icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dikhianati Tunangan dan Sepupu Tercinta

Bab 6 

Jumlah Kata:322    |    Dirilis Pada: 12/12/2025

yil

a keluarga Rusli. Jadi aku

ion tengah. Matanya taj

a tidak banyak bicara. Keh

menempel pada Fredi. "Sayang, aku mau ka

pesan kamar itu," ka

pasti tidak keberatan," kata

aja tidak. Aku lebih su

"Maafkan aku, Arsyila. Lain kali

hati. Janjinya t

i bibirku tetap tersenyum. "Tidak perlu.

penuh kemenangan. Dia menarik F

la napas.

ti ini? Selalu mengalah. Se

edi, dan ejekan Lydia. Semua i

aik saja?"

apnya. "M

jam. Seolah dia tahu

man memang lebih

sadar, ini pertama kali

i mendekatiku. "Nanti malam kita makan mal

nya. Kompen

atar. "Aku lelah. Aku a

ari tangannya. Lalu b

eperti itu?" aku mendengar

aun yang kukenakan. Aku sen

rsyila, ganti bajumu.

ncak. Aku lelah dengan semua ini. Dengan F

. "Apa aku terlihat terlalu cantik

negang. Dia tidak menyangka

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dikhianati Tunangan dan Sepupu Tercinta
Dikhianati Tunangan dan Sepupu Tercinta
“Perjalanan romantisku ke Bali berubah menjadi neraka saat tunanganku, Fredi, mengajak serta sepupuku, Lydia. Aku dipaksa duduk di kursi belakang, menjadi penonton kemesraan mereka yang tak tahu malu. Puncaknya, saat Fredi melihat gaun seksiku, dia murka dan memutuskan hubungan kami di depan semua orang. "Kalau begitu kita putus!" teriaknya, seolah aku yang bersalah. Aku pergi, tapi penghinaan tak berhenti. Ibunya menamparku di lobi rumah sakit, memakiku sebagai perempuan murahan. Fredi bahkan menghancurkan karierku, membuatku kehilangan segalanya. Aku hancur, sakit, dan sendirian. Mengapa mereka begitu kejam? Mengapa aku harus menanggung semua ini? Namun, di tengah keputusasaan, Hendra, kakak sepupu Fredi, muncul. Ciuman panasnya di mobil dan perlindungannya yang tanpa syarat menjadi satu-satunya cahayaku. Di sebuah pesta, saat Fredi kembali menghinaku, aku tak lagi diam. Sambil menggandeng Hendra, aku menatapnya dingin dan berkata, "Cintaku sudah mati. Kau sendiri yang membunuhnya."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 15