icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Jay and her Odd Daddy

Bab 4 Untuk Siapa

Jumlah Kata:1343    |    Dirilis Pada: 05/06/2022

ya mencurigakan, bahkan tidak sopan. Gadis itu buru-bur

bapak yang sudah Anda bayarkan. Meskipun mungkin akan memakan waktu yang lama, tapi keti

getuk-ngetukkan telunjuknya ke dagu. Kentara sek

, kamu sekarang

li ini, pria di hadapannya menanyakan hal yang sama. Chai menghela napas panjang, ia harus menghadapinya. Pertanyaan pria ini memang sudah sewajarnya,

ekerjaan. Nanti jika aku sudah mendapatkannya,

yang sensual digigit pelan. Pria itu lantas

eberatan." Chai memfokuskan pandangannya kepada pria di hadapannya untuk menyimak

erjaan ini normalnya dis

g ada di benak pria di hadapannya, menawarinya pekerjaan yang jelas-jelas ia tahu sangat tidak cocok untuknya? Chai sadar, ia tidak punya fisik yang semulus itu untuk b

i sini

g keras seperti banteng yang tengah mengamuk. Ya, Chai

rpikir jika saya akan menjual diri hanya karena tidak punya u

yang hendak tumpah ruah. Tidak mengacuhkan seruan pria itu di belakangnya, hanya sibuk menahan kekesalan se

yang ke-4 kali, ia kembali mendapati sosok pria itu masih berada di tempat

odoran warna putih yang sedang tren di kalangan anak muda, serta jaket denim biru

t untuk mengantar sang untuk bapak pulang bersama-sama. Mereka sudah pulang sejak ta

akhirnya Chai sudah mengambil keputusan. Ia adalah manusia beradab,

an tunggakan rumah sakit. Bukankah pria itu tidak memaksanya untuk menjadi sugar baby? Chai saja y

untuk yang

selain bersikap baik kepadanya. Dan siapa sangka, justru opsi terakhirlah yang tengah terjadi saat ini. Pria itu mengge

las laki-laki itu sambil mengangkat tangannya memanggil pramusaji. Kopi dalam cangkir pria itu

il daftar menu dari sodoran tangan pramusaji perempuan yang sama dengan yang melayani mereka minggu lalu. Pria itu lantas membukakan

saya sampaikan sejak minggu lalu. Tidak ada paksaan, oke? Ini penawaran, kamu bebas menerima atau menolaknya dan tidak ada yang direndahkan di sini. Oke?" begitu

ja. Berusaha bersikap dewas

a tua atau setengah baya yang menggandeng gadis remaja dan mem-booking hotel d

s job desk yang saya maksudkan adalah ... sesuatu yang seharfiah kata bayi itu sendiri. Seseorang yang akan diperlakukan

seseorang untuk menemaninya, dan pihak Baby mendapatkan dukungan

atang dan menyuguhkan segelas teh es dingin yang langsung saja Chai seruput nikmat. Pria berpotongan rambut pompadour itu

i, ia bisa berkompromi jika isi kontrak akan berakhir merugikannya? Bukankah kontrak akan membantu melindunginya di depan hukum? Dan di atas itu semua

. Hanya sampai ia bisa menabung dan merencanakan sesuatu untuk

" hal ini masih terus mengganduli batin Chai. Ia sadar diri dengan fisiknya, bukan tipikal fisik yang

send

uk

gsi? Matanya sontak memindai pria itu dari ujung kepala hingga ujung kaki. Bukankah praktik sugar baby biasanya dilakukan oleh pria-

kut dikira tidak sopan, tapi Chai butuh memastikan. Pria di hadapannya tersenyum miring. Jenis senyum

gnya,

ngejutkannya, sekaligus mengguncangkan prinsip hidup yang telah lama diajarkan oleh sang ibu. Untuk tidak menjual harga diri hanya ka

imana? Kamu

unggu, sejak kapan kata ganti

u? Atau justru mengesampingkan prinsip demi rasionalitas, de

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Jay and her Odd Daddy
Jay and her Odd Daddy
“"Semua butuh uang!" adalah realita Jay. "Jangan menjual harga dirimu untuk uang," merupakan prinsip yang diajarkan oleh ibu Jay. Jayashri, akrab disapa Chai. Gadis di awal usia 20-an yang menghadapi dilema antara kebutuhan dan prinsip. Semua berawal dari pertemuan pertama mereka di taman RS. Ketika seorang pria asing menghentikan usaha putus asa yang Chai hendak memotong nadinya-sekaligus untuk memotong semua tekanan hidup dan ekonominya yang menggila. "Pekerjaan ini disebut sugar baby." "Maaf. Mungkin aku memang miskin, tapi saya tidak akan menjual harga diri demi uang!" Chai berlalu meninggalkan sang pria. Hingga kemudian takdir kembali mempertemukannya dengan pria itu. Untuk kedua kalinya, pria itu kembali menyentuh topik yang sama, namun kali ini dengan pendekatan yang berbeda. "Kontrak bisa didiskusikan, tidak ada pelecehan, ini adalah hubungan timbal balik." Chai dilema. Haruskah ia menerima tawaran pria tersebut? Realita atau prinsip?”
1 Bab 1 Jay, Bukan Laki-laki. Miskin Tepat Sekali.2 Bab 2 Sisa 8 Nyawa Lagi3 Bab 3 Boleh Aku Minta Kontak Anda 4 Bab 4 Untuk Siapa 5 Bab 5 Persetujuan dan Perseteruan6 Bab 6 Dia Tidak Datang 7 Bab 7 Amplop Cokelat Tebal8 Bab 8 Tertangkap Oleh si Kembar9 Bab 9 Salah Kamar10 Bab 10 Call Me Daddy11 Bab 11 Daddy Sudah Makan, Belum 12 Bab 12 Jurang Perbedaan13 Bab 13 Closet Ini dan Kloset Itu14 Bab 14 14. Pressurring Shopping