icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Karma Masalalu

Bab 2 Ikuti Alurnya Saja

Jumlah Kata:1348    |    Dirilis Pada: 07/02/2022

uliah

uliah. Ak

a dim

kan ya, semoga dapat

seperti itu kalo ada orang yang bertanya. Jujur sebenarnya aku benci kalo ditanya

ng-ongkang saja menunggu ospek dimulai. Sementara yang berniat kerja, sibuk keluyuran mencar

kerja Ca?" tanya Ibu saat aku s

engan kegiatan pot

Bu," kat

kali membicarakan tentang pekerjaan. Ditambah lagi ini yang bicara ada

anya Ibu lagi tanp

nter HP, diller, toko. Paling b

rang hasil dari membaca laporan dimana mereka kerja

at kerja sementara temanku yang lain sudah gajian. Ada rasa malu juga, me

ari pagi sampai malam. Kalo nyari yan

kan kerja yaitu sulitnya menemukan kerja ya

agi pulang malam. Maunya, aku berangkat pagi pulang sore. Mencari kerja dengan aturan jam kerja seperti it

dalam kota. Dan itu akan menjadi alasan kedua ke

Memaksaku untuk tinggal saja disin

sah ke

datang dan iku

uang. Ilmu yang kamu pelajari masih sedikit, apa gunanya hidup

inginkan, tapi aku juga memikirkan k

edikit, siapa yang bakal biayain kalo tenaga kita

an pernah terlaksana kalo terkendala biaya. Andai saja aku terlahir dari

rezeki kita, ngapain susah sih. Yang p

nya yang akan terjadi. Sekarang, aku merasa menjadi anak yang nggak berguna bagi orangtua.

endam agar ikut luruh bersama air mata. Sepiring makan siangku teronggok di atas m

wa untuk mencari kerja. Kalo Ibu ada tanpa banyak aturan kerja, aku sudah ikut keja di diller motor bersama tema

erti ini. Banyak berandai-andai kalo saja aku terlahir dari keluarga yang netral tanpa haus agama,

belum kerja, ingin rasanya kembali bersekolah. Setelah tau rasanya dunia kerja itu seperti ini,

ena sadar kalo masa i

ac

in

in

berguna, aku melirik notifikasi pesan F

sekolah kan?

*

kan saat masih sekolah. Janjian ketemu jam sembilan, nyatanya jam sepulu

rkumpul di aula sekolah bers

seperti kembali mengarungi memori masa putih abu-abu. Teringat tempat-temp

" tanyaku pada dua cowok yang

sekolah, itu yang menjadi alasan

wab salah satu

ya Mas, bare

a dimana sementara yang menanyai memakai seragam kerjanya. Malu kalo aku yang ditanyai datang kesin

i para alumni. Aku langsung memisahkan diri dari dua cowok tadi, dan men

temanku yang aktivitasnya t

uran pake apa?" Celetuk Ratna saat aku berhas

bayk

manku cewek yang duduk di depan kami mendadak menoleh kebelakang hany

ngah sebelas baru ny

tertanam di tubuh yan

agar datang hari ini. Kalo saja rayuannya gak maut, aku juga le

a apa belum Lo"

lemah, lalu bersuara, "Lo ada

ra gue

erucutkan bibir. Cewek itu gak pernah bisa merasakan menjadi aku yang galau

pengangguran

rja, lo gak bakal bisa enak-enak rebahan sant

engan perkataan Ratna. Perka

sam. Ada yang memakai seragam kerja dengan merk handphone terkenal, ada yang memakai seragam kerja warna merah

diri?" tanya Ratna sembari me

sambil meraih berkas

alah berkas laporan alumni yang berisi k

rakhir adalah kolom 'masuk ponpes'. Memilih jalan

hela naf

Tata yang duduk di sampingku, setelah kus

k sekarang,"

ata lagi. Temanku itu menggeleng tak percaya. Matan

ya, cuma gara-gara temenan sama orang

ya lagi sambil melirik ke kakiku ya

meri

n, baju gue pa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Karma Masalalu
Karma Masalalu
“Aku bertemu dengan Barikli yang membuatku jatuh cinta bahkan sampai rela melepas kesucianku untuknya. Menolak lamaran Adza karena percaya dengan janji Barikli yang akan menikahiku setelah tau bahwa aku hamil. Tapi, janji itu palsu. Dengan nggak tau diri, Barikli meninggalkanku tanpa pamit dan ternyata dia pergi untuk mengejar mimpi menjadi TNI. Enam tahun kemudian, aku menikah dengan Yusuf karena wasiat bapakku. Aku ragu karena dia laki-laki yang baru saja kukenal dari Ratna, temanku. Aku akan berusaha mencintainya seperti dia yang mencintaiku. Lalu setelah aku benar-benar jatuh cinta, sifat aslinya keluar. Padahal aku menganggap dia baik dan tulus, tapi ternyata itu palsu. Aku meminta cerai karena nggak tahan dengan kekerasan yang dia lakukan. Laki-laki itu psikopat dengan dua kepribadian. Kadang seperti dajjal, kadang seperti pangeran berkuda putih yang baik hati. Setelah semuanya berlalu, Adza kembali datang menawarkan pernikahan. Ketika lamaran itu kuterima, nyatanya hidupku gak sepenuhnya bahagia karena masih ada sesuatu yang kusembunyikan, yang siapapun nggak ada yang tau. Sebuah rahasia besar, yang lima tahun berhasil kusimpan rapat-rapat. Saat rahasia itu terkuak, aku yakin, aku sudah hilang menuju kematian.”
1 Bab 1 Prolog2 Bab 2 Ikuti Alurnya Saja3 Bab 3 Panggil Saja Caca4 Bab 4 Perasaan Apa Ini5 Bab 5 Perpisahan atau Permulaan6 Bab 6 Kebetulan Yang Menyenangkan7 Bab 7 Dua Laki-laki Mengaku8 Bab 8 Bersamamu9 Bab 9 Melepas Kesucian10 Bab 10 Testpack11 Bab 11 Gak Mungkin Aku Hamil12 Bab 12 Aku Berharap Mati13 Bab 13 Kenapa Harus Kembali14 Bab 14 Dia Anak Kita (a) 15 Bab 15 Mantan Calon Mertua16 Bab 16 Dia Anak Kita (b) 17 Bab 17 Bukan Anak Kamu18 Bab 18 Keluarga Palsu19 Bab 19 Kalo Butuh Ya Cari20 Bab 20 Suami SNI21 Bab 21 Proposal Ta'aruf22 Bab 22 Ambang Batas23 Bab 23 Hidup Dan Rahasia24 Bab 24 Banyak Tanda Tanya25 Bab 25 Mobil Goyang26 Bab 26 Aku Mulai Jatuh Cinta