icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

My Iceberg

Bab 3 Direktur Utama Itu ....

Jumlah Kata:1229    |    Dirilis Pada: 20/04/2022

tu. Baginya yang penting, ia bekerja dengan sangat baik. Bisa menu

n. Kadang di temani Mila, untuk mencari

ya. Aku punya teman di sana, dia pengrajin mebel yang hasil kerjanya bagus dan bisa

n, kadang terkendala sama waktu dan modal mereka yang tidak begitu memadai. Sehingga, kadang menghambat pekerjaan kita, karena barang yang kita inginkan belu

u ya?" r

an jadi masalah. Karena rata-rata pengrajin seperti mereka, hanya dikelola oleh perorangan, tapi ada juga yang yan

ng sangat baik. Terima

rti ini loh. Hanya sekedar mencari inspirasi, untuk sekal

, tentu punya kebebasan untuk menuangkan ide kreatif kita.

klien, untuk tidak terlalu terpaku pada model ya

aper nih." Yang diangguki oleh

or, setelah jam mak

langsung berbicara pada Gani

kan keningnya.

ng. Hanya suruh ke kantornya

u akan seger

, Nis. Karena sudah dua hari ini, kam

nyengir, lalu melangkah menuju ru

mendengar suara Felix yan

ya kamu kembali juga. Bagamana jalan-jalannya, membuahkan hasil?" Felix selalu ramah padany

k model-model furniture-nya yang inspiratif, bisa diterapkan bila ingin menciptakan sebuah ruangan yang berbeda." ujar Ganis,

ihatnya ditiap detail desain yang kamu buat." puji

itu. "Aku memang suka menata ruangan. Bukan hanya menjadikan ruangan

penilai paling kritis. Setiap detail tidak akan lup

sudn

uarnya. Aku akan memperkenalkannya padamu." Ganis h

" ajak Felix pelan. Berjalan mendahului

itu mengenal ruangan kerja yang lainnya, selain ruang kerjanya yang ada di lantai du

an yang lainnya. Sebuah aura dingin, dari interiornya yang bernuansa hitam putih. Ornamen

ambil tersenyum padanya. Tangannya mengetuk pintu besar dari kayu yan

a tidak akan menggigitmu." Masih dengan nada guraunya. Felix belum sadar, kala

g yang paling ingin dihindarinya selama ini. Suami yang telah dengan kejam, mengusir dirinya tanpa memberi kesempatan untuk membel

berlari menghindari laki-laki itu. Namu

al yang sama juga terlihat di wajahnya yang dingin. Ca

ali." tanya Felix khawatir. Tangannya menyentuh wa

h aturan pemerintah tidak memperbolehkan ora

kali tidak habis pikir. Ia sangat tahu, Prana sangat mencintai karier militernya itu dengan

amanya. Tangannya menepuk-nepuk

aras. Ia melihat Felix, kulit wajah

, bahwa tidak mau lagi diperlakukan dengan sewenan

lu masuk melewati Felix yan

rkejutnya sudah hilang. Dia menatap Ganis ya

ya tetap bagus, tetap ramping. Rambutnya yang hi

isa melupakannya? Wanita penghianat ini, malah ter

apat bersama Divisi Site Engineer." katanya langsung. Saat mel

tentu mereka sia

an." kata Prana tegas, tidak mau d

rani membantah, segera aka

n tugasku." sesalnya, menghampiri Ganis

nya, Prana memang sangat disegani oleh siapa saja, termas

kap Prana yang tidak terlihat seperti biasa. D

an Ganis padanya, sudah buru-bu

Atau, Jangan-jangan mereka sudah saling mengenal? Tapi tidak mungkin, seorang Prana ya

banyak penyangkalan juga karena ia tidak percay

tara dan yang satunya lagi dari ku

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
My Iceberg
My Iceberg
“Pribadinya yang sangat kuat; tampan, kaku, tegas, dan tidak ada kompromi. Itulah suaminya, Prana Guntara. Tidak ada kesalahan, tetapi saat dia menyatakan itu salah, siapapun tidak bisa mengelak akan kena hukuman. Sekali pun itu istrinya sendiri. Ganistra Yunata terusir, tanpa diberi kesempatan untuk membela diri. Sementara di perutnya sudah terbentuk janin yang belum sempat diberitahukannya. Ditakdirkan empat tahun kemudian, ia harus berhadapan kembali dengan laki-laki gunung es itu. Namun, kali ini laki-laki itu tampaknya berbeda ... "Aku tidak akan membiarkanmu meninggalkanku untuk kedua kalinya." "You are mine."”
1 Bab 1 Bola Plastik dan Ice Cream2 Bab 2 Hari Pertama Bekerja3 Bab 3 Direktur Utama Itu ....4 Bab 4 Lepaskan ...!5 Bab 5 Rapat6 Bab 6 Meletakkan Bara di Atas Kepalanya.7 Bab 7 Masih Disembunyikan8 Bab 8 Wanita Penggoda9 Bab 9 Perut Kotak-kotaknya10 Bab 10 Ke Puncak11 Bab 11 Lebih Kejam12 Bab 12 Kekesalan Felix13 Bab 13 Makan 14 Bab 14 Di Kafe15 Bab 15 Flashback Gunung Es16 Bab 16 Flashback Bingung17 Bab 17 Flashback Lamaran18 Bab 18 Flashback Menikah19 Bab 19 Flashback Malam Pertama20 Bab 20 Flashback Off21 Bab 21 Tertidur di Pangkuannya22 Bab 22 Bertemu Sahabat Lama23 Bab 23 Mila Tahu Gagah24 Bab 24 Di kantor Prana25 Bab 25 Ganis Wanita Tangguh26 Bab 26 Perjalanan27 Bab 27 Di Timika28 Bab 28 Candaan yang Jadi Serius29 Bab 29 Sungai Mayon30 Bab 30 Kembalilah Padaku31 Bab 31 Mutiara South Sea Pearl32 Bab 32 Obrolan di Warung Nasi33 Bab 33 Aku Istrinya34 Bab 34 Bogem Mentah35 Bab 35 Gagah Sakit36 Bab 36 Mami, Ciapa Papi 37 Bab 37 Ada Apa, Ini 38 Bab 38 Lelaki Bodoh Sejagat Raya39 Bab 39 Aku sangat Merindukanmu40 Bab 40 Di Apartemen Prana41 Bab 41 Serasa Pengantin Baru42 Bab 42 Aku Cinta Pertamanya43 Bab 43 Susah Makan44 Bab 44 I love You45 Bab 45 Foto Syur46 Bab 46 Kepedulian Prana47 Bab 47 Uji Kesetiaan48 Bab 48 Kebersamaan49 Bab 49 Uji Kesabaran50 Bab 50 Kepedulian Ganis51 Bab 51 Melahirkan52 Bab 52 Adik Gagah53 Bab 53 Dua Tubuh Satu Hati