icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

A Loser

Bab 2 Bagian 1

Jumlah Kata:1436    |    Dirilis Pada: 05/06/2022

Kebetulan ada perkerjaan di sini jadi aku keluar untuk m

berladang, bisa di lihat dari jalan setapak yang di himpit oleh berbagai kebun sayura

satu petani yang ten

" Ucapanku membuat petani terse

kemarin di pindahkan tapi ada juga yang sudah berbuah" ucap beliau l

ujur yang ku lihat hanyalah tanaman hijau

memperhatikan, namun naasnya yang ku lihat malah benda panjang berbu

Ucapannya sontak membuatku menoleh, Hitam. Terlihat seperti

atang awal hari ini"

n? Terima kasih juga Edamamenya, sa

di sini, bisa kau temani dia berkelil

iklah, aku tau beberapa spot yang bisa menarik p

iklie sedikit canggung. Orang yang di tanya

rjalan ke arah jalan setapak yang

akkan semak belukar yang me

ah hahh.." ucap Miklie di sela

. Kita sudah sampai, tapi pe

at rahasiaku, tolong jangan beritahu siapapun" u

ggu! n

ur

angkahnya tersebut ikut tercebu

ap Miklie setelah be

a sangat segar kan" ucap Momoe yang tengah asik du

sri. Bahkan airnya juga sangat jernih dan se

umnya?" ucap Momoe

ih untuk berenang ke tepi karena sudah mulai lelah dan m

ang memilih duduk memeluk lutut di sebuah ba

ung dengan wajah menatap ke langit, kelopa

mata, menatap langit yang di penu

mana rumahmu?

k ya" ujarnya singkat,

menikmati air ya

i itu" ucapku tertawa renyah, aku kembali

apa yang ku pikirkan. Aku menggelengkan kepala cepa

ada yang memulai pembicaraan.

a sampai pekerjaanku selesai, kau tau ka

panya.. " gumamnya yan

gkat, aku tak ingin membuatnya

apa rumahmu di sekita

agar bisa berbicang dengannya, t

unjuk yang mengarah ke sebuah bangunan yang ada

masih menatap bangunan tersebut, membu

, sekarang sendirian" u

asuk angin" ucap seorang pria dengan pakaian formal melekat di tubuhnya

dengan kamar mandi, matanya menatap seorang pemuda yang tengah memejamkan matanya menikmati ai

tentunya. Tatapannya mengiba menatap tubuh yang tak berbalut sehelai benang pun. Setengah tubuhnya a

nmu, pasti juga b

ama berendam tersebut, dia selalu bersama pemuda ini sedari dulu. Tapi

AK

an seorang perempuan dengan rambut yang di geraikan, mena

a. Von Stuart" ucapnya dengan nada

gnya menghampiri orang yang

ini macan, cepat keluar" uca

s senyum, membuka kelopaknya yang tertutup d

irahat" ucapnya menarik tangannya kembali dengan pelan

mbali ke kamar saja kan? Aku tau kau lelah, tapi ay

di kamar mandi. Orang yang biasanya ceria, mudah berinteraksi dan punya segud

Dari duduk di hadapan sebuah layar led dengan keyboard di meja hingga menggambar sebuah desain di atas karton di tambah beban hati da

seperti ini, Momor deng

ucapannya, dia memang bukan perempuan feminin dengan tutur kata yang terlalu banyak bebasa-basi. Lagipul

ke pembaringan sang pangeran. Tak ada penolakan dari tubuh yang dingin dan memucat tersebut, tentu saja. Bersuara sedik

setelah Miklie di pindahkan dari ruangan luas yang berisi peralatan mandi serta keranjang paka

kelalaiannya. Siapa sangka jika Matahari takkan selalu bisa bersinar meski di siang ha

iri, aku sudah sangat menanti. Saat di mana aku akan tersen

'.. kenapa kau.

yang tak pernah bisa membuatku berpaling, perlakuannya yang selalu baik padaku. Aku.. menghianatinya, menghianati seorang pemuda dengan segala kekay

i ini semakin teriris. Perih, kenapa seorang mentari bisa b

pa kasih sayang. Sangat lemah de

Cont

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka