icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

AFTER THAT NIGHT (CEO)

Bab 6 Musisi Jalanan

Jumlah Kata:1112    |    Dirilis Pada: 31/12/2022

u tangan menopang dagu, matanya tampak bosan melihat

ya Angela, Angela dan Angela. Bagaimana keadaan kekasihnya itu sekarang?

nya hanya bisa saling pandang bingung, karena CEO mereka masih asi

segera datang, dan CEO mereka malah asik dengan fa

my cukup membuat

pada pria yang sedang berdiri di seberang mejanya saat ini. Darre

ini? Kenapa kal

ana yang sedang mengulum senyumnya. Tampaknya CEO

dah berdiri sekitar lima belas menit, menunggunya

lusa nanti, dan beberapa klien penting dari Jerman akan datang siang ini," jawab Jeremy yan

nnya. Lalu memusatkan mata untuk memeriksa semuanya. Jeremy men

yang dibelikan Angela saat mereka berlibur di Beijing dua bulan yang lalu. Bolpoint dengan warna gold da

diah atas keberhasilan Darren yang telah

mahal hanya untuk sebuah bolpoint. Namun, Darren memang menyukai barang-barang yang ber

Darren sembari men

karena para klien dari Jerman sudah memasuki lob

an. Tangannya masih me

ana segera pergi sambil membawa berkas-b

s bersandar pada sandaran bangkunya. Dipandangi bolpoint yang

a tidak bisa membuat ibunya merestui hubungannya dengan Angela? Dan kini se

idak, tidak mungkin dia tak sanggup kehilangan Angela.

h baginya, tapi juga sosok saha

inya. Sangat tahu bagaimana peras

e idealnya. Ibunya memang pandai mencarikan calon istri untuknya. Nam

rmintaan ibunya untuk menikahi Xavia. Lagi pula, mau menolak bag

tap bertunangan, bahkan menikah

nar-benar kehilang

gan Angela, bahkan jatuh cinta padanya? Bila pada akh

mang pria brengsek. Pria yang tak pernah bisa tegas pada hidupnya sendiri. Sekar

*

ai petang. Di tepi jalan tampak seorang pria musisi jalanan yang sedang

bahkan mendayu-dayu di telinga Xavia ya

jendela mobil Limousin

berhenti sejenak. Dia ingin m

l oleh dua orang pria berpakaian rapi, mungkin pengawalnya. Mereka b

tar 40 tahun dan penampilannya sangat lusuh. Sepertinya pria itu b

xico. Pria itu tersenyum padanya lalu sedikit membungk

n." Xavia

itu menjawab deng

, "Aku sangat menyukai lagumu,

ar,

l ayahku pernah mengajakku ke sana. Negaramu s

kasih, Nona. Namun sudah lama sekali aku tak b

nya heran. "W

ng untuk kembali, bahkan visa-ku ikut hilang dirampas pe

enatap pria itu. Benar, tak semua orang bernasib baik sepertinya.

kembali ke negaramu." Xavia menyodorkan sebuah kartu nama yang dir

." Pria itu menerim

li merogoh pada tas mewah yang dipegangnya itu. "Tuan, terimalah

itu dibuatn

ak untukku," ucapnya ta

, ini rizkimu petang ini," ucap

senyum lanta

tertangkap oleh pandangan Darren yang kebetulan sedang berdir

apa yang dilihatnya di bawah sana. Ternyata Xavia tak seperti yang

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka