icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Messy LOSY

Bab 3 Bertengkar

Jumlah Kata:1092    |    Dirilis Pada: 21/04/2022

h. Dilara pasrah ditarik oleh Keenan menuju apartemen milik laki-laki itu. Untung saja tak ada ban

ata yang tadinya hanya setetes kini menjadi deras. Sementara Keenan, ia hanya menat

usah n

atap Keenan yang sedang berdiri di depannya. La

perintah

ngun dari duduk, tubuhnya bergetar merasakan hawa di sekitar m

kat mengenai dada bidang laki-laki itu. Manik mata

ilara melirih, merasakan pergelan

an sama temen-temen gue. Apa lagi sampe cari masalah." Keenan menarik jaket mili

ak dan tambah kotor." Dilara berusaha memberontak,

in jaket orang, a

rasa sakit di pergelangan tangannya. Ia terkejut saat K

lo terlibat masa

mencoba mengendurkan cekalan di pergelangan tangannya, hasilnya pun berhasil. Ia menc

a nabrak dia. Aku janji, aku engga

ilara. Menatap acuh tak acuh pada gadis i

sar. Susah rasanya bernegosi

Alze. Gue enggak akan segan-segan ngelakui

uk gadis itu dengan kasar. Mau tidak mau Dilara hanya menurut, ingin melawa

bagian atas milik Dilara. Membuat Dilara mengulas senyum kec

ayak gini dul

itu, sedangkan laki-laki itu tampak sedang memejamka

ada ma

nggak akan bisa nyelesainnya! M

nya sibuk dengan pemikiran masing-masing. Tiba-tiba saja ingatan awal di mana hubung

ak sama aku? Kenapa sikapmu sel

lo gue bosen, gue bakalan buang lo dan sikap gue

, hidung mancung, bibir ranum, dan bulu mata lentik. Tak lupa

h natap lekat gitu," ucap Keen

i itu sedemikian rupa. Jujur saja, ia sangat mengagumi wajah kalem dan tampa

ra memecahkan jeda yang semp

ngsut dengan pelan, tetapi Ke

uat pulang, lo enggak s

erjakan tugas kuliah. Bukan enggak mau berduaan sama ka

k kesal. "Semenjak lo kuliah di situ, lo banyak

n kamu." Sungguh, Dilara tak tahu dengan jalan pemikir

ak suka sama sikap

eenan untuk digenggam, tetapi laki-laki itu malah

Sana pulang, gue eng

n ia akan menemani laki-laki itu beristirahat dengan lama. Ia beranjak dari d

ulang,

cuci jaket itu, 'kan?" Keenan berasumsi yang tidak-tida

en-

coba baik sama lo, lo selalu mengh

i rumah. Sekali aja kamu coba buat ngertiin aku," ucap Dilara, berhar

liat muka dekil lo di sini!" Keenan mendorong tubuh Dilara dengan kasar hingga membentur dinding. Tan

dengan dindinh dengan keras. Ia menatap pintu kamar Keenan deng

*

at dirinya tinggal. Walaupun terlihat kecil, tetapi tak membuat Dilara keberatan. Setelah selesai menjemur jaket Alze di jemuran handuk, ia berjalan ke arah kam

ang paling ranum terlintas begitu saja. Membuat dada Dilara terasa sesak saja. Masa lal

tak acuh laki-laki itu masih membekas dalam ingatan. "D

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Messy LOSY
Messy LOSY
“Keenan itu munafik, Dilara itu lemah. Sudah berulang kali Keenan menyakiti Dilara, bahkan tak segan main tangan kepada perempuan itu. Namun, dengan bodohnya, Dilara masih tetap bertahan, meski sudah berkali-kali disakiti. Sampai suatu hari, Dilara muak, ia lelah, dan ia ingin pergi. Akan tetapi, Keenan selalu mencegah, memaksa ia agar tetap ada di sisinya. Kisah cinta yang diharapkan oleh Dilara tak sesuai ekspetasi. Selalu berantakan, selalu ada luka, air mata, pengkhianatan, dan perselingkuhan. Bahkan dicampakkan. Kisah kasihnya sangat berbeda dengan orang lain. Akankah ia mampu berjuang melawan rasa sakit tersebut? Dan apakah ia akan bertemu si cinta sejatinya? (cerita ini pernah saya share di novelme dan pf lainnya atas nama Imouni29)”