icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DIONESA

Bab 4 Ulah Giring

Jumlah Kata:1136    |    Dirilis Pada: 22/01/2022

a. Ibu Warsih, guru pelajaran Bahasa Indonesia sudah masuk denga

enai resensi novel. Seperti yang sudah Ibu katakan pada beberapa hari lalu, kalian

orang Bu?" tanya G

tidak memakan waktu kalian membagi kelompoknya, teman

atu kelompok dengan Dion. Ibu Warsih kembali menjelaskan poin-poin penting dalama rese

am saling menunggu. Sementara siswa yang lain sudah mulai mengerjakan tugas. Beberapa saat kemudian, Dion mena

" ujar Dion d

di dalam novel itu tanpa peduli dengan Dion yang hanya diam saja. Sampai jam pelajaran usa

i begitu Ibu Warsih meninggalkan kelas, Dion langsung

manusia satu ini

*

olahnya. Sasa ingin membeli novel yang sama dengan novel tugas mereka, Sasa tidak mau karena novel itu dia disalahkan

nya Sasa sambil menunjukkan

ya cek dulu," ja

husus untuk novel saduran. Sasa langsung menuju rak yang dimaksud, ketika mengambil novel yang ada di rak, ada tangan dari belakan

n pegang novel

al Sasa meninggalkan Dion bersa

gil Sasa yang belum terlalu

p Dion, Dion berjalan

ujar Dion sambil menyodo

asa heran,tadi mereka berebut novel s

" tanya D

sa tidak hutang budi karena yang bayar novel juga dirinya sendiri. Setelah dari toko buku, Sasa singgah ke res

duduk di s

gkat kepalanya, ternyata Dion. Sasa mengangguk dengan lemah, dia m

" tanya S

i kebetulan aku tadi baru selesai makan

gak ap

dak kenyang. Padahal makanannya baru sedikit yang disentuh

u kamu gak nyaman sama aku, karen

al, Giring memang kurang kerjaa

gak ada yang penting untuk kita bicarakan, makanya aku ja

sangat malu sekali. Menatap wa

aku ketus bukan karena aku gak suka sama kamu,

ok dengan sikapmu, Giring saja kali yang terlalu meleb

lagi pembicaraan diantara mereka. Sasa berharap

uluan ya..."

lum makan? Makanan k

ku sudah

vel yang dari sekolah do

mberikan novel itu pada Dion. Setela

ng? Kenapa gak ngomong dari tadi? Kenapa gak langsung ngomong

pada Sasa. Sasa langsung mengalihkan pandangan

a.

Y

ada 8 poin. Aku mengerjakan po

ak masalah," jaw

Sama sekali tidak pamit, ti

*

nline. Sasa sampai di sekolah, situasi sekolah sudah ramai. Saat hendak memasuk

sini d

t..." rintih Gi

bicara apa s

Maksud kamu

au aku gak diomongin sama dia?

ahu dar

g bilang

omong gitu?" Giring

kema

ke

an di luar. Dia cerita, kalau

ar berdua? Terus kalian berdua cerita-cerita?" Giring menghu

harus bilang sama Giring kalau Dion dan aku ketemu di lua

ah jalan berdua...

bentak Sasa, dan pergi menin

meledek kembali Giring. Mereka berhenti saat berpapasan dengan Dion. Sasa melewatkan Dion begitu sa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DIONESA
DIONESA
“Berawal dari pindahnya Sasa ke sekolah baru mempertemukannya dengan Dion. Seorang siswa dingin dan tidak bersahabat dengan siswa perempuan manapun. Sikap dingin Dion membuat Sasa merasa tersiksa, terlebih karena mereka duduk satu meja. Kekacauan yang dialami Sasa ternyata tidak hanya di sekolah, di rumah Sasa juga dihadapkan dengan masalah Papahnya yang sudah memiliki pacar baru. Hal ini membuat Sasa dilema dan murung saat di sekolah. Dion yang diam-diam memperhatikan perubahan Sasa, iba dan mulai mengubah sikapnya. Mereka mulai dekat dan menjadi teman untuk saling berbagi cerita. Dion yang tidak pernah menceritakan siapa dirinya sebenarnya, mulai terbuka pada Sasa. Berawal dari rasa nyaman sampai saling memendam perasaan dihati mereka masing-masing. Cover design by PosterMyWall.com”