icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Istana di gemparkan

Bab 5 aluna

Jumlah Kata:1189    |    Dirilis Pada: 12/06/2022

m

ingnya. Sejenak otaknya berfikir. Mengusap wajahnya, ia p

sampingnya, ia pun langsung menoleh da

ih tertutupi gorden. Jika Aluna sudah b

arah jendela, menyibak tirai

at Aluna membuka jendela itu

. Kamu tahu kan, aku tidak suka setiap benda

mencari keberadaan Aluna. Namun langkahnya berhenti ketika melihat seseorang y

a bisa tid

ang wajah tenangnya dan membuat hatiny

indah? aku t

kan Aluna ke atas ranjang. Lalu duduk di

tetap cantik natural. Tangan kanannya terulur mengelus pucuk kepa

sekali m

mungkin mengecup bibir Alu

una masih suci. Dia tid

m

nggeliat, menguap dan menutupi mulutnya dengan t

uh. Seperti bawahan yang siap

g terpenjam itu terbuka. Aluna pun langsung beranjak dan ia b

yang memin

antai. "Iya," ja

u, kamu tahu... Barang yang di sentuh ku bisa

bisa

imutnya. "Kalau b

g tidak bisa kita tembus. Kita menikah hanya karena perjodohan. Jadi menurut ku, aku tidak akan mengganggu mu lagi

ngin mengatakan sesuatu.

. Aku tidak mempermasalahkannya dan

y

nya. Alden langsung menoleh. "Apa kam

ngatakannyalah yang mengecewakan. "Aku akan mengaturnya, om Bram juga akan se

mu inginkan? pernikahan

ura-pura bodoh. "Setiap wanita menginginkan cinta Alden. Pernikah

arus menya

rsenyum dan menggeleng. "

hadapannya bicara tentang penceraian. Di sini,

tidak akan ada kata penceraian

langsung pergi dan menutup p

di liputi rasa marah. Alden segera berlalu meninggalkan ruang ma

tahankannya. Laki-laki berwajah dingin itu ternyata memiliki rasa kasihan yang mendalam padanya. S

kut sa

i ini dia melihat wajah ceria Aluna dan tidak merasa canggun

Aluna yang tertuju pada Aron. Bisa-bisanya wanita d

kenyang," s

t wajah Aron yang memerah. "Itu bunyi perut mu, kan. Tunggu sebentar.." Aluna berlari kecil, secepat ki

ni

ang mendapatkannya. Aluna ti

an. Ini," Aluna menyodorkan kotak bekal itu pada Aron dan Aron pun m

engantar sang suami d

ia

ia menggerutu kesal di hatinya. Alden menghubungin

i untungnya ada nyony

untuk memakannya kan

at wajah sang majikan yang tengah tertuju padan

nkannya?" tanya Ar

Aron. Dimana s

a

epertinya sang tua

hel menghubungi ku dan mengatakan bah

mengecek benda pipih miliknya dan ternyat

etik dan beberapa menit, terdengar s

yan

menjawab de

ku ke mall," sung

n yang ia tinggal. Bahkan pertemuan dengan klien di je

an mu dari pada ku?" Tanya

wanita di sebrang sana langsung diam

u keluar bersam

ang di kepalanya. Ia tidak suka ada seseorang yang ingin le

ntu dia akan bebas. "Lebih baik aku mall, setidakn

i, ia sangat kesal me

l," ucap Aluna. Dia bermaksud men

d mengajak mu keluar. Selam

gilannya. Dia menatap benda pipih di tangannya itu.

n telah

gin mereka beli. Di balik kaca, Aluna melihat seb

ngin ya

ngg

lihat wanita di hadapannya itu. Matanya langsung memerah, tentu saja ia ingat kejad

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka