icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

FOTO SUAMI FAN KEPONAKANKU

Bab 3 Kedatangan gundik

Jumlah Kata:1879    |    Dirilis Pada: 20/04/2022

minyak kayu putih menusuk indera penciuman

hat khawatir. Ada juga si adek yang

ku merengkuh kedua jagoanku ini. Aku ta

k Ika dengan membawa

sadar? Alh

enapa,

dhan teriak panggil kami, yaudah kami angkat Ibuk bawa ke

ih anak sholeh Bunda!" ucapku me

tandas dan mengembalikan ge

apa?" tany

" jawabku sebisa mungkin terlihat baik-

biar saya dan teman-teman yang selesaikan. Ting

ih banyak

a-apa bilang saja sama kami!" pesanny

akak takut!" ucap si kakak

di gak capek lagi! Oh iya, nanti nenek sama tante Erna mau datang

si adek antusias, dan

ek datang!"

ku menahan sesak. Raut wajah si kakak be

datang sih,

pa, Kak?" t

tu itu Kakak lihat kak Salwa minta dipangku Ayah! Ma

gh

kuan mereka yang tak tahu tempat. Bagai di

akak gak kasi

tarin baju sama mbak

ok siang di kamar kak Salwa, gak

itu. Sesak sekali hati ini. Bersusah payah aku menjaga pandangan mereka dari hal-hal y

ah sama kak Salwa berdua?" tanyaku mencoba mengorek informasi lebih d

er suara Ayah lagi ngobrol sama cewek. Pas Kakak lihat ternyata lagi sama ka

ya dia lihat. Bagai palu godam menghantam jiwaku, air mata luruh b

erat menyalurkan segala rasa pada mereka. Ini sudah keterla

sering kali begitu. Bahkan kadang tangan kak Salwa masuk ke

iam aku pikir memang karena pertumbuhannya yang semakin besar hingga sifat kekanak-kanakan itu perlah

rita sama Bunda?" ta

ucur mendengar jawaban dari anak sulungku. Aku menari

hu Bunda! Atau jika memang Kakak melihat Ayah begitu lagi sama kak Salwa, Kakak bol

enci apalagi dendam sama Ayah ataupun kak Salwa biarlah urusan itu jadi urusan orang dewasa. Tugas Kakak s

elihatnya, enggak boleh di praktekin sama orang apalagi anak cewek!" tekanku lagi, biar bagai

terserah mereka mau berbuat apa di luar sana tapi jika sampai melakukannya d

at Ashar berjamaah dengan si Kakak sebagai imamnya. Alhamdulillah, di usianya yang men

gat belajar yang tinggi, dia berkeinginan untuk melanjutkan pendidikannya usai lulus S

minta kedua anakku untuk melupakan apa

Kakak sama Adek hidup layak, bisa sekolah, dan yang pasti Ayah sangat menyayangi kalian berdua." Kedua jagoanku mengangguk, aku yakin si K

💐

irik jam yang menempel di dinding, waktu menunjukkan pukul setengah enam lebih li

ak seorang wanita semba

jawabku sembari b

u yang kemudian berlari meng

nak-anak sholeh, anak pinter!" ucap ibu me

m takzim dan meme

Nduk?" tanyanya me

dengan ibuk dan berganti memeluk adik ipar

antik aja! Kangen de

eh, orang tiap ha

a, enam bulan lalu, dan baru ini ketemu lagi. Padahal hanya butuh waktu empat jam saja untuk sampai di sa

dua jagoanku. Cucu ibu memang baru mereka berdua

calon suami Erna sembari

llah, kamu

tan sebelah, ada pelatihan mulai besok dan saya belum registrasi!" ucapnya menjelaskan. Pr

ak masu

k! Besok aja kalau je

ang ibu dan Erna, Irwan gegas mela

u yang sedang membuka hadiah dari Erna. Sementara

nya ibu setelah hampir

Jemput Salwa!" jawabku

ibu, beliau nampak menghela naf

nya!" gumamnya yang mem

u dan menggenggamnya erat. Mata tu

keponakan kamu itu terlibat hubungan terlaran

n pernah Erna menghajar sendiri Abangnya itu hingga babak belur. Tapi

hampir sepuluh hari ia tak pulang. Alasannya ia menolong seorang kakek yang tengah di begal, namun j

ah tahu dari lama

hanya khilaf waktu itu dan akan kembali sadar set

hubungannya dengan rencana ke

sudn

tahu kalau si jalang itu akan datang!" sambar

ena aku gak mau ada yang nyakitin hati mbak Arini, bang Wahy

h tak lagi menangis. Jangan terlihat lemah di hadapan mereka, supaya mereka tidak berani menginjak-injak ha

ingga aku merasa sudah cukup, kini waktunya aku bang

nat, Mbak!" ucap Erna menguatkanku. Disertai senyuman kasih

Aku tahu mereka sedang menghabiskan lahar syahwat dalam kubangan dosa, sebelum bersan

kurang lima menit, terlihat sorot lampu

ku dan Erna saling tatap dan ia mengangguk pasti. Ibu

anapun menjawab salam harus dengan ketulusa

Aku sedikit terperanjat melihat penampilan Salwa yang kian berani. Mengenakan kao

dan terus menatapnya hingga ia salah tingkah. Aroma shamp

ngan langkah pasti mereka masuk dengan suamiku membawakan koper milik Salwa. Namun

h menutup pintu, aku masuk melewati mereka yang masih diam mematung, r

🌺🌺🌺🌺🌺

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
FOTO SUAMI FAN KEPONAKANKU
FOTO SUAMI FAN KEPONAKANKU
“Bagaimana cara Arini mengatasi permasalahan pelik dalam rumah tangganya dengan kehadiran orang ketiga yang merupakan keponakannya sendiri? Ada banyak hal diluar nalar yang akhirnya diketahui oleh Arini.”
1 Bab 1 Musuh dalam selimut2 Bab 2 Pertolongan3 Bab 3 Kedatangan gundik4 Bab 4 Mulut pedas Erna5 Bab 5 Awal pembalasan6 Bab 6 Menyelamatkan aset7 Bab 7 Ilmu pelet (pov author)8 Bab 8 Kejanggalan9 Bab 9 Pertengkaran (pov author)10 Bab 10 Kesempatan11 Bab 11 Petunjuk12 Bab 12 Ritual13 Bab 13 Pov Salwa 114 Bab 14 Pov Salwa 215 Bab 15 Memaafkan (pov author)16 Bab 16 Kedatangan Murni17 Bab 17 Terkuak asal-usul Salwa18 Bab 18 Korban Salwa19 Bab 19 Kebodohan (pov Salwa)20 Bab 20 Menyesal (pov Wahyu)21 Bab 21 Pedhot sukmo (pov Arini)22 Bab 22 Kampung mati23 Bab 23 Cerita nenek 24 Bab 24 Keluarga25 Bab 25 Teka-teki26 Bab 26 Terkuak27 Bab 27 Rencana28 Bab 28 Penyesalan Salwa 29 Bab 29 Kejadian di luar kewajaran 30 Bab 30 Siapa Dia 31 Bab 31 Penyesalan Harun 32 Bab 32 Tali jiwo33 Bab 33 Hadiah istimewa di hari jadi pernikahan34 Bab 34 Keris apa itu (Pov Arini)35 Bab 35 Turonggo jiwo luruhing Sukmo (pov Wahyu)36 Bab 36 Akar masalah37 Bab 37 Harapan untuk Salwa38 Bab 38 Kedatangan orang kota 39 Bab 39 Pesan Randa40 Bab 40 Rejeki ditengah badai41 Bab 41 Dinding tak kasat mata42 Bab 42 Dika melawan Mak 43 Bab 43 Tepat waktu44 Bab 44 Akhir belenggu45 Bab 45 Keputusan46 Bab 46 Pelangi setelah badai (pov Arini)47 Bab 47 Menuju Ending48 Bab 48 Penyakit Salwa49 Bab 49 Harapan Murni 50 Bab 50 Kabar duka (ending)