icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bismillah Anna

Bab 2 Anna pingsan

Jumlah Kata:1151    |    Dirilis Pada: 17/03/2022

mana tempat pelaksanaan kegiatan OSPEK be

ergeletak di bawah, dengan c

. duk .

t, setelah sampai di tempat

i Anna dengan sapu tanganya,

gun dek

a sangat lemah sekali, akhirnya ia memu

ika ketika melihat ketos yg sedang mengendong seorang gadis yang t

tak hal itu membuat ia terdiam sambil mengengam erat tanga

guin juga," ujar Nisa yg langsu

tapan wajah para siswi, yang menghayal andai s

tu! ayo semua kembali ke tempat d

i di betis, berlari sekencang m

a hentakan badanya

. sakit

a sakit yg ia rasakan tiada duanya ketika ia terjatu

g kaget setelah melihat ketos mengoso

Nisa yang tiba-tiba menaikan nada su

" Sambil tersenyum ke Nisa. Nisa yang melihatnya

mbek nie," ia pun berbicara

k, dan ia pun membalikan badanya dan mengha

erdengar dari tonj

anganku yang sa

cuma juga nonjok ngk bakalan ke rasa kok malahan

ur lemah sampai seka

arin aku

man

h mau ga

ok kamu

dengan senyum

k b

lah!" dengan muka yg se

dulu sama staf yg lain agar mereka tau jika aku sama kamu ijin

si berjalan dengan lancar Adit, dan Rubi

reka sampai, An

suara pin

sadar yah?

asih yh udah

ng kamu, tapi keto

.. be

ikan, mencoba menelfon Ay

ualaikum

salam iya na

sih sibu

agi metting sama teman ay

njutkan dulu kerja ayah, nanti

ng, hati-

n kondisinya kepada ayah karena Anna tidak ingin me

mana Sebelumnya

ri SMPN

yaan dari Rubi, di saat itulah A

dia!" Rubi yang mengejek

a" ujar Adit yan suda

"Masya Allah, udah baik, kalem, manis, polos, ramah, sopan

perasaanya kepda Anna

ya udah selesai yah"

udah s

t yh, tapi ingat jangan telat. Nanti

ang riang, seolah-olah tak

dit keluar dari

h terkecuali dengan Adit. Adit yang setia

bergerak. Dengan jarak yang bisa di bilang agak dekat,

amu jauh yah

gal menatap ke arah bawa

jauh," sambil m

ang jemp

Dila jawaban ya

ngk naik ta

natap Anna merasakan kesejukan di hatinya, pasalnya selama

andai saja itu kak Malik pasti aku

p yg berasal dari tas Anna, ternya

ikum kak, ka

dah ada di gerbang samping s

gerbang

gitu ade mutar

telfon di

g bertos tangan dengan Adit, sontak hal in

o pa kabar?" ujar

kau sendiri

seperti

menanyakan h

kenal sa

amu yah?sembari t

i kaka

dit, Adit ini teman ngum

ah ayuk kita pul

ra Rey yang langsung

a a

sa sama Adit

kakak kelas aku, kebetulan tadi mereka

iapa yang sakit, kakak sakit yh? kok ngk

bawah ke Uks," Adit tak menyang

kakak sudah di bilangin sama mama dan ayah jangan terlal

membuat Adit sahut padanya. Tak di san

kakak udah mendingan" Anna mengalihkan

yg membawa ka

juga ng

emotong pembicar

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bismillah Anna
Bismillah Anna
“kisah ini menceritakan tentang bagaimana isi hati seorang perempuan yg mengidamkan seorang laki laki dari bangku SMP, namun apalah dayanya yg begitu polos untuk mengungkapkannya. Ia terus memendam rasa itu selama bertahun-tahun. Takdir yang buruk kerap menghampiri kehidupan Anna, jatuh cinta terhadap orang yang tak mencintai, rasanya bagaikan di tolak seluruh dunia. Anak yang begitu polos, dan manja berusaha untuk tetap tegar menghadapi dunia. Malik yang begitu dingin, sering mengabaikan Anna. Walaupun ia tahu bahwa Anna sangat menyukainya, sebenarnya ia menyukai seseorang. Tetapi Malik tak bisa memiliki wanita itu sekarang. Sukses menjadi dokter muda, bagi Anna itu tak mudah, karir yang begitu bagus menjadikannya harus lebih bersabar dalam menghadapi kisah kehidupanya sendiri. Apalagi berat rasanya di tinggalkan oleh sesosok Ayah yang selalu ada di sampingnya. Rasanya dunia telah hilang. Di masa perawanya ia harus kehilangan sosok itu. Anna tetap tegar, sampai pada akhirnya nasib berkata baik. Akankah ia menikah dengan malik? Atau dengan pria yang jauh lebih misteriusnya di banding malik? Yuk simak kisahnya.”
1 Bab 1 Anna 2 Bab 2 Anna pingsan 3 Bab 3 Penasaran dengan Adit 4 Bab 4 Perasaan yang masih terpendam 5 Bab 5 Siapakah ketua Osis itu! Bayu atau malik 6 Bab 6 Hari yang sangat beruntung 7 Bab 7 Ospek di hutan8 Bab 8 Surat di terimah 9 Bab 9 Hampir di perkos*10 Bab 10 Bersama Malik adalah suatu kebanggaan