icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

As Your Command

Bab 6 Cerita bersamamu

Jumlah Kata:1086    |    Dirilis Pada: 19/04/2022

buang ponselnya, ia ambil piring itu cepat-ce

" tanya Kania coba bersikap biasa sa

ur berapa sekar

uk sambil me

dah cukup besar, kan? untuk en

." jaw

i, kan?" t

" jaw

ggak akan isiin pulsa kuota kamu! papa masukin kandang kamu

rdiam me

kan udah tahu kalau Papa akan marah dengan h

. "Paham, Tuan eh Pap

Roni dengan sebutan Papa, karena beberapa hari yang lalu

ya sendiri, meskipun tidak menutup kemungkinan jik

hormat dan disiplin d

Kania dan Kenneth pun segera keluar dari s

cemberut. Kenneth bergerak untuk menyuapi Kania. gadis itu p

yang tampak berdiri dibelakang sana. Kan

ebut ulang berapa umur kamu? mau Papa kasih ma

sendok dan piring itu

dak ikhlas. Kenneth sediki

lalu kembali lagi ke dalam kamarnya, menyalakan telev

angan pemeran utama perempuan. Kania jadi penasaran, apa seben

angan ke arah televisi namun sesekali ia alihkan matanya ke arah

letakkan ke tempat semula, nam

tangan Kania yang coba memegang tangannya. Kenneth tersentak, apalag

ia ingin terus memandangnya lama dan melihatnya lag

emandang bintang bersama Ken

r diatas sana, Kania merasa sangat

ikut memandang apa yang menurut

nonanya itu terlihat begitu senang dengan h

yang menarik dari pemandangan ini? Ti

eman tetanggaku. Aku yang tadinya takut sama permainan itu terus-terusan dibujuk sama merek

, permainan apa?" ta

di baris paling depan, anak itu pegangan ke tiang atau pohon. Nanti anak yang berperan sebagai nenek itu lalu menarik-narik anak paling belakang sampai pegangan mereka terlepas dari anak didepannya.

tu tiba-tiba jadi berubah suka. Aku ngerasa udah kayak

"Apakah sebegitu menyenang

menyenangkan

ermainan apa aja yang waktu kecil

tu masih kecil." ucap Kenn

ih?" ta

n tapi hanya sebentar, lalu usia 7 tahun ke atas saya

betah kayak gitu? Kamu masih usia sekecil itu harus

a melakukannya.

terpaksa, Ken

au. Jadi hutang itu harus dilunasi dengan sa

terlibat hutang sama mere

" jawab

hutang ayahmu

. Tetapi nyawa." ujar Kenneth,

b utama anak majikannya itu meninggal. Jadi ayah saya maupun saya diharuskan untuk meng

Ia menghela nafas, m

mengalami hal kayak gitu? Padahal kamu orang yang baik, Ken. Maksud

memiliki banyak kekurangan, salah satunya adalah tidak bisa membuat majikan saya me

kan kamu itu loh yang enggak tahu diri! Sebal aku! Masa hal kayak gitu bisa di

an ini. Entah kenapa... ia merasa beruntung bis

tu aneh. Masa iya orang nagih kamu hutang gak jelas asal-usulnya, e

berkedip. Ia benar-benar

hentikan bicaranya. Ia memandang h

?" tany

ya? Apa karena Nona mengharapkan imbala

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
As Your Command
As Your Command
“"Tersenyumlah, itu perintah." (Saat SMP) "Pegang tangan aku!" -Kania- "Akan saya lakukan sesuai perintah." -Kenneth- (Saat SMA) "Peluk aku!" -Kania- "Akan saya lakukan sesuai perintah." -Kenneth- (Saat kuliah) "Cium aku!" -Kania- "Akan saya lakukan sesuai perintah." -Kenneth- (Setelah masuk kerja) "Tiduri aku!" -Kania- "Akan saya lakukan sesuai perintah." -Kenneth- "Apa kau gila Ken?!" -Kania- *** Sebelum ayah meninggal, beliau pernah berkata... layani keluarga mereka bahkan dengan seluruh tubuhmu. Korbankan semua yang kamu miliki bahkan dengan nyawa sekalipun. Dahulukan kepentingan mereka diatas segalanya dan kesampingkan perasaanmu. Hiduplah tanpa perasaan. Kepuasan mereka adalah prioritas. Sudah lama saya hidup dalam pemahaman seperti itu, hingga tak sadar.. saya telah menjadi manusia kaku yang jarang melibatkan hati dan perasaan. Bahkan gadis itu terang terangan mengatakan hal tersebut. Manusia besi, robot yang tidak memerlukan hati dalam memberikan kepuasan tuannya. *** Kenneth terus menatap Kania lama, ini pertama kalinya ia dianggap seperti itu oleh Majikannya. Gadis yang... ketika kamu ciptakan sebuah batas maka ia akan terus melanggar batas itu. Gadis yang tak pernah menyadari jika sikapnya itu telah mampu membuat sang manusia besi kembali memiliki hati....”
1 Bab 1 Anak yang malang2 Bab 2 Bodyguard baru3 Bab 3 Gadis yang bersinar4 Bab 4 Jiwa yang hilang5 Bab 5 Terciduk6 Bab 6 Cerita bersamamu7 Bab 7 Rebutan8 Bab 8 Digendong olehmu9 Bab 9 Kakak kelas10 Bab 10 Diculik11 Bab 11 Matahari12 Bab 12 Api yang menghangatkan13 Bab 13 Pukul saya14 Bab 14 Pemandangan yang mengharukan15 Bab 15 Harapan di masa depan16 Bab 16 Kenny milikku17 Bab 17 Khawatir18 Bab 18 Peluk19 Bab 19 Terasi20 Bab 20 Ditolak mateng mateng21 Bab 21 Surat cinta siapa22 Bab 22 Nikah aja23 Bab 23 Tidak mungkin24 Bab 24 Kerja25 Bab 25 Manusia patung26 Bab 26 Kenapa harus kamu27 Bab 27 Mampet28 Bab 28 Firasat29 Bab 29 Selamat30 Bab 30 Bertemu teman lama31 Bab 31 Nikah 32 Bab 32 Peka33 Bab 33 Lelaki brengsek34 Bab 34 Bersamamu35 Bab 35 Bianglala36 Bab 36 Ketakutan37 Bab 37 Kekhawatiran38 Bab 38 Wabah39 Bab 39 Simpatik40 Bab 40 Ini pasti salah41 Bab 41 Bertahan42 Bab 42 Jalan jalan43 Bab 43 Membuatnya paham44 Bab 44 Tetaplah hidup45 Bab 45 Dibawah pohon sakura, cinta bersemi