icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Pocong Itu Bapakku

Pocong Itu Bapakku

icon

Bab 1 Di keroyok Warga

Jumlah Kata:1041    |    Dirilis Pada: 17/06/2022

mil

POCONG

ar

R.D.L

g ...

gal! tolong ... mo

seketika membuat jiwa-jiwa yang sedang te

berlarian ke arah suara, sebagian mengejar

banyak yang terjaga karena tadarusan

ncang, serentak dengan suara

k karena jarak dengan warga yang mengejar memaka

uk

ahan warga. Lelaki berbaju hitam itu te

itu berusaha bangkit meski dengan luka da

rikan diri meski terpincang dan d

berlari lintang pukang ke sembarang arah. Mencoba menghi

na!" teriak salah seorang

noh! di sono!" sa

ai! maling m

t mendengar teriakan dan derap ka

injak kepala lima itu berusaha menyembunyikan diri di sela

pas yang satu-satu. Dibawah langit malam yang tia

itu, lelaki tua itu memega

anku, bantulah aku agar bi

ak dalam perut Istri nya yang sedang mengandung sembila

hat Si Bapak yang berjongkok sembari memeluk kakinya

g menghajarnya tanpa ampun. Sekitar dua puluhan lebi

i tendang, di tonjok, dan yang membuatnya tersungkur tak berdaya saat k

ar. Darah keluar dari hidung, mulut, juga k

ur

asakan tubuhnya di siram c

biar t

al memang haru

l

nas yang merayap menyusuri tubuhnya saat api m

rga yang merasa menang dengan kematian seorang begal t

gan cara yang sangat menyiksa

*

gelus perutnya. Menatap sendu anaknya

ruh baya berumur empat puluh lima tahun itu, menatap resah

ah Firman sebentar," sahut

duduknya dengan susah payah. Perut besar

langkah masuk. Perutnya sudah mula

terasa merdu dan menyejukkan

ya, Indah, begitu fasih mengumandangkan b

ucapnya bangga. Ia kem

i, Ibu Kartini tak berpuasa. Ia yang sedang men

a ke arah dapur. Mengangkat tudun

tongan singkong rebus. Ya, hany

rapa hari ini. Beruntung, ia rajin mena

tu warisan kedua orang tuanya seb

dan lauk pauk tak tersedia

jatuh di ujung mata. Memikirkan na

minum-minuman keras dan berjudi. Setiap

an takut menggunakan uangnya. Ia lebih memilih

k ada kabar ataupun sebuah pesan, ia kembali resah. Meskipun suaminya

itu uang yang Ibu simpan buat pegangan a

emang ga ada uang, Ibu minta tolong Mbok Timah, dukun beranak di

nya. Malam ini Kartini melihat suaminya berb

luk tubuh kurus suaminya

nya mengelus pucuk

, Buk. Bapak sayang Ibu," satu ke

ru kendaraan roda dua terdengar

nar kepergian suaminya hingga

a napasnya sesak. Rasa khawa

n lembut di lengannya

balik dan melihat senyum

ah lihat dari ta

pakmu, Nak, dari semalam

..

tuk berbicara, saat mendengar

e arah depan rumahnya, di mana sudah banyak ora

rgejolak. Apa terjadi ses

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka