icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

MENIKAH DENGAN SULTAN

Bab 8 MDS8

Jumlah Kata:921    |    Dirilis Pada: 30/03/2022

DIHINA SAUDARA TIRIN

DENGAN

n, love dan rat

mpun! Aku akan menututmu! Kalau perlu segera menyeretmu ke kantor polisi biar k

berat seorang pria yang dirinduka

sihnya. Bayangan liarnya langsung bermuncula

yok," ucap Tasya sa

uara Rendi seo

kapan bisa ke rumah? Aku pengen buat perhitungan sa

i aku bantu beresin semuanya! Kamu mau apakan pemulung

ama papa aku ada di rumah!" ucap Tasya takut-takut. Jika kedua orang tuanya ta

nanti ku booking. Paling dua jam lah! Nanti

janji, bantu aku jeblosin pemulung kampunga

khirnya kesenangannya akan kembali terpuaskan. Dua jam bersama Tasya sudah terbayang-bayang

lan. Tisya yang teng

ngan bilang kamu mau ditiduri si Rendi, ya, Sya! Bisa digantung sama

ka. Tatapan Tisya cu

resto juga! Emang kamu mikirnya kami ngapain, dasar otak mesum!" ejek Tasya. Menc

Mana ada zaman sekarang barang semahal ini gratis." Tisya berucap tanpa menatap ekspresi wajah Tasya yang se

ak Tisya sirik kan sama aku!" gerutu Tasya karena su

a kamu! Ya syukur kalau kamu gak kenapa-kenapa!" ucap Tisy

cakapan di antara keduanya semenjak membahas hal yang membuat hati

*

gaimana tidak, sepulang kerja dirinya akan kembali bergumu

asang wajah yang dimanis-maniskan. Rendi menatap Rika

, akhirnya memanggilnya dengan panggil

ar tubuh dan menatap Rika dengan kesa

rempuan dengan make up lengkap itu. Mulai dari maskara yang membuat bulu matanya tampak lebat, lengkungan alis yang tergur

in aku kayak gitu! Malam minggu aja gak perna

dengan tetap menjaga wibawa. Dia melirik bebera

seperti binaragawan. Ditambah dengan postur tubuhnya yang menunjan

t dari kaca. Lalu menutup tirai yang menju

r-akhir ini ngambekan mulu?

dengan perubahan drastic lelaki yang sudah meng

katanya aku jago di atas ranjang. Pelayanan aku memusakan! Sekarang, bahkan kamu tak pernah lagi me

ni juga melabraknya, bahkan sebelum dia melih

uk. Meeting sana sini! Kamu sabar lah." Rendi

jah Rika sontak merona karena memang dirinya tengah merindukan belaian lelaki itu kemb

ke muka umum! Aku sudah telanjur kehilangan segalanya juga karena kamu! Biar saja semua orang tahu

ucat. Bagaimanapun reputasinya akan hancur bera

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
MENIKAH DENGAN SULTAN
MENIKAH DENGAN SULTAN
“"Nay! rempeyek kacang apaan kayak gini? Aku 'kan bilang mau pakai kacang tanah, bukan kacang hijau!" pekik Natasya. Dia membanting bungkusan rempeyek yang sudah Rinai siapkan untuknya. Natasya berniat membawanya ke rumah calon mertuanya dan mengatakan jika itu adalah rempeyek buatannya. "Maaf, Sya! Bahan-bahannya habis kemarin. Aku uangnya kurang, Sya! Uang yang kamu kasih, sudah aku pakai buat berobat ibu. Ibu lagi sakit," getar suara Rinai sambil membungkuk hendak memungut plastik yang dilempar kakak tirinya itu. Namun kaki Natasya membuat pergerakannya terhenti. Dia menginjak-injak plastik rempeyek itu hingga hancur. *** "Aku mau beli semuanya!" ucap lelaki itu lagi. "T-tapi, Bang ... yang ini pada rusak!" ucap Rinai canggung. "Meskipun bentuknya hancur, rasanya masih sama 'kan? Jadi aku beli semuanya! Kebetulan lagi ada kelebihan rizki," ucap lelaki itu kembali meyakinkan. "Makasih, Bang! Maaf aku terima! Soalnya aku lagi butuh banget uang buat biaya Ibu berobat!" ucap Rinai sambil memasukkan rempeyek hancur itu ke dalam plastik juga. "Aku suka perempuan yang menyayangi ibunya! Anggap saja ini rejeki ibumu!" ucap lelaki itu yang bahkan Rinai sendiri belum mengetahui siapa namanya. Wira dan Rinai dipertemukan secara tidak sengaja, ketika lelaki keturunan konglomerat itu tengah memeriksa sendiri ke lapangan tentang kecurigaan kecurangan terhadap project pembangunan property komersil di salah satu daerah kumuh. Tak sengaja dia melihat seoarng gadis manis yang setiap hari berjualan rempeyek, mengais rupiah demi memenuhi kebutuhannya dan sang ibu. Mereka mulai dekat ketika Rinai menghadapi masalah dengan Tasya---saudara tirinya yang seringkali menghina dan membullynya. Masa lalu orang tua mereka, membuat Rinai harus merasakan akibatnya. Harum---ibunda Rinai pernah hadir menjadi orang ketiga dalam pernikahan orang tua Tasya. Tasya ingin menghancurkan Rinai, dia bahkan meminta Rendi yang menanangani project pembangunan property komersil tersebut, untuk segera menggusur bangunan sederhana tempat tinggal Rinai. Dia tak tahu jika lelaki yang menyamar sebagai pemulung itu adalah bos dari perusahaan tempat kekasihnya bekerja. Wira dan Rinai perlahan dekat. Rinai menerima Wira karena tak tahu latar belakang lelaki itu sebenarnya. Hingga pada saatnya Wira membuka jati diri, Rinai benar-benar gamang dan memilih pergi. Dia merasa tak percaya diri harus bersanding dengan orang sesempurna Wira. Wira sudah frustasi kehilangan jejak kekasih hatinya. Namun tanpa disangka, takdir justru membawanya mendekat. Rinai yang pergi ke kota, rupanya bekerja menjadi ART di rumah Wira. Bagaimanakah kisah keduanya? Akankah Rinai kembali melarikan diri ketika tahu jika majikannya adalah orang tua Wira?”