icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
PLAYMATE

PLAYMATE

Penulis: Bebbyshin
icon

Bab 1 01- Misi Sally

Jumlah Kata:1564    |    Dirilis Pada: 31/03/2022

hu Sally sesuatu hal yang sangat penting menyangkut hidup dan mati mereka berdua. Kedua bola mata cokelat te

uat gadis berhidung mancung itu terperan

a dan mengejutkanku. Bagaimana nanti jika aku mati jantu

ilkan deretan gigi pu

emberitahumu beberapa hal penting," ucap Feli samb

mengangkat dagunya tinggi samb

g kau maksud, Fel?"

dalam-dalam lalu

si wanita ular membeli sebuah pul

urna dan mulutnya menganga lalu ter

umpat Sa

araan kita? Oh, sialan. Bagaimana mungkin aku kalah cepat dengan wanit

nggelengkan kepala seakan

! Selalu saja mengikuti apa ya

bih dulu menginginkan untuk membeli sebuah pulau pribadi. Aku yakin, dia sudah menguping pembicaraan kita minggu lalu. Aku

t mahal sekali, Sally. Kau yakin Daddymu akan men

dikkan bahu

Daddyku, tapi aku yakin, ia akan mengabulkan perminta

mintaanmu ini setelah kau menghabiskan uang jutaan dollar kemarin demi Bugatti Veyron by Mansory Vivere dua

rselang, Sally mendadak membal

itikung, Feli. Kau juga

menatap bingung Sally kar

mu?" tanya

g kau incar beberapa waktu lalu. Aku mendengarnya saat wa

ELI PRIVATE JET?"

meng

dia mendahuluiku. Aku tidak rela. Aku

antusias sebaga

Kita harus segera bertindak, Fel. Aku tidak

i dua wanita sialan itu, si Ular Zena dan si bitch Selena, wanita photokopi kehid

Beatrice dan Felicity Jolicia, yang lain hanya day

*

bernama Peter James dan Liza Mombebe. Dilahirkan dikeluarga berlimpah harta membua

u tidak suka alkohol. Selama berpesta ia hanya bergoyang badan dan minum minuman bersoda. Ia juga tidak pernah berpacaran, karena menurut Sally, kekasih adalah ha

njaga jarak dengan lawan jenis, bahkan sudah belasan laki-laki yang mendekatinya ditolak mentah-mentah karena di matanya tidak ada yang di a

*

di meja makan. Baru saja ingin menyuapkan sendok ke dalam

teriak Sally sambil berlari-lari

genggaman tangan Sally, yaitu Victoria Secret, Gucci dan

ambil melemparkan ketiga paperbag d

dan memegangi paperbag itu sambil berj

lanjakan kali ini?" t

ng cengiran leba

-shirt. Tidak mahal, hanya menghabiskan bebe

ut puncak kepala Sally. Wanita paruh baya itu

berjalan menuju kursi Daddynya, Peter. Sally melingkarkan kedua len

daan lagi kali ini," sindir Pete

so well," ucap Sally me

ini?" tanya Pet

adi beserta fasilitasnya di Kepulau

k Peter dan L

sekitaran Maldive? Kau

ata penuh harap. "Aku serius, M

Kau baru saja membeli salah satu mobil termahal di dunia beberapa m

menginginkannya

jawab L

yang tidak mungkin tidak

ya 'kan?" tanya Sally pada Pete

tanpa ekspres

libur kuliah?" ta

kan ada angin surga ketika mendengar pertanyaan

mer Holiday. Apa kita akan pergi untuk

m-- persiapkan saja

ari begitu bahagia. Liza melemparkan

pulau di sana begitu mahal, B

dengarkan Mom

jika Peter selalu menuruti apa pun permintaan an

untuk tetap tenang dengan sorot

ly dan menyuruhnya duduk di kursi yang berada di se

an Maladewa?" tanya Peter d

lkan permintaanmu," ucap Pet

sa melewati misi yang Daddy

rutkan keni

" beo

berikan. Jika kau berhasil, apa pun permintaanmu, Dadd

kukan? Aku yakin bisa melewati dan

ya, menatap Sally lekat. Mengamati dengan saksama ekspresi wajah Sal

al, tanpa semua fasilitas yang Daddy biasa berikan padamu. Bagaimana? Kau sanggup menjalankan misi ini?"

U? TANPA FASILITAS? INI GIL

wayangmu yang cantik, mulus dan berpendidikan tinggi ini menjadi seor

untuk punya pulau atau lakukan misi itu dan ka

duduk sambil mengurut pelipisnya yang mendadak pening. Bagai buah simalakama semua ini. Jika tidak dit

njadi babu orang lain. Misi

uga harus dipertaruhkan. Ia tida

ini," ucap Sally tegas dan segera melangkah meninggalkan ked

edangkan Liza hanya meng

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PLAYMATE
PLAYMATE
“Tidak ada permintaan yang tidak dikabulkan oleh kedua orang tua Sally Beatrice pada anak semata wayangnya itu. Kali ini, Sally Beatrice menginginkan sebuah pulau pribadi di salah satu negara Yunani, lengkap dengan segala fasilitasnya kepada kedua orang tuanya. Namun, untuk kali ini pula kedua orang tua Sally, Peter dan Liza memberi tantangan untuk Sally menjalankan sebuah misi menjadi seorang maid selama satu bulan di tempat yang sama sekali tidak Sally ketahui. Sally pikir, semuanya akan berjalan dengan sangat mudah dan lancar. Akan tetapi, pertemuannya dengan Roland Filemon, si pria tampan nan absurd itu membuat Sally kelabakan, kehilangan fokusnya. Akankah Sally berhasil menjalankan misi itu sampai akhir? Ataukah Sally menyerah di tengah jalan?”