icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DIONESA

Bab 8 Sisi Lain Dion

Jumlah Kata:1015    |    Dirilis Pada: 27/01/2022

engal, Della menghampiri Giri

..." panggil De

kok kamu lar

.. Sa

Sasa?" tanya Gi

i adu mulut. Anak-anak sudah coba misahin tapi

ari menuju kelas. Benar saja sampai di kelas, anak-anak sudah r

teriak Giring dengan su

pada Giring, term

n lo ya!" bentak Ba

ribut di kelas kami. Itu artinya lo siap dik

ngan Giring. Seketika dia disoraki murid satu kelas, terlebih murid laki-

sama cewek. Sama kita sini kal

melewatinya, Dion menatapnya dengan sinis. Sementara Bayu tidak b

ku tenang dan stabil. Dia sama sekali

aik saja Sa?

di dalam hatinya tetap saja masih bergejolak. Dia tidak ingin diga

u saja. Saat menuju parkiran, Dion melihat Bayu dan Difo sedang berjalan menuju kelasnya. Dion mengurungkan niatnya untuk segera pulang, fi

a baru saja akan ke luar

lagi Dion?"

a yang ke

emilih memutar dari koridor kelas lain namun tetap diikuti Bayu dan Difo. Dion yang sudah melihat dari pintu kelas, segera b

nih?" Sas

ja. Kamu lagi mengh

saja, melihat Dion menggandeng tangannya membuat

keadaan aman, Dion

r Dion. Tanpa menunggu jawaban Sas

ningnya, "baik sih, t

enuju gerbang sekolah, dia mencoba me

ng?" tanya seseora

pi dari motornya sepertinya dia tahu, bersamaan dengan Sasa meneb

pulang?" tan

bisa-bisa, aplikasiny

lang saja yuk

ion benar-benar bertingkah lain dari biasanya. "Tapi enggak deh pulang nai

u gak?" tan

nggak deh

ut hitam ken

itu motor cowok. Aku pa

l naik saja

hatan pendek banget. Aku gak

ulitnya dan menyodorkan pada Sasa,

manusia manis juga. Mau tidak mau Sasa naik ke motor

i ini? Ganti motor saja deh Dion,

tersenyum, "iya nanti aku ganti, ta

mendengar dengan jelas

pain saja.

ud

ngkat

." sah

maklum, karena di kelas saja Dion bisa tahan tidak berbic

anya Dion ketika sudah sampa

belok kiri. Rumah y

juk yang diberikan Sasa. Sampai di depan rumah be

rumah k

n rum

u bilang pagar

ini bukan

umah sia

orang

a bisa jahil juga. Dion menunggu Sasa turun, tapi Sasa

kan Sa? kenapa

mana cara

tapi gak bisa turun. G

imana

motornya dengan sedikit susah, karena Sasa masih duduk di bonc

dan melompat turun. Sampai kepalanya

? Sori...

kok, aku yang

an gak

ya

kalau gitu aku la

akasih

a satu kali klakson saja Dion pun pergi bersama sepeda motornya. Setelah Dion tida

in terdengar. Mau di telepon, S

eh di sekolah

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DIONESA
DIONESA
“Berawal dari pindahnya Sasa ke sekolah baru mempertemukannya dengan Dion. Seorang siswa dingin dan tidak bersahabat dengan siswa perempuan manapun. Sikap dingin Dion membuat Sasa merasa tersiksa, terlebih karena mereka duduk satu meja. Kekacauan yang dialami Sasa ternyata tidak hanya di sekolah, di rumah Sasa juga dihadapkan dengan masalah Papahnya yang sudah memiliki pacar baru. Hal ini membuat Sasa dilema dan murung saat di sekolah. Dion yang diam-diam memperhatikan perubahan Sasa, iba dan mulai mengubah sikapnya. Mereka mulai dekat dan menjadi teman untuk saling berbagi cerita. Dion yang tidak pernah menceritakan siapa dirinya sebenarnya, mulai terbuka pada Sasa. Berawal dari rasa nyaman sampai saling memendam perasaan dihati mereka masing-masing. Cover design by PosterMyWall.com”