icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta Berkalung Noda

Bab 5 Tiga Hari Bersama

Jumlah Kata:1678    |    Dirilis Pada: 27/01/2022

*

suma kembali menerorku

lam, Dik." Aku tatap Kusuma, i

Abang jijik melihat ibu?"

ten

melihatku?" Kusuma menut

pa bicara

u tak ada ub

Dik. Di mataku kamu bukan pe

Kusuma membua

agi pula selama pacaran kita hanya melakukan sekali

itu sama s

entu apa yang kami lakukan sudah sangat fatal. Bahkan kami harusnya sudah dicambuk seratus kali. Namun, aku pribadi t

Besok kamu ke kampus?" Aku ber

ng. Besok

bolos,

Besok memang libur.

dua har

apa tidak seminggu lagi?

libur seenaknya saja. Lagian aku takut

uk menghiburnya. Wajah kecewanya masih saja tak berubah. Kucubo untuk mengurai rambutnya yang hitam berkilau itu. Menyisipkan anak

wanita yang ada di depanku. Dia malah

i. Kusuma masih diam menekuk wajahnya. S

kan." Aku masih belum paham apa yang diin

ta c

a kaget seka

u. Kusuma meng

ayang." Aku raih dagunya. Kusuma mal

dari kasur, menuju tas ransel yang aku baw

ngeloyor ke kamar mandi. Kusuma masih diam, tak menya

*

r mandi, aku lihat Kusuma sedang tidur telentang di kasur. Dia menatapku lalu

g ker

kenapa

uma membuatku mengernyitkan dahi. Memangnya

aja sih, biar segar." Aku keringkan handuk, meng

tap wajah Kusuma, rambut lur

apa yang Ab

tang

erapa wak

apa sih

Bang. Ayo, ceritakan

riu

, se

n hal tabu seperti itu? Apalagi itu menyangkut aib ibu kandungku. Wanita yang sudah melahirka

akut,

u janji tidak akan mence

a suasana, nanti ma

main sama pacarnya." Kusuma bicara dengan begitu entengnya.

membuatku terhuyung ke arahnya. Kemudian di

a menarik tubuhku. Jarak

a melekat kuat di Indra penciuman ini. Bayangan erotis di kampung halaman sana membuatku jadi

. Awal yang membuat tubuh memanas itu, membuatku melakukan lebih. Seperti waktu itu, ciumanku berpindah ke leher jenjangnya, mengecupnya lembut. Membuat Kusuma tak tahan menahan desahnya.

ian, aku merasakan dadaku yang telanjang tanpa busana, basah oleh air

mbali menempel bersatu dengan keringat kenikmatan yang baru sekejap berlalu. Aku biarkan Kusuma melepas

ut," ucap Kusu

nyaku mengusap rambutn

al

kehilangan

yang hanya mengumbar janji palsu. Maafkan aku sudah melakukanny

kan Abang laki-laki yang baik. Akulah y

kulah yang lebih salah. Harusnya aku tid

aik-baik saja, asalkan Abang

bersikan diri mandi bersama. Selama berada di kamar mandi, aku terus melihat senyum yang terpancar dari bibir Kus

a sebaliknya Kusuma adalah wanita pertama yang aku cintai. Selain itu, Kusuma juga haus akan kasih sayang ayah dan Ibunya. Dia selalu merasa kesepian, k

terlarang itu. Selebihnya, aku sengaja mengajak Kusuma jalan-jalan, menghabiskan waktu menikmati indahnya tempat wisata di Ko

Kusuma pun bersikukuh untuk bolos karena ingin mengantarku ke terminal. Sebenarnya aku t

etia," ucap Kusuma ketika kami se

Kusuma tersenyum, menggeng

agi, sesuai janji kamu dulu."

itamu, seperti biasa kita akan tetap saling komunikasi, kecuali ket

ya, aku malah pergi. Ingin rasanya aku segera menikahi Kusuma. Menjalani kehidupan rumah tangga, dengan berjuta ganjaran pahala. Bukan! Bu

a Kusuma ter

, Di

dengku. Aku pun ikut berdiri, kami berjalan beriringan menuju bus. W

a sulit. Ada benda runcing yang menusuk

an sudut mata yang sedikit basah. Ah, aku t

ali lagi aku usap pipi Kusuma, tidak peduli dengan orang se

sesuai tiket yang sudah aku pesan. Huft! Aku berharap hubungan kami baik-baik saja, lancar sampai jenjang pernik

kan segera menghalalkan

*

gera beranjak. Bukan untuk mengulangi tidur, melainkan mempersiapkan sarapan pagi untuk Andin. Ayahnya sudah banyak membantu, oleh ka

erasa pagi sudah menyambut riang. Aku bergegas membangunkan Andin, melangkah ke ka

. Jangan sibuk main

a aku tegur. Dia melemparkan ponselnya asal, la

r di mana?"

ran di

a, pagi ini aku mau cek kehami

dan lain saja ya," uca

. Jadi, aku harus cek di sana sampai melahirkan juga di sana.

seg

usuma lagi? Andin terlalu susah diajak kompromi, apalagi dia tidak tahu bagaimana hubunganku denga

wa Kusuma adalah mantanku, mungkin dengan begitu

---

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta Berkalung Noda
Cinta Berkalung Noda
“Tampan dan rupawan, tetapi miskin. Membuat Ikhsan harus menggadaikan cintanya. Cinta dari wanita pertama yang mengisi separuh hatinya. Ambisi ingin segera punya uang banyak, membuatnya melangkahkan kaki ke kota besar. Namun, ternyata langkahnya itu justru awal dari berakhirnya kisah cintanya. Ikhsan terpaksa menikahi anak bosnya, dan memutuskan hubungan sebelah pihak. Bagaimana kelanjutan kisahnya? Apakah dia akan bertemu kembali dengan cintanya yang dulu? Simak kisah lanjutannya di sini.”
1 Bab 1 Wanita Masa Lalu2 Bab 2 Dosa Terindah3 Bab 3 Kontak Tanpa Nama4 Bab 4 Melepas Rindu5 Bab 5 Tiga Hari Bersama6 Bab 6 Empat Mata7 Bab 7 Karena Utang Budi8 Bab 8 Air Mata Cinta9 Bab 9 Masih Cinta 10 Bab 10 Malam Pertama 11 Bab 11 Tanpa Noda Darah12 Bab 12 Murka13 Bab 13 Pengakuan Kusuma14 Bab 14 Curiga15 Bab 15 Tak Pulang16 Bab 16 Nama Lain Andin17 Bab 17 17. Sesuatu Di Tubuh Andin18 Bab 18 Pendarahan19 Bab 19 Pendarahan20 Bab 20 Rahasia Di Ponsel Andin21 Bab 21 Langit Terasa Runtuh22 Bab 22 Tangisan Bayi23 Bab 23 Kenyataan Pahit24 Bab 24 Aku Mandul25 Bab 25 Sepiring Nasi Goreng26 Bab 26 Kabar Dari Rumah Sakit