icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

DIONESA

Bab 3 Manusia Es

Jumlah Kata:1166    |    Dirilis Pada: 22/01/2022

ap untuk sarapan. Sebenarnya Sasa igin sekali menanyakan masalah pacar baru Papahnya, t

." sapa Bimo

i Pa

direcokin sama kamu kalau sedang sarapa

ang menghadap ke ruang tengah. Di ruang tengah su

ah bangun jam se

ng pagi ini," jawab

orang penting saja sibuk

dia masih terus sib

ngkat sekolah s

ku mau cepat,

uga lewati sekolah aku. Ya

harus sudah sampai di

Abang juga bel

ud

? Ya sudah, tunggui

unggu kamu ma

ak mau antar aku..."

n mau cepat Nak. Kamu

kan mau bare

manja deh Sa..

ma Nino, kamu sarapannya di sekolah saja. jad

tolong buatin bekal aku ya," perint

as. Sasa ke luar kamar, Nino sudah siap berangkat. Sepanjan

ampai telat sampai di

an mau ke distro Abang harus

mbil jalur barat,"

napa tadi gak bilang

kan, menyalahkan lagi. G

15 menit Sasa sudah sampai di sekol

un g

g jajan do

dompet dan memberikan beberapa lembar uang

ecil melewati koridor kelas. Sasa berpikir kalau dia akan menjadi murid pertama yang tiba di kelas, ter

anusia es ini sih..

erti kemarin, hari ini juga tidak ada tegur sapa diantara mereka. Sasa duduk diam men

eng yang dibawanya tadi. Dia membuka bekal dan meni

menyodorkan kotak

la menerima. Dion berdi

h," gumam

n, beberapa murid sud

mu sampainya. Diantar ya

eh sarap

Tapi nasi goreng kamu seperti

Sasa menyodorkan kota

ki-laki datang mendekati mereka. Dia adalah mu

ma. Kenalkan aku Giring." G

sa.

oreng pagi-pagi, punya kamu D

punya Sa

gak Sa?" tanya Gir

...bol

tu dan memakan beberapa suap. Dia terli

tanya Giring dengan mul

rut Sasa lebih baik dia menahan lapar dari pada

Sasa kenap jadi kamu yang

, aku sudah kenyang kok," ujar Sa

baik. Mereka bertiga mengobrol, dan mulai terlihat mereka satu frekuensi. Obrolan m

asuk kelas dengan wajah sinis, Sasa tidak meng

tempat makan. Gara-gara kamu, k

elilingnya, tidak ada murid yang mempermasalahkan bau bawang. Sasa melir

*

komunikasi. Diam-diam Sasa memperhatikan Dion, bukan memperhatikan karena dia tertarik tetapi Sasa merasa aneh saja dengan Dion. Dion bukan manusia dingin yang tidak senang be

isa dekat. Itu artinya Dion itu bisa bergaul, tapi kenapa

ion sih?" tanya Sasa pada Giring saa

gnya k

dia manu

nanya? Perasa

eja dengan dia gak pernah ditegur, gak pernah diomong

ion? Bentar... Dion..." Giri

n Dion memang sedang lewat dari depan merek

akit Sa," ge

panggil-panggil Dion. Aku ga

rai

suara Giring langsung mendekat ke meja Sasa

ya Dion begitu sam

Giring malah mengajak Dio

tapi takut Giring bicara aneh-aneh di depannya. Terpaksa Sasa berpura-pura ingin memesan makanan lagi, sem

ng mengobrol. Mereka mengobrol sambil tertawa, membuat

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DIONESA
DIONESA
“Berawal dari pindahnya Sasa ke sekolah baru mempertemukannya dengan Dion. Seorang siswa dingin dan tidak bersahabat dengan siswa perempuan manapun. Sikap dingin Dion membuat Sasa merasa tersiksa, terlebih karena mereka duduk satu meja. Kekacauan yang dialami Sasa ternyata tidak hanya di sekolah, di rumah Sasa juga dihadapkan dengan masalah Papahnya yang sudah memiliki pacar baru. Hal ini membuat Sasa dilema dan murung saat di sekolah. Dion yang diam-diam memperhatikan perubahan Sasa, iba dan mulai mengubah sikapnya. Mereka mulai dekat dan menjadi teman untuk saling berbagi cerita. Dion yang tidak pernah menceritakan siapa dirinya sebenarnya, mulai terbuka pada Sasa. Berawal dari rasa nyaman sampai saling memendam perasaan dihati mereka masing-masing. Cover design by PosterMyWall.com”