus

kandung bepak dan ind

butan induk? Memangnya ibumu itu hewan

h. Itu adalah panggilan kebiasaan bukan suatu penghinaan," pungkas Embun.

Dewa bekerja paruh waktu di kota untuk membiayai kuliahnya sendiri. Setelah Anak Dewa sukses dan mempunyai kebun sawit sendiri, dia mengataka

orilokal, maka Orang Rimba menganggap hubungan endogami atau keluarga inti yang di dalamnya mencakup saudara seper

mpunyai pertalian darah sedikit pun, tetap saja

nggung, setelah terlebih dulu disidang oleh Menti. Yaitu orang yang bertugas untuk menyidang para p

i ke Bukit Dua Belas kecuali bepaknya ata

a berniat menikahi saya di sana walau tanpa persetujuan ayah kami. Karena menurut Anak Dewa saat ini sa

an bepaknya dan semua kerabat kesukuannya, diam-diam sebenarnya Embun tetap menjalin komun

. Embun takut Anak Dewa akan mengamuk saat dia tahu kalau dia sekarang sudah menjadi istri orang. De

embali ke kampung dan men

a mengetahui tentang kisah Anak Dewa. Gilang menar

as sampai ke bukit Tiga Puluh untuk mencarimu. Bapak kepala desa tidak berani mengatakan kalau kamu saat ini

dalam tidak boleh menyebutkan nama asli. Nama panggilan di rimba dan di lu

ayo De

pakah orang ini yang kamu sebut-

ewa bahkan sedang memeluknya. Photo itu diambil dua bulan lalu oleh sah

sakiti di sini. Ayah kenal dengan Anak Dewa? Boleh Embun meminjam telepon kecil Ayah?" Embun begitu gembira saat men

arang masuk ke kamar. Ada yang in

rai padanya karena ingin bersama dengan mantan kekasihnya. Ya Mantan! Karena setelah mereka berdua menikah, itu artinya wanita a

kan Allah mengancamnya dengan tidak memberikan surga pada wanita yang meminta cera

ang istri yang mudah meminta cerai kepada suaminya hanya karen

i yang dengan mudah meminta cerai kepada suaminya dikhawatirkan tida

ampak pucat dan sedikit ketakutan. Takut

h Abang itu senang sangat menzholimi saya. Nengejek saya bahkan

juga mendapat jawabannya. Revan yang sedari tadi

nyakan mikir." Revan kemudian berdiri. Ia membuka sisi lemari dan mengelurkan satu kaus oblong berwarna hi

mah ya, country girl? Jangan mulai membakar apapun la

======

angunan apartemen yang baru saja ia menangkan tende

ender sama perusahaan kompetitor gue. Makanya gue butuh pelampiasan. Gue minjem

torin apartement gue. Lo mau cewek yang mana? Gue nggak pernah ONS

lnya. Lo tolongin atur supaya ntar satu jam lagi gu

u gue pake tapi nggak jadi karena tetiba nggak napsu gue. Inget cuma sekali ini aja

tu jam lagi gue ke apartemen lo

ijik gue denger

umpah jijik karena

a janjinya untuk menelepon cewek ONS untuk Bara. Dan Revan ti

======

ntuk ngisi kulkas Revan dulu ya, Nak. Tiga la

a tunggalnya untuk melihat stock makanan di lemari es putranya. Ia jugalah yang selalu mengisi makanan maupun buah-buahan yang sehat untuk pu

s tidur Bang Revan aja. Tanggung Bu," sahut Embun sam

namanya sprei sayan

penuh kesabaran ia selalu membimbing menantunya

erus saja berbenah ini dan itu, sehingga

kl

Kamu ini pesan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dua Sisi
Dua Sisi
“Revan Aditama Perkasa-- CEO ADITAMA Group, sudah tidak berhasrat lagi untuk menikah. Ia merasa tidak pernah beruntung dalam hubungan asmara. Mulai dari jatuh cinta pada gurunya sendiri, bertunangan dengan orang yang salah, sampai akhirnya jatuh cinta pada pacar orang, menjadikan Revan apatis terhadap yang namanya pernikahan. Hingga suatu hari, ayahnya memintanya untuk menikahi seorang wanita yang tidak biasa. Dia adalah wanita dari Suku Anak Dalam. Suku yang paling terkebelakang negri ini. "Bagaimana mungkin Saya seorang CEO Aditama Group yang mewakili segala hal yang modern dan intelektual, beristrikan seorang wanita paling primitif dinegeri ini?" -Revan Aditama Perkasa.”
1 Bab 1 Awal Mula Pertemuan.2 Bab 2 Pernikahan Kilat.3 Bab 3 Pemuda Kota vs Suku Anak Dalam.4 Bab 4 Dalam Bahaya.5 Bab 5 Perkenalan.6 Bab 6 Anak Dewa alias Rangkayo Depati.7 Bab 7 Bertemu Orang Baik.8 Bab 8 Semesta Berbicara.9 Bab 9 Salah Paham10 Bab 10 Serba Salah.11 Bab 11 Kuncup Cinta Mulai Mekar.12 Bab 12 Curiga 13 Bab 13 Rencana Jahat14 Bab 14 Balas Dendam.15 Bab 15 Mulai Terungkap.16 Bab 16 Jangan Main-Main Denganku.17 Bab 17 Pimchanok 18 Bab 18 Makin Cinta.19 Bab 19 Aksi Pertama.20 Bab 20 Awal Bencana.21 Bab 21 21. Suami Tidak Berguna22 Bab 22 Kedatangan Anak Dewa.23 Bab 23 Dusta Putih.24 Bab 24 Balas Dendam Termanis.25 Bab 25 Samar Bayangan.26 Bab 26 Cemburu Buta.27 Bab 27 Kebenaran Yang Terkuak.28 Bab 28 Curiga.29 Bab 29 Anakku, Embun Pagi.30 Bab 30 Perseteruan Mertua Menantu.31 Bab 31 Dalam Bahaya!32 Bab 32 Pengorbanan Seorang Bapak.33 Bab 33 Sadarnya Albert.34 Bab 34 Selamanya Cinta.35 Bab 35 Modus.36 Bab 36 Cemburu Menguras Hati.37 Bab 37 Hamil 38 Bab 38 Salah Paham.39 Bab 39 Berdamai.40 Bab 40 Kemunculan Pangeran.41 Bab 41 Haruskah Berpisah 42 Bab 42 Pulang Ke Kerajaan.43 Bab 43 Khawatir.44 Bab 44 Rindu Dendam.45 Bab 45 Kembali Bersama.46 Bab 46 Extra Part.