icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Love a Sweet Psycho

Bab 3 Kue Dari Tetangga Baru

Jumlah Kata:1115    |    Dirilis Pada: 18/01/2022

a seperti ini?" gerutu Arin akhirnya, dan merasa merinding saat melihat satu

tertegun, merinding hebat mendengar nada menyeramkan dan sangat dingin barusan, rasa-rasa

h pundak Hun yang terlihat sedikit bergetar, dan begitu ujung jarinya menyentuh bahu itu, Hun seperti

g luruh seketika, berganti seperti citra pertama yang ia tampi

ang ceria, sedang si Arin sedikit terengah, takut dengan yang ia lihat barusan. Atau memang ia hanya salah lihat? Salah deng

saat menyadari bahwa susu itu pemberian Hun, pria yang kini sudah tercap aneh di kepalanya. Na

i masa lalu-sebuah kisah yang sangat rumit untuk diceritakan, kini pasti akan semakin terasa mengerikan. Jadi, dia hanya menghela napas samar, di

figuran belaka, atau berganti menjadi seorang tokoh utama. Pastinya kehidupan monoton yang sudah sangat ia ci

*

ya menghela napas panjang sekali. Punggungnya yang entah mengapa hari ini sangat teras

i pintu rumah tadi, mengikuti langkah Arin, dan berakhir melompat ke kas

ng dipenuhi oleh sensasi kantuk, benar-benar kewalahan menghadapi Hun yang rasa-rasanya selalu tak b

teraturnya, terlelap tanpa sengaja. Kucingnya mengeong terus-terusan, tapi si m

lengan Arin, dan ikut tertidur, melupakan lapar yang sempat mendera perutnya, j

Arin yang selalu terasa sejuk itu. Sampai setengah jam kemudian, suara ketokan pintu a

angkan badannya mengikuti sang majikan. Arin cepat-cepat mendudukkan dirinya, dan mendesa

pihkan singkat rambut berantakan lepas tidurnya, dan la

a sampai di ruang utama, larinya berubah menjadi jalan, lantas semakin pelan hi

mengendarai sepeda ke rumah ini, dan terkejut sekali," ujar seseorang

selama ketiduran barusan, seperti langsung menguap ke udara. Ia menata

uku," ujarnya seraya menyodorkan satu piring berbentuk kotak panja

itu, belum lagi aromanya yang menari-nari di hidung Arin, juga jangan lupa

an perasaan yang sudah lebih memba

sila Arin kemudian, menunjuk

akukan sesuatu di rumah baruku. Masih banyak yang harus kulakukan,"

Pasti melelahkan sekali kalau melakukan semuanya sendirian," uja

akanya pindah dari kota. Sedang orangtuaku bekerja di luar negeri. Begitulah, aku

n ya kuenya, itu aku sendiri, lho, yang membuatnya

ihat hasil karya tangan Hun itu, kue yang berbentuk persegi panjang mengikuti pola piringnya, dengan ta

itu merasa lebih lega sekarang. Memang Arin ini sepertinya merasa terintimidasi jika berada

ju rumahnya seraya bersiul kecil. Suasana hatinya sedang agak baik, dan

ya Arin begitu kucing

buatan Hun itu sangat enak, dan ia merasa senang dengan keberadaan Hun sebagai tetangga

mengembang seperti itu, benih-benih sesua

e cont

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Love a Sweet Psycho
Love a Sweet Psycho
“Hun. Begitu orang-orang menyapanya. Pria super tampan bak pangeran dari negeri dongeng, seperti pria-pria penuh romansa klasik yang berada di buku cerita. Nyatanya, mau dia setampan apa pun, mau jungkir-balik, makan paku, atau telanjang di jalanan sekali pun, aku tak peduli. Tapi di sini letak permasalahannya, kemirisannya. Saat aku mulai menerima takdirku dan terbiasa dengan semuanya, tiba-tiba pria berdarah dingin itu muncul, mengusik dan terus menempel padaku. Aku masih bisa berusaha acuh, namun, tak lagi saat dia mulai membelah kepala ular yang hampir menggigitku, meremas remuk penggaris yang tak sengaja menggoresku, atau hampir mencekik gadis yang menoyor kepalaku. Dia selalu mencampuri kehidupanku tanpa alasan yang tak pernah kuketahui! Aku harus bagaimana dengan cowok gila ini? Mengapa tiba-tiba Tuhan mengubah kehidupan super biasa yang sudah sangat kusukai sekarang, menjadi seperti ini? Mengubahku menjadi pemeran utama yang di mana itu adalah hal yang sangat kubenci?”
1 Bab 1 Pria Bertudung2 Bab 2 Mata Sedingin Es3 Bab 3 Kue Dari Tetangga Baru4 Bab 4 Bubuk Rahasia5 Bab 5 Hanya Permainan Belaka6 Bab 6 Atau Bukan7 Bab 7 Hun Benar-Benar Serius8 Bab 8 Semanis Puding Cokelat9 Bab 9 Tugas Kelompok10 Bab 10 Hun Si Jenius11 Bab 11 Mimpi Buruk12 Bab 12 Bahagia Itu Se-der-ha-na!13 Bab 13 Sultan Hun14 Bab 14 Hidangan Spesial15 Bab 15 Apa Kamu Percaya Keberadaannya 16 Bab 16 Mimpi Buruk (2)17 Bab 17 Sisi Lain Hun18 Bab 18 Pak Yoo19 Bab 19 Pak Yoo (2)20 Bab 20 Pak Yoo; Temanku21 Bab 21 Pak Yoo vs Koki22 Bab 22 Kembali Ke Sekolah