lena
lama perjalanan dari rum
jalanan itu milikn
pat tinggalku bersama Luca dan t
ali ke sana?" tanyany
atap ge
mah. Sekarang itu hanyalah sangkar
u berkema
rang-barang baru. Barang-
menoleh untuk meli
i atas alisn
an kebusukan sebelum bisa
engan sentakan d
m satu jam, aku akan naik. Dan kalau aku naik, aku tid
ke
unyi saat aku m
kepalanya bertumpu p
ngak saat
h," katanya, ber
angkah
entuh aku
angannya mengga
... Dia sakit. Dia sekarat. Aku cuma mencoba
yang
hianatiku demi seorang wanita yang
ju kamar tidur. Aku mengeluark
" tanya Luca sambil be
i pernikahan," kataku. "Itu tradisi. Ingat?
ampak
gantin wanita siapa. A
ir rambutnya dengan ta
embantumu men
sukkan pakaian
nting. Jubah sutra yang diberikan nenekku.
tuju pada
na. Tepat di tempat dia meninggalkannya
Senyuman tipi
nemukannya nanti. Bia
as. Di dalamnya ada kalung berlian yang dib
u saat makan malam. Memamerkannya se
ngkin membelikan Sofia g
alung itu. Tera
alan ke
?" tan
dan melempar kalung
entak. "
uluh rib
lik untuk melihat kotak kosong itu. "
rgetar di at
nya. Ponsel itu
kataku. "Mungkin i
an kening tap
ke sakunya dengan cepat, tapi aku
Banya
at. Dia mengirimi
getar di dalam saku.
dari nomor
to. Luca
ini. Di a
menunjukkan tig
tertulis: Dia bila
sedang memperhatikanku,
teriak. Aku t
foto itu ke folder
up ritsle
ergi,"
lewatinya sambi
enganku. "Elena. Jan
tangannya
, sentuhan itu teras
terasa sepe
/0/36680/coverbig.jpg?v=a5bf915a73afa5d83a7c151e07841a7c&imageMogr2/format/webp)