hnya. Pintu rumah juga terbuka, itu artinya ada tamu. Jara
anggil Sasa begitu
sayang..." sahut Papah S
tiba terhenti ketika melihat seorang wanita duduk bersa
, kenalin in
k banget ya. Papah sering loh c
gi wanita itu, "oh, jadi ini yang
mu beres-beres dulu gih. Tadi Mbak sud
iya
yakini kalau itu hanya perasaannya saja. Beberapa saat kemudian, Sasa ke luar kamar. Papah dan Eva suda
i duduk. Kita makan yuk..."
Tan
ngawasi Eva. Sasa melihat penampilan Eva yang sangat berb
kolah di Bur
Tan
ekolah di sana loh
oh
ada waktu Tante kena
ak perduli dengan cerita Eva termasuk ten
iar aku ambilkan," uja
Papah Sasa, kemudian dia mengambil untuk dirinya sendiri dan mere
gak makan?" ta
udian mengisi piringnya deng
Sikap mereka seperti anak muda yang sedang dimabuk asmara, sesekali Eva mencubit lengan Papah Sasa dengan
kkan sendok
Sa?" tanya
ar," jawab
mu kan belu
udah ke
makan, dia terlanjur kesal denga
. Sas
sa.
sa.
m kamar, dengan harapan Papahnya menyusul dan membujuknya. Namun kenyataannya berbeda,
sakit mendapati Papahnya lebih memilih dengan wanita lain dibandi
nit, Papah ma
sa.
hanya
erti itu. Lagi ada tamu, kok malah seperti itu. Papah jadi gak
ya, dia tidak percaya kalau Papahnya masuk ke dalam
g dulu ya. Lain kali jangan seperti itu la
apkan emosinya dengan melempar segala
teriak Sasa den
hancur. Sanking kelelehan menangis, Sa
*
mobil Nino. Dia langsung bangun dan duduk
a terkejut mendapati
amu ke
ang
Sa?" Nino m
k tubuh Nino dan men
Ada yang jahatin
n Ban
s ken
h Ban
enapa den
sini bawa Tan
gan sambil nangis. Aku gak ngerti, kamu
nalannya dengan Eva, Eva yang sangat dekat dengan Papah mereka, Sasa yang dicuekin saat
engenal Sasa, dia tahu bagaimana hancurnya Sasa ketika Ibu mereka meninggal di saat Sasa masih butuh pendampingan seorang Ibu. Itu seb
emudian, Papah
asa kenapa? Habis n
erdiri dan menghampiri Papah,
alah
rga ki
icara saja,
a Nino Pah, kalau Tante Eva tadi ke rumah. Sasa kurang suka dengan Tante Eva.
Sasa kamu tadi men
siang tadi Papah dan Tante Eva asik bercanda dan aku dicuekin. Waktu aku masuk kamar juga
amu Sa?" Suara Pa
u Sasa salah ngomong, Papah lurusin saja. Jang
Papah? Kalau kalian memang tidak suka dengan hubungan Papah den
sama sekali, makanya kita minta Papah duduk di sini, kita
nggalkan mereka dan masuk ke ka
Sasa tidak bisa berbuat ap
/0/3877/coverbig.jpg?v=e0c4b40b2a80fe023ea706c3ecd88f77&imageMogr2/format/webp)