icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Penolakan Sang Luna: Hancurnya Hati Alpha Vincent

Bab 5 

Jumlah Kata:732    |    Dirilis Pada: 15/12/2025

ia

arunica terasa berbeda. Lebi

. Hari ini, aku memutuskan untuk mengambil risiko

ah Omega biasa," ucapku, su

nguar keluar. Bukan sekadar bocor, melainkan memancar, men

a jatuh dalam kehen

kibat katarak, bangkit berdiri dengan gemetar. Dia tida

menundukkan kepa

engan suara parau penuh pemujaan.

u. Mereka tidak menjadi

iku jubah sutra terbaik yang terasa dingin di kulit, mengirimkan *Healer* tingkat master untuk

ar tidak lari, tapi untu

rasa berharga. Bukan karena siapa ayahku, a

emburat ungu, aku mendaki Puncak Har

mengenakan jubah upacara formal berw

dan hujan-kini terasa begitu famil

yanya seraya me

siap," jaw

tunjukkan pada dunia. "Sofia, kau bukan milik siap

, bukan bawahan. Kekuatanmu akan melampaui Alpha mana p

an jiwaku yang tidak kusadari t

gan menuruni jalan seta

sedan hitam dengan lambang Dirgantara melaju kencang

eolah berhe

uet di kursi be

nempel rapat pada kaca je

ng ke arahnya. Aroma *White Wolf* yang baru saja mekar sem

erputar tajam, matanya liar

. Serigalanya mel

wajahnya kembali dengan kasar. Isabel. Dia mengatakan ses

pergi, menghilang di

s panjang yang tak sad

m tanganku lebih erat, menyalurkan kehangatan

Pack Yarunica telah berkumpul. Ribuan kepala me

ing perak kecil dengan lambang keluarga Dirgantar

pasnya p

berat, sarat dengan kena

melemparkannya ke dalam api

an alis terangkat, sedik

, tersenyum tipis. "

ke arah wilayah Dirgantara

tinggal

Alexander dan aku menyatukan tangan di atas lidah api. Anehnya, ti

rima Sofia Permana sebagai Lun

Nugraha dan bersumpah untuk melindungi

rucap, alam semest

ya bulan purnama-meski ini masih siang hari-tam

ra putih menyelimuti seluruh lembah, memancarkan keagungan yang m

gi Omega yan

dalah

erajaanku sendiri di ata

m hati, mataku berkilat tajam. "Dan siapa pun yang menco

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Penolakan Sang Luna: Hancurnya Hati Alpha Vincent
Penolakan Sang Luna: Hancurnya Hati Alpha Vincent
“Ayahku menjualku kepada Alpha Vincent sebagai "Kontrak Disiplin", menjadikan aku bukan sebagai Mate yang dihormati, melainkan tawanan yang disembunyikan di gudang berdebu. Namun, neraka yang sesungguhnya dimulai saat Isabel, wanita licik yang ia puja, datang menginvasi hidupku. Isabel memalsukan penyerangan dan menuduhku sebagai pelakunya. Tanpa mendengar penjelasanku, Vincent menyeretku ke penjara bawah tanah dan merantaiku dengan perak murni-racun paling mematikan bagi kaum kami. Saat kulitku melepuh dan mendesis terbakar oleh lilitan rantai, Vincent justru melakukan hal yang paling kejam. Dia melelang kalung peninggalan almarhum ibuku tepat di depan mataku. "Vincent, belikan itu untukku," rengek Isabel manja. "Anjingku butuh kalung baru." Tanpa menatapku, Vincent memberikannya. "Terjual untuk Isabel." Hancur. Bukan hanya tubuhku, tapi juga jiwaku. Mereka menertawakanku, menyebutku jalang yang tidak berguna, sementara aku menahan rasa sakit dari *Silver* yang menggerogoti tulangku. Vincent tidak tahu satu hal. Darah yang ia tumpahkan malam ini bukanlah darah Omega lemah. Itu adalah darah *White Wolf*, serigala paling langka dan suci yang memiliki kekuatan penyembuh mutlak. Di ambang kematian, aku mendongak, menatap mata pria yang dulu kucintai itu dengan tatapan kosong. "Saya, Sofia Permana..." Vincent tertegun, matanya membelalak melihat aura putih menyilaukan yang tiba-tiba meledak dari tubuhku, melelehkan rantai besi itu. "...menolakmu, Vincent Dirgantara, sebagai Mate-ku." Malam itu, saat dia meraung kesakitan karena putusnya ikatan jiwa kami, aku bangkit dari abu, membakar penjara itu, dan berlari menuju takdirku sebagai Luna di Pack lain yang jauh lebih kuat.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 18