icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

MEMBALAS HINAAN BAPAK

Bab 8 MHB 8

Jumlah Kata:1316    |    Dirilis Pada: 09/05/2022

k, kadang tanahnya tak rata membuat tangannya benar-benar harus mengimbangi troli yang mendorong b

yang tampak bak permadani, sangat rapi dan lembut. Berbeda dengan rumput yang merek

arnya ke udara menunjukkan ke arah mana angin bergerak. Orang jepang yang dibawa Tina tampak berpikir dan menatap stick golfnya, lal

rnanya putih, berarti di tengah, kalau warnanya biru berarti di belakang. Rupanya itu pun merupakan kode, y

Jepang yang dibawa Tin

erikutnya untuk menyimpan bag golf pemainnya. Dia mengambil putter atau stick golf dengan kepalanya datar, untuk mem

n mark atau pin kecil yang ditanamkan di lapangan. Bola itu dibersihkannya menggunakan

ketika kemarin training. Cuma lagi-lagi dia dibuat minder k

ul bola ke arah bibir kiri lubang golf karena kemiringan lapang. Pemain itu men

putter padanya. Lelaki bermata sipit itu t

agak banyak, jadi saya harus ambil arah kanan lubang setengah grift!

gkan menyebut nama, padahal sudah diajarkan jika orang Jepang lebih su

an dan masukan untuk para pemainnya, sedangkan dia baru bisa membaw

tukasnya dengan logat khas orang

ul bola di green itu bukan mendorong bola, akan tetapi mengantarnya sehingga bola menggelinding

melaju perlahan, bergulir deng

Ya, mereka memberikan apresiasi pada Yamada karena perma

kerjaan kedi itu sebagai pemulung bola golf, tetapi pada kenyataannya pekerjaan ini pun membutuhkan skill yang tak mudah. Bahkan harus berbaur dengan alam dan menerjemahkan berbagai komponen, seperti arah angin yang akan mempen

kondisi lapangan, bahkan Sumi yang banya

sangat pegal menjelajahi lapangan yang luasnya hektaran itu. Namun para pemain dan para

ima kasih seraya membungkukkan badan. Lalu dia melepas sarun

ngan yang berbeda dengan jumlah total delapan belas lubang golf. Biasanya para pemain sedikitnya main delapan belas hole, kadang ada juga yang dua puluh tujuh hole, atau

uk menyerahkan pada bag receiver. Namun Yamada san mengeluarkan dompet

ips, tapi untuk kedi baru paling biasanya uang tips itu kisaran lima puluh ribu sampai sera

depan bawa saya lagi!" tukasnya sambil melirik tangan Sumi yang polos. Biasanya para kedi memakai sarung tangan agar kuli

Sumi menerima lembaran uang berwarn

depan saya main lagi! Sumi chan

g kebetulan menoleh padanya mengisyaratkan agar Sumi memberikan nomornya saja

n!" tukasnya sambil terseny

Kebetulan Rima dan satu lainnya su

bawa pemain sudah dibooking!" tu

atap Tina. Tina mengangguk seraya mengajakny

memandunya! Biasanya kalau kita udah dibooking, ngasih uang tipsnya besar. Enak s

aja dia yang ngajarin aku malah!" tukas Sumi. Hatinya

*

a ada tiga lembar seratus ribuan itu, satunya untuk Zaki. Gak enak sudah terlalu sering menumpang. Tadi dia belikan sarung tangan di teman senior

gegas naik ke atas sepeda motor Zaki, mereka melaju menuju arah pulang. Kadang Zaki menjemputnya lan

" tukas Sumi. Membayangkan wajah Bapak dan Ibu akan

mpir di sininya!" tukas Zaki sa

mampir kapan saja, lah!" kilah Sumi. Za

pukulan pada bahu Zaki akhirnya Sumi hadiahkan untuk l

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
MEMBALAS HINAAN BAPAK
MEMBALAS HINAAN BAPAK
“"Percuma kamu Bapak sekolahkan tinggi-tinggi! Susah-susah pun maksain kamu biar masuk SMA, tapi mana nyatanya sekarang! Sudah mau satu tahun lulus sekolah tapi belum kerja juga! Belum ngasilin duit! Mending adik kamu yang sekolahnya SMP doang, sudah punya pacar anak tukang daging sapi, hidupnya terjamin!" celoteh Bapak. Orang yang Sumi paling takutkan ketika sudah bicara. Sumi menghela napas. Dia masih membelekangi Bapak dan mengiris bawang merah untuk masak. Untuk ke sekian kalinya omelan itu terasa menusuk hati Sumi. Bapak selalu mengungkit keinginannya untuk bersekolah lagi dan menyalahkan karena sampai saat ini belum menghasilkan rupiah. Hinaan, cibiran dan perlakuan Bapak membuat Sumi benar-benar terluka. Namun rupanya Tuhan mendengar setiap alunan doa yang dipanjatkan olehnya. Pertemuannya dengan Hiraka Yamada---seorang pegolf yang merupakan bos dari salah satu perusahaan automotive ternama di tanah air membuka jalannya untuk meraih kejayaan. Namun ada satu hal yang tiba-tiba terasa kosong, Zaki---sahabat dekat Sumi yang dulu selalu ada ketika dia butuhkan tiba-tiba menghilang. Sumi tak tahu jika Zaki menaruh rasa padanya. Zaki pergi dengan masih memendam segenggam cinta di hatinya. Akankah kehidupan mereka berakhir bahagia?”
1 Bab 1 MHB12 Bab 2 MHB23 Bab 3 MHB34 Bab 4 MHB 45 Bab 5 MHB 56 Bab 6 MHB 67 Bab 7 MHB 78 Bab 8 MHB 89 Bab 9 MHB 910 Bab 10 MHB 1011 Bab 11 MHB1112 Bab 12 MHB1213 Bab 13 MHB1314 Bab 14 MHB1415 Bab 15 MHB1516 Bab 16 MHB1617 Bab 17 MHB1718 Bab 18 MHB1819 Bab 19 MHB1920 Bab 20 MHB2021 Bab 21 MHB2122 Bab 22 MHB2223 Bab 23 MHB2324 Bab 24 MHB2425 Bab 25 MHB2526 Bab 26 MHB2627 Bab 27 MHB2728 Bab 28 MHB2829 Bab 29 MHB2930 Bab 30 MHB3031 Bab 31 MHB3132 Bab 32 MHB3233 Bab 33 MHB3334 Bab 34 MHB3435 Bab 35 MHB3536 Bab 36 MHB3637 Bab 37 MHB3738 Bab 38 MHB3839 Bab 39 MHB3940 Bab 40 MHB4041 Bab 41 MHB4142 Bab 42 MHB4243 Bab 43 MHB4344 Bab 44 MHB4445 Bab 45 MHB4546 Bab 46 MHB46 - END