icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pemilik Hati

Bab 4 BUNGA MATAHARI

Jumlah Kata:1058    |    Dirilis Pada: 16/12/2021

dari duduknya. Kepalanya sedikit pening karena

la mengikuti ke mana s

henti,saat ia akan

kebelakang."Tapi itu tidak akan merubah apa pu

g di lempar mengenai pintu terdengar,be

perti biasa."perintah Chandra pada seorang

n khusus untuk melayani segala

tar,serta suara benda pecah dari balik pin

h biasa terjadi. Nyonya rumah mereka yang berwajah sendu

.Mereka menganggap,jika saat ini,Nyonya nya hanya sedang tertekan,karena nyinyiran dari pihak kelua

-satunya anak lelaki di kel

is ini mengelola bersama saudaranya yang lain. Jika ia meninggal,maka harta warisan tak bisa jatuh ke tangan istrinya.Melainkan,adik laki

masih keturunan keluarga kerajaan j

benci padamuu..!" Nila

i dengan kehidupannya yang terlihat sempurn

aki ranjang dengan kamarnya yang

a apa pun sejak Ayahnya kecelakaan dan Kakak

udah rapi dengan kemeja polos biru t

gkari sekitar dagu.Menambah menawan wajahnya yang terkesan

ayan wanita meletakkan secan

yar laptopnya yang menyala dan tengah mendengar rekan ker

melirik ke arah Chandra yang memimpin rapat secara online,sebelu

di lihat seperti saat ia menerangkan sesuatu,meskipun hanya melalui zoom meeting.Tapi semua karyaw

awahi semua bisnis keluarga tersebut.Semua di bawah kendali tangannya

rapat.Di matikan layar laptopnya,lal

da tepat di depannya,berpikir sej

amar itu sangat berantakan,dengan beberapa benda yang rusak dan pecah.Bahkan kaca rias bercat p

s panjang,lalu berjal

membangun dengan mendatangkan

kuil Partheon Athena di Yunani. Detail yang luar biasa indah di tiap sudut,di tambah ha

refkeksi cintanya untuk Nila.Tapi sayang,

epan sebuah jendela besar yang lang

bias wajah tampannya yang tak berkedip,me

an,menatap kebun bunga matahari yang terhampar denga

rusan warna putih dan rambut panjangnya

t sama bung

mbung pada masa-m

rempuan lebi

kekeh,memperlihatkan lesung pipin

kosong berair,s

hari?" Dia yang saat itu masih berusia

ari." ia menjawab asal.Membua

i kurang tepat.

h-abu,duduk memandang perkebunan biji bunga m

Kemana matahari bersinar, ke arah situ lah bunga matahari menghadap." Ni

ir matanya. Masa mudanya yang indah.Yan

uah hubungan. Kini berakhir,dan di ganti

esar. Tapi untuk melompat ke samudra dia tak punya keberanian,un

ata tanpa menoleh pada pelayannya y

udian ia tersenyum. "Saya akan seger

n yang sedang menyiram dan membersihkan dau

Chandra memperkerjakan mereka.Yang jelas,ia tahu,jika ora

lik jendela besar, saat Marni datang mem

." Ia berkata tanpa me

enunduk

la tetap mempunya p

Marni un

li merasa lelah dan pusing. Tapi untuk menjenguk seorang,yang ia sangat

jak pergi sari sisi Chandra,karena hanya

pa.

yang terbaring koma, dengan berbagai alat medis ya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 SUAMI2 Bab 2 GURU3 Bab 3 KENANGAN4 Bab 4 BUNGA MATAHARI5 Bab 5 TAK BAHAGIA6 Bab 6 SEKRETARIS7 Bab 7 HUBUNGAN SUAMI DAN ISTRI8 Bab 8 BUNUH DIRI9 Bab 9 SELENA10 Bab 10 LUKA11 Bab 11 MAMI12 Bab 12 SUATU TEMPAT13 Bab 13 KEJUTAN14 Bab 14 MENYENANGKAN HATIMU15 Bab 15 RASA CINTA16 Bab 16 IMPIAN DAN CITA-CITA17 Bab 17 RAKSA18 Bab 18 KELIRU19 Bab 19 TAK BERARTI20 Bab 20 MALAPETAKA21 Bab 21 PEDIH22 Bab 22 CURIGA23 Bab 23 CURIGA II24 Bab 24 PERTENGKARAN25 Bab 25 RASA DALAM HATI26 Bab 26 KEJADIAN DI PAGI HARI27 Bab 27 AKU SUKA28 Bab 28 BERITA29 Bab 29 REMUK30 Bab 30 PERSIMPANGAN31 Bab 31 NELANGSA32 Bab 32 MUAL33 Bab 33 IPAR DAN MERTUA34 Bab 34 KUE35 Bab 35 KUE II36 Bab 36 AKU LAPAR37 Bab 37 GELOMBANG38 Bab 38 TIDUR BERSAMA39 Bab 39 MEMBAIK40 Bab 40 TAK ACUH41 Bab 41 MENCARIMU42 Bab 42 TERNYATA43 Bab 43 NGIDAM44 Bab 44 ALASAN45 Bab 45 TUMBANG46 Bab 46 HATIKU47 Bab 47 KEJUTAN48 Bab 48 PERSIMPANGAN49 Bab 49 RENDRA50 Bab 50 SENTUHAN51 Bab 51 SETIA52 Bab 52 BERSAMA53 Bab 53 BERSAMA II54 Bab 54 CEMBURU55 Bab 55 PERMULAAN56 Bab 56 BAHAGIA BERSAMAMU57 Bab 57 HASRAT SEMATA58 Bab 58 SILSILAH59 Bab 59 KAKAK60 Bab 60 TEGURAN61 Bab 61 KALUT62 Bab 62 POLEMIK63 Bab 63 NEGOSIASI64 Bab 64 POLEMIK II65 Bab 65 NILA66 Bab 66 CHANDRA67 Bab 67 PENYELIDIKAN68 Bab 68 SENTIMEN69 Bab 69 SANUBARI70 Bab 70 TAK MUNGKIN BAHAGIA71 Bab 71 SEMBILU72 Bab 72 KELABU73 Bab 73 LUKA BATIN DAN AMARAH74 Bab 74 ALASAN75 Bab 75 KONFRONTASI76 Bab 76 ELEGI77 Bab 77 TULAH78 Bab 78 KARSA79 Bab 79 TAK SEINDAH KEINGINAN80 Bab 80 PEMILIK HATI