icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta dan Dosa

Bab 4 Hari yang selalu sial

Jumlah Kata:1052    |    Dirilis Pada: 15/05/2022

inya di taman tempat biasa Melati membaca buku. Gadis itu terliha

ia sangat berharap Melati mau menghampirinya dan

a." Sinta datang tiba-

ia melihat ke arah Bisma. Dia segera menarik Sinta menjauh, dan

Bis. Lagian kita gak

arena nilai gue turun. Terus Lo juga keterlaluan kalau udah sh

juga gak minta ganti rugi barang yang udah gue beliin." B

njanya. Apalagi Sinta selama ini merasa sangat senang, karena apapun yang dia mau bisa dibeli. 'Bisma anak konglomerat, harusnya tidak masalah m

sebuah paper bag saat Bis

sma menatap

sung duduk di bangku dan mulai mengelua

a terdapat jas yang Bisma berikan waktu di restoran. Jug

di restoran waktu menghindar dari bokap," jelas Bi

bilang." Maudi mulai membuka s

Tapi sorry ya gue belum dapat n

erasa Maudi sudah tidak tertarik dengan gadis itu merasa senang. Berarti kesempatan dia

dari pulang sekolah, akhirnya dia mendapatkan alamat rumah gadis tersebut, temp

ati yang sedang membeli bunga, Bisma

harus menghampiri Indah, "ya gak apa-apa lah, sekali

gal 4 lagi yang harus gue putusin." Bisma yang saat ini sedang b

an rokoknya saat mengetahui b

tadi?" tanya Bisma

u." Melati tersenyum dan segera duduk dikursi yang tak jauh dari sana.

di liat

emotong ucapan Bisma. "Walau aku sebenarnya gak

rukan Bisma. Yang pertama adalah saat Sinta memeluk Bisma. "K

ngasih banyak pelajaran yang bagus.

ini dia merasakan jantungnya berdebar beg

ntuk memutuskan hubungan dengannya secara sepihak. 'Karena untuk dapetin dia gu

ari Bisma. "Aku mohon, jangan putusin aku." Gadis itu memeluk

isma dalam hati. Dia pun segera mendorong ma

at sedang jalan dengan pacarnya yang lain. Begitupun

i Mall, dia melihat Melati juga tidak sekolah. Merasa gadis itu mem

i apa?" t

atan untuk penelitian lomba. Soalnya besok aku bakal ikut lomba antar sekolah,

li mengetahui kebiasaan buruknya. "Oh, semoga kamu mena

Bisma. "Kayanya gebetan baru nih? Em

ahui hubungan Bisma dengan Sinta saja. Sementara deng

nya, udah gitu kaya cewek baik-baik." Bisma berja

get dia emang cewek b

gue pernah lihat dia sama

tebak Alex. Bisma tidak menjawab di

at sendiri m

pa gadis itu memiliki keistimewaan sendiri. Bisma belum pernah mengejar

ng akan dia jadikan kekasih, dan bila sudah

nya. Baru kali ini juga dia memuji kecantikan seorang gadis dengan tul

pat Bisma pinjamkan, hingga ia merasakan sesuatu yang mengganjal. Bisma men

di dalam kotak tersebut ada bara

sudah tahu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta dan Dosa
Cinta dan Dosa
“Terlahir sebagai anak dari CEO yang kaya raya, tidak menjamin kehidupan Bisma bahagia. Dia justru memilih jalan lain untuk memperoleh kebahagiaan, seperti mabuk-mabukan, mengkonsumsi obat terlarang, dan memainkan perasaan wanita. Hingga ... pada suatu ketika dia hidapkan dengan situasi yang sulit. Rasa cinta, dan obsesinya kepada Melati--Perempuan yang dicintai dan mencintai sahabatnya sendiri-- justru membuat sang gadis menderita. Bisma kembali teringat dengan perkataan seseorang, "Bahwa kamu dan perempuan yang kamu cintai, tidak akan pernah bahagia." Apakah ini adalah sebuah kutukan dari Dosa yang telah Bisma lakukan dimasa lalu. Lalu bagaimana dengan Cintanya? Setelah sekian lama Bisma mencari gadis yang benar-benar bisa merubahnya kearah yang lebih baik. Apa dia harus melepas gadis itu begitu saja?”
1 Bab 1 Sumpah dan Berita Mengejutkan2 Bab 2 Jatuh Cinta3 Bab 3 Sebuah Penolakan4 Bab 4 Hari yang selalu sial5 Bab 5 Diantara dua Pilihan6 Bab 6 I Dare You!7 Bab 7 Kesepakatan8 Bab 8 First Kiss9 Bab 9 Melati di Bully10 Bab 10 Visi yang Berbeda11 Bab 11 Jangan Sentuh Dia!12 Bab 12 Bertemu Papa Galak13 Bab 13 Perempuan itu Bukan Mainan14 Bab 14 Kecurigaan Bisma15 Bab 15 Perangkap Dari Bisma16 Bab 16 Terjebak17 Bab 17 Akal Bulus Bisma18 Bab 18 Berada di Bawah Tekanan19 Bab 19 Tidak Pernah Berubah20 Bab 20 Insting Seorang Adik21 Bab 21 Apa Ini Cinta 22 Bab 22 Putus Asa23 Bab 23 Frustasi24 Bab 24 Jangan Lakukan Itu25 Bab 25 Ada Apa Dengan Melati 26 Bab 26 Tekanan Batin27 Bab 27 Jalan Yang Berseberangan28 Bab 28 Oh, Ibu ....