icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DIONESA

Bab 5 Diam Tapi Perduli

Jumlah Kata:1037    |    Dirilis Pada: 22/01/2022

dia terus berjalan menuju mejanya. Di sa

i Sa

ik Della. Mau digimana

ja cantikan kamu," ja

bawa nasi goreng loh ini?" Sasa membesarka

eluarkan kotak bekalnya. Dion yang sadar kalau Giring sedang tidak fokus diajak b

lang-bilang nih, ka

a juga yang ma

an sahabatmu yang pa

Kamu tuh jahat sama a

lau bukan jahil, tapi Garin

ih." Tanpa menunggu aba-aba, Giring langs

meja kamu ya, j

nya ken

arah-marah lagi, bilang kelas jad

u yang ganteng itu kan?"

ya. Sasa belum bicara, G

*

ke lapangan, terlebih untuk murid perempuan. Kebanyakan dari mereka setelah mendapat materi dari guru olahraga berteduh di baw

yuk sama

basket ma

ru tuh k

ahirnya, gak masalah kalau gosong sedikit nanti balikinnya gampang. Kalau aku, yang sud

ergi sendiri ke lapangan basket meghampiri Girin

ong..." teriak Sasa d

mu mau mai

ya

ang

" jawab S

saja beratan bola Sa..." ledek Gir

rena Giring dan Sasa lebih banyak bercandanya, akhirnya yang tinggal di lapangan basket tinggal mereka berdua. Mereka lebih banyak tertawanya da

i melihat ada seorang perempuan yang tidak perduli dengan panas mata

." ujar Dion pada

sebelumnya mereka lebih banyak bercanda dari pada bermain basket. Beberapa kali Giring dan Dion

lagi. Kalian mainnya

kamu Sa..."

erpapasan dengan 2 orang murid laki-laki kelas XII, Bayu dan Difo. Karena Sasa tidak mengenal mereka, Sasa

Giring juga selesai. Begitu Dion ke lu

ggu sebe

apa

k yang main basket tadi? Kali

as

Sasa ya? Dia

pindah da

ana? Kamu tahu g

a tentang Sasa. Tanya langsu

konta

ya dia saja langsun

antin. Setelah dari kantin, Dion menuju toilet. Dion tidak senga

otormu jadi miliku. Aku yakin

i Bay, kita lihat saja nant

ya rencana untuk mendekati S

i. Kita berjuang dengan cara kita

diri di luar, menunggu siapa yang berbicara di dalam tadi. Tidak berapa lama, Bayu dan Difo ke luar

alah Sasa yang dia kenal. Dion mengamati

toilet? Nanti kesambet loh.

, ngaget

gapain beng

kamu pulang sa

memangny

sama Sasa ya," ujar

nya?" Giring

di di toilet, tentang rencana Bayu dan Dif

ntar Sasa pulang? Kenapa gak k

g sama kamu. Kalau sama aku kan jauh, nanti dia k

ring mengan

lang kalau aku

gnya k

ia gak perc

m ternyata peduli jug

au tolongin dia doang, gak ada maksud yang l

yang baik itu cocok buat teman hidup lo

ata Giring langsung pergi menuju kelas. Giring tahu, Dion pa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DIONESA
DIONESA
“Berawal dari pindahnya Sasa ke sekolah baru mempertemukannya dengan Dion. Seorang siswa dingin dan tidak bersahabat dengan siswa perempuan manapun. Sikap dingin Dion membuat Sasa merasa tersiksa, terlebih karena mereka duduk satu meja. Kekacauan yang dialami Sasa ternyata tidak hanya di sekolah, di rumah Sasa juga dihadapkan dengan masalah Papahnya yang sudah memiliki pacar baru. Hal ini membuat Sasa dilema dan murung saat di sekolah. Dion yang diam-diam memperhatikan perubahan Sasa, iba dan mulai mengubah sikapnya. Mereka mulai dekat dan menjadi teman untuk saling berbagi cerita. Dion yang tidak pernah menceritakan siapa dirinya sebenarnya, mulai terbuka pada Sasa. Berawal dari rasa nyaman sampai saling memendam perasaan dihati mereka masing-masing. Cover design by PosterMyWall.com”